Sosial Budaya Sbg Hasil Dinamika Interaksi Manusia

Sosial Budaya Sbg Hasil Dinamika Interaksi Manusia

Jika kita mengamati kelompok-kelompok masyarakat yang ada Indonesia, kita akan menemukan banyak sekali perbedaan budaya di setiap daerah. Perbedaan-perbedaan tersebut merupakan pengaruh dari interaksi manusia dengan lingkungan hidupnya. Perbedaan-perbedaan yang ada hendaknya menjadi sarana pergaulan, saling mengenal dan saling bekerjasama antar kelompok masyarakat.

Sosial Budaya Sbg Hasil Dinamika Interaksi Manusia

Sosial Budaya Sbg Hasil Dinamika Interaksi Manusia

1.Keragaman Suku Bangsa

Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan suku? Suku adalah suatu kesatuan masyarakat atas dasar kesamaan bahasa, budaya, dan tempat tinggal. Misalnya suku Dayak, mereka tinggal di Pulau Kalimantan, mereka memiliki bahasa dan beradat istiadat Dayak. Demikian pula suku Jawa, mereka tinggal di Pulau Jawa, mereka berbahasa dan beradat istiadat Jawa. Daerah asal suku-suku di Indonesia tersebar di berbagai daerah. Setiap suku memiliki kebiasaan hidup yang berbeda-beda. Kebiasaan hidup ini menjadi budaya dan ciri khas suku masing-masing hingga membentuk suatu keragaman budaya. Agar kamu mendapat gambaran tentang persebaran suku bangsa di Indonesia, perhatikan tabel berikut ini.

Aktivitas Individu

Setelah kamu mempelajari keaneka ragaman budaya dan suku bangsa di Indonesia, lakukan kegiatan pengamatan di lingkungan sekolahmu!

1. Cari enam orang teman sekelasmu.

2. Tanyakan kepada mereka tentang hal-hal berikut! No Nama Teman Asal Suku Ayah Asal Suku Ibu Keterangan (Sama atau Beda Suku)

3. Setelah data dilengkapi, kerjakan soal-soal berikut! • Adakah perbedaan suku di antara teman-temanmu dan keluarga mereka? • Kemukakan pendapatmu, bagaimana tindakan yang baik untuk menunjukkan sikap menghargai terhadap orang yang berbeda suku dengan dirimu?

Pengertian Keragaman Bahasa

Ayo, perhatikan teman-teman di kelasmu! Adakah yang menggunakan dialek atau bahasa yang berbeda? Dari daerah mana sajakah mereka berasal? Apakah mereka setiap saat berbicara menggunakan bahasa daerah mereka? Kita harus bersyukur karena Indonesia memiliki sekitar 746 bahasa daerah. Bahasa daerah adalah bahasa yang dituturkan di daerah tertentu. Bahasa daerah digunakan untuk percakapan atau komunikasi untuk suku yang sama. Setiap suku memiliki bahasa yang berbeda dari logat dan dialeknya yang khas. Itulah ciri khusus setiap bahasa daerah. Pada perkembangannya, bahasa daerah memperkaya bahasa Indonesia. Mengapa demikian? Karena banyak kosakata bahasa daerah yang dibakukan ke dalam bahasa Indonesia.

Pengertian Keragaman Budaya

Kamu sudah memahami bahwa di Indonesia terdapat banyak sekali suku bangsa. Karena Indonesia memiliki beragam suku bangsa, bentuk kebudayaannya juga beragam. Setiap daerah memiliki kebudayaan daerah yang khas. Keragaman budaya daerah dapat diketahui melalui bentuk-bentuk pakaian adat, lagu daerah, tarian daerah, rumah adat, alat musik, seni pertunjukan, upacara adat, dan lain-lain.

a. Rumah Adat

dapat disimpulkan bahwa setiap daerah mempunyai rumah adat dengan arsitektur yang khas dan unik. Misalnya, bentuk rumah, atap, dinding, lantai, dan sebagainya. Bahan pembuatnya pun berbeda-beda. Bentuk rumah adat menunjukkan ciri khas kehidupan masyarakat suatu daerah.

