Upaya Penanggulangan Kerusakan Tanah

a. Mengendalikan Erosi
Usaha untuk mencegah atau mengurangi erosi
dilakukan dengan mengendalikan faktor-faktor
penyebab erosi. Banyaknya tanah yang tererosi
ditentukan oleh faktor curah hujan, erodibilitas tanah,
kemiringan dan panjang lereng, tanaman penutup,
pengelolaan lahan, serta praktik konservasi. Dengan
mengendalikan faktor-faktor penyebab erosi tersebut Upaya Penanggulangan Kerusakan Tanah

b. Mengawetkan Tanah
Tidak selamanya tanah yang subur terus-menerus bisa subur.
Tanah dapat mengalami penurunan kesuburan sehingga berpengaruh terhadap tumbuhnya tanaman. Erosi tanah menyebabkan tingkat kesuburan tanah menurun. Untuk mempertahankan
tingkat kesuburan tanah maka perlu usaha pengawetan atau
konservasi. Cara pengawetan tanah secara garis besar dapat
dibedakan menjadi dua, yaitu dengan metode vegetatif dan metode mekanik.

Metode vegetatif dapat dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut.
a. Penanaman tanaman secara berjalur tegak lurus terhadap arah
aliran (strip cropping).
b. Penanaman tanaman secara berjalur sejajar garis kontur
(contour strip cropping). Cara penanaman ini bertujuan untuk
mengurangi atau menahan kecepatan aliran air dan menahan
partikel-partikel tanah yang terangkut aliran air.
c. Penutupan lahan yang memiliki lereng curam dengan tanaman
keras (buffering).
d. Penanaman tanaman secara permanen untuk melindungi
tanah dari tiupan angin (wind breaks).
Metode mekanik yang digabung dengan metode vegetatif akan
lebih efektif untuk mengendalikan erosi tanah. Beberapa metode
mekanik yang umum dilakukan sebagai berikut.
a. Pengolahan lahan sejajar garis kontur (contour tillage).
Pengolahan lahan dengan cara ini bertujuan untuk membuat
pola rongga-rongga tanah sejajar kontur dan membentuk igirigir kecil yang dapat memperlambat aliran air dan
memperbesar infiltrasi air.
b. Penterasan lahan miring (terracering). Penterasan
bertujuan untuk mengurangi panjang lereng dan
memperkecil kemiringan lereng sehingga dapat
memperlambat aliran air.
c. Pembuatan pematang (guludan) dan saluran air
sejajar garis kontur. Pembuatan pematang bertujuan
untuk menahan aliran air.
d. Pembuatan cekdam. Pembuatan cekdam bertujuan
untuk membendung aliran air yang melewati paritparit sehingga material tanah hasil erosi yang
terangkut aliran tertahan dan terendapkan. Adanya
cekdam maka parit-parit erosi lama-kelamaan
mengalami pendangkalan, erosi tanah dapat
dikendalikan, lapisan tanah menebal, dan produktivitas tanah meningkat.
Mencegah Erosi .

 

Upaya Penanggulangan Kerusakan Tanah | medsis | 4.5