Tentang Etika dalam Bersahabat

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Tentang Etika dalam Bersahabat

Tentang Etika dalam Bersahabat

Tentang Etika dalam Bersahabat

Pertemanan adalah merupakan pergaulan biasa antarsesama. Pertemanan yang biasa tersebut, jika dilakukan lebih intensif, akan dapat meningkat dalam relasinya menjadi persahabatan. Dengan demikian dapatlah dikatakan bahwa relasi dengan teman tentu saja tidak sedalam relasi kita dengan sahabat. Dalam materi pelajaran kali ini, kita akan banyak mempelajari tentang arti dan manfaat persahabatan, memahami faktor-faktor yang dapat mendukung persahabatan. Dengan demikian, diharapkan nantinya kita dapat mengusahakan diri untuk membina dan mengembangkan persahabatan kita bersama.

Doa Tuhan Allah Bapa yang Mahabaik, Yesus telah mengajarkan kepada kami, agar mempersiapkan diri dengan baik dalam melaksanakan karya penyelamatan-Nya. Bimbinglah kami Bapa dalam kegiatan belajar hari ini, agar kami dapat belajar dengan lebih baik lagi untuk mempersiapkan masa depan kami. Bantulah agar dapat membuka hati dan pikiran kami, sehingga mampu untuk memahami apa saja yang kami pelajari pada hari ini. Engkau kami puji, kini dan sepanjang masa. Amin

Pengalaman dan Makna Persahabatan dalam Kehidupan

Sehari-hari Relasi dengan orang lain yang dianggap sahabat, dapat dinyatakan dengan berbagai ungkapan, salah satunya dalam bentuk lagu berikut. Kamu dapat menyanyikannya, sambil menyimak dengan baik lirik lagu berikut ini!

Kepompong (Dipopulerkan oleh band Sindentosca) Dulu kita sahabat Dengan begitu hangat Mengalahkan sinar mentari Dulu kita sahabat Berteman bagai ulat Berharap jadi kupu-kupu Bridge: Kini kita berjalan berjauh-jauhan Kau jauhi diriku karena sesuatu Mungkin ku terlalu bertindak kejauhan Namun itu karena ku sayang Reff : Persahabatan bagai kepompong Mengubah ulat menjadi kupu-kupu Persahabatan bagai kepompong Hal yang tak mudah berubah jadi indah Persahabatan bagai kepompong Maklumi teman hadapi perbedaan Persahabatan bagi kepompong Semua yang telah berlalu biarkanlah berlalu Seperti hangatnya mentari Siang berganti malam, sembunyikan sinarnya Hingga dia bersinar lagi Bridge Setelah kamu menyimak lagu di atas, jawab beberapa pertanyaan berikut ini dan isi ke dalam kolom berikut ini ke dalam buku catatanmu !

Cinta Sahabat

Diceriterakan bahwa ada seorang pangeran mengunjungi seorang bangsawan sahabatnya di suatu kota, yang sedang bermusuhan dengan kotanya. Sial bagi pangeran itu karena kemudian ia ditangkap dan dituduh sebagai mata-mata. Hukumannya adalah mati di tiang gantungan. Sebelum ia di hukum mati, ia memohon kepada raja di kota itu, supaya ia kembali dulu untuk berpamit kepada anak istrinya. Tentu saja raja menolak, siapa mau percaya pada musuh, apalagi mata-mata. Lalu pangeran itu berkata: “Di kota ini saya mempunyai sahabat, Ia adalah seorang bangsawan. Ia akan menjadi jaminan bagiku!” Kemudian bangsawan itu dipanggil. Ia begitu berbahagia dapat bertemu kembali dengan sahabatnya. Ia sangat rela untuk menjadi jaminan bagi sahabatnya. Dengan lantang ia berkata kepada raja: “Saya menjadi jaminan bagi sahabatku! Apapun risikonya?” “Apakah termasuk risiko mati digantung, kalau sahabatmu tidak kembali pada batas waktu yang ditentukan?” “Ya!” “Ya!” Raja memberi batas waktu 30 hari. Pada hari ke 30, tepat pukul 12 siang pangeran itu harus sudah kembali, kalau tidak sahabatnya akan di hukum gantung.

Hari demi hari berlewat. Pangeran itu belum juga datang-datang! Pada hari ketiga puluh menjelang jam 12 siang, bangsawan sahabat sang pangeran di giring ke tiang gantungan. Tali gantungan di pasang pada lehernya. Tepat pada saat itu, terlihat seseorang datang berlarilari, menyeruak antara kerumunan massa sambil berteriak: “Aku sudah kembali!” Dia adalah sang pangeran. Dia menyerbu ke tiang gantungan dan coba mengambil tali gantungan untuk di pasang pada lehernya. Namun bangsawan sahabatnya itu mempertahankan tali pada lehernya dan berkata: “Saya sudah siap untuk mati bagimu, sahabat!” Keduanya terlibat dalam pertengkaran dan perebutan tali gantungan itu. Raja dan massa rakyat yang memperhatikan peristiwa itu hanya terbengong-bengong, tidak percaya. Akhirnya raja menyuruh algojonya memutuskan dan membuang tali gantungan itu, dan berkata kepada dua sahabat itu: “Seumur hidupku saya belum pernah mendengar dan menyaksikan suatu persahabatan yang penuh cinta pengorbanan seperti ini. Anda berdua diampuni. Perkenankan saya bergabung dengan anda berdua sebagai sahabat yang ketiga”. (Kumpulan Cerita Romo Yos Lalu. Pr, Percikan Kisah Anak Manusia, Komkat KWI)

Setelah membaca cerita tersebut, diskusikan dalam kelompok dalam kelompok beberapa pertanyaan berikut ini! a. Persahabatan seperti apakah yang terjadi dalam cerita tadi? b. Apa sikap yang dapat mendukung persahabatan dalam cerita tadi ? c. Apa manfaat yang diperoleh dari sebuah persahabatan yang tulus berdasarkan cerita tadi? d. Apa sikap yang menurutmu yang dapat merusak persahabatan?