Selain itu, bentuk rumah juga dipengaruhi oleh lingkungan alam daerahnya. Lihat rumah Joglo yang memiliki ciri khas berupa empat tiang penyangga utama (soko guru) yang merupakan lambang penentu arah mata angin dan tumpang sari yang merupakan susunan terbalik yang disangga oleh soko guru.

Amati pula rumah Bubungan Tinggi dari Kalimantan Selatan dan Rumah Limas dari Sumatra Selatan, bentuknya menyerupai rumah panggung. Kondisi alam Kalimantan Selatan dan Sumatra Selatan memiliki banyak sungai, model rumah panggung cukup baik untuk daerah tersebut. Rumah panggung dapat dijadikan sebagai perlindungan ketika air sungai meluap.

b. Pakaian Adat dan Senjata Tradisional

Keragaman budaya Indonesia juga dicirikan oleh keanekaragaman pakaian adat. Pakaian adat tradisional merupakan salah satu kekayaan budaya Indonesia yang banyak mendapat perhatian karena keindahannya. Model pakaian, warna, dan hiasannya berbeda antara daerah satu dan daerah yang lain. Pakaian adat dipakai pada waktu upacara-upacara adat, misalnya kematian, perkawinan, kelahiran, dan kegiatan ritual dari setiap suku. Pakaian adat biasanya dilengkapi dengan senjata tradisional hingga terlihat makin indah. Kekhasan lain dapat ditunjukkan dari bentuk senjata yang digunakan sebagai simbol daerah. Berikut ini beberapa contoh pakaian adat dan senjata tradisional di Indonesia.

c. Lagu Daerah dan Alat Musiknya

Lagu merupakan salah satu bentuk ungkapan perasaan manusia. Lagu daerah bercirikan kedaerahan. Lagu daerah umumnya menggunakan bahasa daerah. Ada lagu yang menggambarkan keindahan alam daerahnya. Ada pula yang menggambarkan perjuangan masyarakatnya.

d. Tarian Daerah dan Pertunjukan

Rakyat Seni tari merupakan salah satu aspek seni untuk mengungkapkan perasaan melalui gerak. Tarian daerah menampilkan kekhasan daerahnya. Tarian biasanya memiliki makna dan simbol tertentu. Ada pemujaan kepada Tuhan, penyambutan tamu. Ada juga kegembiraan muda-mudi atau tentang kepahlawanan. Contoh tarian menyambut tamu adalah tari Saman dari Aceh dan tari Pendet dari Bali.

Gerakan yang begitu indah diiringi alunan lagu dan irama alat musik yang menawan, menyuguhkan karya seni yang memukau setiap mata yang menyaksikan. Selain seni tari, Indonesia juga memiliki beraneka ragam pertunjukan rakyat yang tidak kalah menariknya. Setiap pertunjukan rakyat memiliki ciri khas daerah masing-masing.

Keragaman Religi sbg Dinamika Interaksi Manusia

Keragaman Religi

Indonesia memiliki keragaman agama atau kepercayaan. Di Indonesia, terdapat enam agama yang diakui secara resmi oleh negara, yaitu Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, dan Khonghucu.

Keragaman agama dapat diketahui dari pelaksanaan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari dan upacara keagamaan yang dilakukan oleh penganut setiap agama.

Rangkuman 

Ajaran suatu agama ataupun segala keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa merupakan sumber sikap dan segala perilaku kita dalam menjalani kehidupan. Setiap agama menjunjung tinggi kejujuran dalam segala tindakan, tolong-menolong, dan saling menghargai terhadap sesama. Ajaran agama tidak hanya untuk dipelajari saja, namun harus diiringi dengan ketaatan. Sudahkah kamu mengamalkan ajaran agamamu dengan baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari?

 

Sosial Budaya Sbg Hasil Dinamika Interaksi Manusia | medsis | 4.5