Tugasku sebagai Citra Allah

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Tugasku sebagai Citra Allah

Tugasku sebagai Citra Allah

Tugasku sebagai Citra Allah

Allah menciptakan manusia secara unik, dan menganugerahi martabat luhur kepadanya sebagai citra Allah yang serupa dan segambar denganNya. Sebagai citra Allah, manusia dipanggil untuk mampu memancarkan gambaran diri dan daya hidup Allah dalam pikiran, perkataan, dan perbuatannya sehari-hari. Manusia juga dipanggil untuk turut serta dalam memelihara, mengembangkan, dan menjaga keutuhan ciptaan Tuhan, agar berguna bagi keselamatan dirinya serta generasi penerusnya sesuai dengan kehendak Allah. Sejauhmana tugas itu sudah dilaksanakan sesuai dengan kehendak Allah semula? Kamu akan menemukan jawabannya dalam kegiatan pelajaran hari ini. Doa Allah, Pencipta segala sesuatu, kami bersyukur karena Engkau mengangkat kami menjadi citraMu dan melimpahi kami dengan segala sesuatu yang Kau ciptakan, untuk menjamin hidup segenap umatMu. Kami pun bersyukur, sebab Engkau memanggil kami pula, untuk ambil bagian dalam karya penciptaanMu. Sadarkanlah kami, agar kami mampu menjalankan tugas itu dengan baik dan bijaksana, sesuai kehendakMu, sehingga kami dapat mempertanggung jawabkan tugas itu kelak dihadapanMu dengan baik pula. Amin

1. Kondisi Ciptaan Tuhan Saat Ini

Hampir semua orang beriman percaya, bahwa pada awal Allah menciptakan dan menyerahkan ciptaanNya kepada manusia, semuanya dalam keadaan “baik adanya”. Benarkah saat ini keadaan tersebut “baik adanya”?

2. Tugas Manusia sebagai Citra

Allah Kalau kamu melihat kondisi yang memprihatikan seperti itu, maka yang perlu dipikirkan adalah apakah kondisi semacam itu sesuai dengan kehendak Allah pada saat Allah menciptakan dan menyerahkan ciptaan-Nya ? Untuk memahami hal tersebut, bacalah kutipan Kitab Kej 1:26-30 berikut! Kejadian 1:26-30 26 Berfirmanlah Allah: ”Baiklah kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.” 27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia: laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. 28 Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: ”Beranakcuculah dan bertambahlah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi” 29 Berfirmanlah Allah: ”Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohonpohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu. 30 Tetapi kepada segala binatang di bumi dan segala burung di udara dan segala yang merayap di bumi, yang bernyawa, Kuberikan segala tumbuh-tumbuhan hijau menjadi makanannya.” Tuliskan jawaban atas beberapa pertanyaan berikut di buku catatanmu dan setelah selesai diskusikan hasilnya dengan teman-temanmu! a. Apa tugas yang diberikan Allah kepada manusia? Tunjukkan ayatnya? b. Perhatikan dan baca dengan baik-baik ayat 29 dan ayat 30. Bagaimana seharusnya hubungan antara manusia dengan ciptaan Tuhan lainnya? c. Apakah kondisi-kondisi ciptaan Allah yang ada sekarang sudah sesuai dengan kehendak semula Allah ketika Ia menciptakan dan menyerahkannya pada manusia ? d. Tuliskan ciri-ciri tindakan manusia yang selaras dengan kehendak Allah seperti yang diamanatkan dalam Kej 1:26-30!

Refleksi dan Aksi

Kita telah memahami bahwa Allah menciptakan kita sebagai citra Allah. Allah telah memberi kuasa untuk menaklukkan dan memelihara ciptaanNya secara bijaksana, agar kelak tidak mendatangkan bencana bagi manusia. Namun kenyataannya manusia sering mengeluh atas berbagai bencana yang menimpanya. Bencana yang terjadi sekarang ini tidak sesuai dengan rencana Allah, karena pada saat Allah menciptakan semuanya dalam keadaan baik adanya.

Seluruh ciptaan Allah itu sudah diserahkan pada manusia Kita mungkin terlibat atas terjadinya bencana tersebut. Kita disebut terlibat jika tidak peduli terhadap gunung-gunung yang gundul dan tidak melakukan penghijauan Kita membiarkan bumi makin panas dan tidak berusaha menanam tanaman apapun di sekitar kita. Kita terlibat membuat banjir, karena membuang sampah sembarangan.

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Kita terlibat, jika kita tidak peduli keadaan sekitar. Sekarang, masih dalam keadaan hening, Tuliskan niat yang akan kamu lakukan dan biasakan sebagai wujud tanggung jawabmu sebagai citra Allah! Setelah pelajaran hari ini berakhir, kalian berkumpul dengan kelompok piketmu. Buatlah rencana aksi yang akan kamu dan kelompok piketmu lakukan sebagai bentuk aksi nyata untuk mewujudnyatakan pelajaran hari ini! Rencana itu dibuat tertulis dan dikumpulkan dengan menunjukkan bentuk kegiatannya dan waktu pelaksanaannya. Marilah sekarang kita tutup pelajaran dengan mendaraskan Mazmur 104:1-24 secara bergantian.