Pandangan Kitab Suci tentang Persahabatan

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Salah satu contoh persahabatan yang sangat indah yang dilukiskan dalam Kitab Suci adalah persahabatan antara Daud dan Yonatan Bacalah Teks Kitab Suci berikut ini!

1 Samuel 18:1-4 Ketika Daud habis berbicara dengan Saul, berpadulah jiwa Yonatan dengan jiwa Daud; dan Yonatan mengasihi dia seperti jiwanya sendiri. Pada hari itu Saul membawa dia dan tidak membiarkannya pulang ke rumah ayahnya. Yonatan mengikat perjanjian dengan Daud, karena ia mengasihi dia seperti dirinya sendiri. Yonatan menanggalkan jubah yang dipakainya, dan memberikannya kepada Daud, juga baju perangnya, sampai pedangnya, panahnya dan ikat pinggangnya.

Kamu dapat membaca cerita yang ada dalam ayat-ayat sebelumnya. Tetapi sekarang cobalah untuk merenungkan makna yang terkandung di dalam bacaan Kitab Suci tadi , dan jika ada yang belum dapat kamu pahami tanyakan pada guru! lalu jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini! a. Apa sikap yang ditunjukkan oleh Yonatan kepada sahabatnya Daud? b. Bagaimana kamu dapat meneladan sikap Yonatan yang baik tersebut dalam hidup sehari-hari bersama sahabatmu? Agar dapat saling melengkapi komunikasikan jawabanmu dengan teman-temanmu! Kini, cobalah untuk berefleksi diri dengan cara hening, merenungkan dan menjawab dalam hati beberapa pertanyaan / pernyataan berikut ini. • Siapakah sahabat baikku selama ini? • Bayangkan dan hadirkan wajah sahabatmu dalam hati dan pikiranmu! • Sudahkah aku memperlakukan sahabatku dengan baik? • Sikap apa sajakah yang telah membuat sahabatku senang?

Refleksi dan Aksi

Betapa indah hidup ini, jika persahabatan dapat terjalin dengan harmonis. Keharmonisan persahabatan akan terwujud jika kita mampu memaknai persahabatan yang kita jalin. Kini renungkan apa yang kalian temukan tentang arti sahabat? Manfaat apa yang kalian peroleh dengan bersahabat? Apa sikap yang dapat mendukung persahabatan kalian? Kebiasaan apa yang akan kalian lakukan sebagai bentuk penghayatan dan perwujudan atas persahabatan? Setelah mengikuti proses di atas, sekarang saatnya menuliskan hasil refleksi tersebut dalam buku catatanmu! Doa Mari mengakhiri kegiatan kita dengan mendaraskan Mazmur bersamasama Mazmur 121 Nyanyian ziarah. Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku? Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi. Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap. Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel. TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. Matahari tidak menyakiti engkau pada waktu siang, atau bulan pada waktu malam. TUHAN akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu. TUHAN akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selamalamanya.

Berpacaran

Mungkin kamu sering melihat ada beberapa temanmu di sekolah yang mulai menyenangi teman lawan jenisnya. Saat istirahat sering jajan bersama dan saling mentraktir. Atau mungkin kamu sendiri mengalami hal tersebut ? Perasaan tertarik pada lawan jenis, akan disertai dengan upaya-upaya dan kebiasaan, antara lain mulai menjaga tutur katanya, menjaga penampilannya dengan berusaha tampil rapi dan wangi, ingin diperhatikan dan berusaha menarik perhatian dengan berbagai macam cara, dan sebagainya. Apa yang kamu atau temanmu alami merupakan sesuatu yang wajar. Dalam usia remajamu, kamu memang mulai tertarik pada lawan jenis. Hanya saja, ada yang terang-terangan, ada yang pura-pura dan berusaha tidak terlibat, ada yang melupakan karena menganggap tidak penting. Jika ada lawan jenismu yang juga menanggapi maka hubungan tersebut sering disebut pacaran.

Doa Allah Bapa kami yang maha Baik, Kami bersyukur untuk berkat-Mu pada hari ini. Berilah kami semangat belajar yang tinggi, supaya kami dapat belajar dengan rajin, tekun dan teratur. Bantulah kami selama belajar ini memusatkan perhatian hanya pada pelajaran, sehingga tidak mudah terseret oleh godaan-godaan yang dapat melemahkan semangat belajar kami. Demi Kristus Tuhan kami. Amin

Pandangan Remaja tentang Berpacaran secara Sehat

Mungkin banyak di antara kamu yang mulai bertanya-tanya, bolehkah kami berpacaran ? Jawabannya bukan soal boleh atau tidak, tetapi yang paling penting adalah bagaimana kamu memahami makna pacaran itu sendiri, konsekuensinya dan bagaimana menjalaninya secara sehat.

 

Tentang Etika dalam Bersahabat | medsis | 4.5