Teknik Dekorasi

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

 Teknik dekorasi di antaranya adalah sulam dan bordir. Sulam sudah menjadi bagian dari tradisi tekstil Indonesia sejak abad ke-16 Masehi. Dekorasi sulam pada kain tenun di antaranya dengan menambahkan benang emas dan manikmanik kaca (cermuk), contohnya seperti kain Tapis Lampung. Kain Tapis bagi masyarakat Lampung melambangkan kesucian dan dipercaya dapat melindungi penggunanya dari segala bentuk sifat buruk manusia. Secara garis besar, corak dan warna kain Tapis menunjukkan kebesaran Sang Pencipta Alam.

Teknik Dekorasi

Suku adat di wilayah Lampung yang menghasilkan dan mengembangkan kain
Tapis ini adalah suku Pepadun. Sebelumnya, kain Tapis yang berlapis benang
emas ini merupakan pakaian wanita dari daerah Liwa, Kenali dan Talar Padang.
Tapis banyak digunakan baik oleh pria dan wanita sebagai kain sarung yang
dikenakan pada upacara adat. Misalnya, kain Tapis Jung Sarat digunakan oleh
pengantin wanita pada upacara perkawinan adat. Kain Tapis Tuho dikenakan
seorang istri yang mengantar suaminya mengambil gelar sutan. Kain Tapis
Lampung ini kaya akan ragam warna dan corak, hasil akulturasi budaya yang
datang ke wilayah Lampung, di antaranya kebudayaan Dongson, Hindu, Budha,
Islam, Eropa, dan China.

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Dekorasi juga dilakukan dengan memanfaatkan teknik bordir, yaitu teknik
sulam yang dikerjakan dengan bantuan mesin jahit modikasi. Beberapa
daerah di Indonesia dikenal dengan kerajinan sulam dan bordirnya, yaitu Tasikmalaya,
Sumatra Barat, Gorontalo, Aceh, Sumatra Utara, dan Nusa Tenggara Timur.

Proses sulam atau bordir adalah sebagai berikut.
a. Menyiapkan kain yang akan disulam atau dibordir.
b. Menentukan pola sulam/bordir atau motif atau ragam hias.
c. Menjiplak pada kertas minyak dengan menggunakan spidol atau balpoin.
d. Menjiplak ke atas kain dengan menggunakan kertas karbon.
e. Menyiapkan kain pada gelang ram atau pamidangan dengan meregangkan
kain sampai ketegangan maksimum.
f. Kain siap untuk disulam atau dikerjakan dengan teknik bordir.


Teknik
Kerajinan
pengolahan kerajinan tekstil dapat dilakukan berupa pembentukan
bahan, pembuatan motif dan nishing. Pengolahan bahan: serut; pintal;
tarik. Pembentukan motif: tenun ikat pakan, tenun ikat lungsin, tenun ikat
ganda, batik tulis, batik cap, printing mesin, sablon tangan, batik kombinasi,
songket, sasirangan, dan lain-lain. Pada tahap nishing: dikanji; kerawang;
aplikasi kain; aplikasi manik; aplikasi payet; aplikasi prada; aplikasi hiasan
logam; aplikasi kerang-kerangan, dan lain-lain.
Kita dapat menghasilkan karya tekstil yang inovatif dan unik dengan
kreativitas kita mengolah tekstil dengan teknik-teknik tersebut, secara
khusus ataupun mencampurkan beberapa teknik.

Teknik Dekorasi | medsis | 4.5