Doa Mzm 104:1-24 1 Pujilah Tuhan, hai jiwaku! Tuhan, Allahku, Engkau sangat besar! Engkau yang berpakaian keagungan dan semarak, 2 yang berselimutkan terang seperti kain, yang membentangkan langit seperti tenda, 3 yang mendirikan kamar-kamar lotengMu di air, yang menjadikan awan-awan sebagai kendaraanMu, yang bergerak di atas sayap angin, 4 yang membuat angin sebagai suruhan-suruhanMu, dan api yang menyala sebagai pelayan-pelayanMu, 5 yang telah mendasarkan bumi di atas tumpuannya, sehingga tak kan goyang untuk seterusnya dan selamanya. 6 Dengan samudra raya Engkau menyelubunginya; air telah naik melampaui gunung-gunung. 7 Terhadap hardikMu air itu melarikan diri, lari kebingungan terhadap suara gunturMu, 8 naik gunung, turun lembah ke tempat yang Kau tetapkan bagi mereka. 9 Batas Kautentukan, takkan mereka lewati, takkan kembali mereka menyelubungi bumi. 10 Engkau yang melepas mata-mata air ke dalam lembah-lembah, mengalir di antara gunung-gunung, 11 memberi minum segala binatang di padang, memuaskan haus keledai-keledai hutan; 12 di dekatnya diam burung-burung di udara, bersiul dari antara daun-daunan. 13Engkau yang memberi minum gunung-gunung dari kamar-kamar lotengMu, bumi kenyang dari buah pekerjaanMu 14 Engkau yang menumbuhkan rumput bagi hewan dan tumbuh-tumbuhan untuk diusahakan manusia, yang mengeluarkan makanan dari dalam tanah. 15 dan angggur yang menyukakan hati manusia, yang membuat muka berseri karena minyak, dan makanan yang menyegarkan hati manusia. 16 Kenyang pohon-pohon Tuhan.

pohon-pohon aras di Libanon yang ditanamNya, 17 di mana burung-burung bersarang, burung ranggung yang rumahnya di pohon-pohon sanobar; 18 Gunung-gunung tinggi adalah bagi kambing-kambing hutan, bukit-bukit batu adalah tempat perlindungan bagi pelandak. 19 Engkau yang telah membuat bulan sebagai penentu waktu, matahari yang tahu akan saat terbenamnya. 20 Apabila Engkau mendatangkan gelap, maka hari pun malamlah; ketika itulah bergerak segala binatang hutan, 21singa-singa muda mengaum-aum akan mangsa, dan menuntut makanannya dari Allah. 22 Apabila matahari terbit, berkumpullah semuanya dan berbaring di tempat perteduhannya; 23 manusia pun keluarlah ke pekerjaannya, dan ke usahanya sampai petang. 24 Betapa banyak perbuatanMu, ya Tuhan, sekaliannya Kau jadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaatMu

Aku Memiliki Kemampuan Panggilan

Allah kepada manusia untuk turut serta memelihara dan mengembangkan karya ciptaanNya disertai dengan penganugerahan berbagai kemampuan yang diberikan kepada manusia. Allah membekali masing-masing orang dengan berbagai kemampuan yang berbeda. Tetapi bagaikan pisau yang akan semakin tajam bila sering diasah, demikian pula kemampuan yang telah diberikan Allah kepada masing-masing orang itu hanya akan dapat berdaya guna bila dilatih dan dikembangkan. Dalam pelajaran ini kamu akan diajak untuk menyadari tiga hal penting perlunya mengenal kemampuan diri yang telah dianugerahkan Allah, menyadari panggilan Allah untuk mengembangkan kemampuan, dan menemukan berbagai cara yang dapat dilakukan untuk mengembangkan kemampuan Doa Allah, Bapa yang Mahakasih, aku bersyukur kepadaMu, karena Engkau membekali aku dengan berbagai kemampuan. Doronglah aku, agar aku dengan tekun dan bertanggung jawab, senantiasa berusaha memperkembangkannya demi kebahagiaan diriku dan demi pelayanan kepada sesama. Amin

1. Berbagai Kemampuan dalam Diriku Tidak benar jika ada orang yang mengatakan ia tidak dapat melakukan apapun. Setiap orang pasti memiliki kemampuan yang telah dianugerahkan Tuhan kepadanya. Kamu dapat menemukan kemampuan yang kamu miliki dengan cara melihat mata pelajaran apa yang cukup menonjol, keterampilan apa yang paling disenangi, kegemaran apa yang selama ini sangat disukai. Atau dengan cara memperhatikan komentar teman tentang dirimu.

Lakukan dua aktivitas berikut! 1. Dengan tenang dan hening, tuliskan pada format bagian A berbagai kemampuan dimiliki, sesuai dengan apa yang selama ini kamu sendiri ketahui. 2. Bila sudah, tanpa memperlihatkan daftar kemampuan yang sudah kamu tulis, temui lima orang temanmu, lalu minta mereka menuliskan pada format bagian B pendapat mereka tentang kemampuan apa yang mereka lihat dalam dirimu. Kamu pun harus memberikan hal yang serupa kepada temanmu.

Jika sudah selesai, tuliskan daftar kemampuanmu itu, dalam kolom berikut lalu beri nomor (mulai nomor 1 dan seterusnya) di kolom sebelah kanan yang menunjukkan urutan dari yang paling menonjol sampai ke yang kurang menonjol.

Tugasku sebagai Citra Allah | medsis | 4.5