Tahapan Budidaya Tanaman Sayuran

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Tahapan Budidaya Tanaman Sayuran

Tahapan Budidaya Tanaman Sayuran

Tahapan Budidaya Tanaman Sayuran

Kamu setelah melakukan observasi dan wawancara kegiatan budidaya tanaman sayuran dan media tanam yang ada di lingkunganmu. Berikut ini diuraikan bagaimana tahapan budidaya tanaman sayuran. Pilihan tanaman kangkung hanya sebuah contoh saja yang mudah dibudidayakan dan umumnya dikenal masyarakat Indonesia.

1. Perencanaan

a. Menentukan jenis tanaman sayuran yang akan dibudidayakan

b. Menentukan tempat budidaya tanaman sayuran (pekarangan/kebun atau polybag/ pot)

c. Membuat jadwal kegiatan budidaya

d. Menyusun kebutuhan sarana dan alat

e. Menentukan tugas tiap individu

2. Persiapan Sarana Produksi

a. Bahan

b. Alat

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

3.Proses budidaya tanaman kangkung

a. Tanah diolah dan dicampur pupuk kompos/ kandang sebanyak 1 kg/1 m2 dan pupuk anorganik 0,1 kg/1 m2. b. Pembuatan bedengan dengan ukuran lebar 0,8–1,2 m, panjang 3–5 m, tinggi 15 – 20 cm, dan jarak antarbedeng 50 cm (ukuran bergantung pada lahan yang tersedia. c. Bedengan yang siap ditanami. d. Penanaman benih kangkung: jarak lubang tanam 20 x 20 cm, sedalam 5 cm. Setiap lubang ditanam 1-2 benih. e. Benih kangkung yang sudah tumbuh.

f. Pertumbuhan tanaman kangkung. g. Perawatan: 1) Penyiraman dilakukan secara teratur 2 kali sehari terutama saat kemarau. 2) Penyiangan setiap dua minggu 3) Pembumbunan 2 minggu setelah tanam. 4) Pemupukan dilakukan 14 hari setelah tanam (HST). 5) Pengendalian OPT dilakukan sesuai dengan serangan yang terjadi. h. Kangkung siap panen setelah berumur 27 hari. i. Panen dengan cara memotong harus menyisakan 2-3 buku paling bawah. 1) Panen dapat dilakukan 2-3 minggu sekali. 2) Banyaknya panen 5–11 kali.

j.Pascapanen 1) Kangkung hasil panen dikumpulkan sebanyak 15–20 batang dalam satu ikatan. 2) Kangkung dicelupkan ke dalam air tawar bersih agar tetap segar.

Info Tahapan Budidaya Tanaman Sayuran

Perhatikan waktu dan cara penyiraman! 1. Penyiraman sebaiknya dilakukan saat pagi atau sore hari. 2. Saat tanaman masih kecil, sebaiknya gunakan sprayer untuk menyiram tanaman agar tanaman tidak rusak. 3. Setelah tanaman cukup kuat, penyiraman dapat menggunakan gembor. Perhatikan jumlah air yang diberikan pada tanaman. Perhatikan pemupukan! 1. Pemupukan dilakukan sesuai jenis, dosis, cara dan waktu. 2. Lebih disarankan menggunakan pupuk organik.

Praktik budidaya tanaman sayuran

1. Rancanglah perencanaan kegiatan budidaya salah satu tanaman sayuran sesuai daerah setempat. 2. Gunakan informasi dari hasil observasi dan wawancara atau berdasarkan hasil bedah buku sumber/referensi yang telah kamu dapatkan. 3. Buatlah jadwal kegiatan budidaya dan pembagian tugas. (Lihat LK-4) 4. Siapkan alat dan bahan dengan tepat sesuai rencana. 5. Praktikkan setiap tahapan teknik budidaya. 6. Rawatlah tanaman dan amati setiap perkembangannya. 7. Tuliskan setiap hasil pengamatan pada lembar pengamatan yang telah disediakan. (Lihat LK-5) 8. Foto atau gambarkan setiap tahapan kegiatan. 9. Buatlah laporan kegiatan budidaya tanaman sayuran dari tahap perencanaan sampai akhir kegiatan budidaya. (Lihat LK-6) Catatan a. Tugas 1-3 dipresentasikan terlebih dahulu sebelum memulai praktik kegiatan budidaya tanaman sayuran. Lakukanlah revisi dari masukan yang diberikan. b. Selama kegiatan pemeliharaan tanaman, tulislah hasil pengamatan.

Perhatikanlah!

1.Hati-hati saat menggunakan alat pengolahan tanah dan penyiangan. 2. Gunakan masker, sarung tangan, dan baju tertutup saat menyemprot pestisida. 3. Gunakan alas kaki sepatu boot saat bekerja di kebun/lahan. 4. Gunakan sekop atau sarung tangan saat mencampur media dan penyiangan gulma. 5. Cuci tangan menggunakan sabun setelah melakukan kegiatan.

Lakukan pengamatan dengan saksama. Tuliskan hasil pengamatan dengan teliti. Setiap hasil pengamatan digunakan untuk mengevaluasi perkembangan dan pengendalian OPT tanaman sayuran yang dibudidayakan.

Kamu telah melaksanakan praktik kegiatan budidaya tanaman sayuran bersama kelompok. Bagaimana hasilnya? Apakah kelompokmu sudah mengerjakan kegiatan budidaya dengan baik? Evaluasilah kelompokmu dalam mempraktikkan kegiatan budidaya tanaman sayuran. Isilah lembar kerja di bawah ini dengan melengkapi tabel. Beri tanda ceklis (√) sesuai jawabanmu dan sertakan alasannya! 

Tahapan Budidaya Tanaman Sayuran | medsis | 4.5