Mengurangi Bencana dan Sistem Tata Surya

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Mengurangi Bencana dan Sistem Tata Surya

Sistem Tata Surya

Tindakan untuk Mengurangi Bencana

Sistem Tata Surya – Jepang adalah salah satu negara yang berada di atas lempeng vulkanik yang aktif. Akibatnya Jepang harus selalu siaga untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana gempa Bumi atau gunung meletus. Tahukah kalian, upaya apa yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak dari bencana alam? Khususnya seperti gunung meletus dan gempa bumi baik seperti yang dilakukan di Jepang maupun di negara lainnya.

Sistem Tata Surya

Sistem Tata Surya

Sistem Tata Surya

Sistem Tata Surya – Banyak hal yang dilakukan pemerintah Jepang sebagai wujud pencegahan terhadap bencana. Pemerintah Jepang secara berkala selalu melakukan latihan tanggap bencana hampir di semua daerah. Jepang memiliki sistem peringatan dini bencana alam yang otomatis akan berbunyi saat terjadi bencana. Di semua tempat disediakan alat-alat sebagai perencanaan evakuasi seperti senter, sepatu, helm, dan obat-obatan. Selain itu, pemerintah Jepang juga memasukkan aktivitas tanggap darurat bencana dalam kurikulum di sekolah-sekolah. Hal tersebut dimaksudkan untuk memperkenalkan sedini mungkin cara mengurangi dampak bencana alam kepada siswa-siswa sekolah.

Ada beberapa tindakan yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak dari terjadinya letusan gunung berapi dan gempa Bumi.

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Sistem Tata Surya – Tindakan tersebut diantaranya: a. mencari tahu sistem pengamanan yang berlaku yang ada di daerah masingmasing, b. selalu mewaspadai bahaya yang menyertai letusan gunung berapi seperti gempa Bumi, hujan abu, lahar, banjir bandang, longsor, dan tsunami, c. senantiasa melakukan perencanaan evakuasi, seperti selalu mempersiapkan baterai, senter, obat-obatan, makanan dan minuman untuk keadaan darurat, masker debu, dan kacamata untuk mengurangi dampak hujan debu, d. selalu menyimpan nomor-nomor telepon lembaga tanggap darurat.

Sistem Tata Surya – Lebih mudahnya kamu dapat mencoba membaca kondisi alam yang ada. Misalnya, saat hewan-hewan gunung mulai turun, dapat diprediksikan bahwa akan terjadi bencana letusan gunung. Hewan memiliki sensitivitas yang tinggi terhadap gelombang elektromagnetik yang ditimbulkan Bumi sebelum terjadi bencana alam. Misalnya Kodok di L’Aquila dan semut merah hutan yang dapat mendeteksi akan datangnya gempa Bumi beberapa hari sebelum bencana terjadi. Contoh lainnya hewan kijang yang turun gunung sebelumnya terjadiny letusan gunung berapi.

Tentang Sistem Tata Surya

Sejak ribuan tahun sebelum Masehi, manusia sudah melakukan banyak penelitian tentang langit dan jagad raya. Sebelum ditemukan teleskop oleh Galileo Galilei (1564-1642), Ptolomeus mengajarkan bahwa bumi sebagai pusat alam semesta atau faham geosentris. Galileo Galilei dengan teleskopnya menemukan fakta bahwa perubahan bentuk penampakan Venus, seperti Venus sabit atau Venus purnama sebagai akibat perubahan posisi Venus terhadap matahari ketika beredar mengitari matahari.

Fakta tersebut memperkuat teori heliosentris dari Nicolas Copernicus (1473-1543), yaitu matahari sebagai pusat alam semesta. Para ilmuwan juga menemukan fakta bahwa bintang terdekat dengan bumi adalah matahari. Sebagai bintang, matahari dikelilingi oleh planet-planet yang berada didekatnya membentuk suatu sistem bernama Tata Surya. Tata surya adalah kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang disebut matahari dan semua objek yang mengelilinginya.

Tata surya terletak di dalam satu galaksi. Galaksi yang kamu tempati adalah galaksi Bimasakti. Galaksi Bimasakti disebut juga Milky Way. Bumi tempat kamu berpijak adalah salah satu dari delapan planet yang ada di dalam tata surya. Selain delapan planet tersebut juga terdapat anggota tata surya yang lain, yaitu satelit, komet asteroid, dan meteorid.

Ayo Kita Pelajari 1. Karakteristik komponen tata surya 2. Pengaruh radiasi matahari terhadap kehidupan di bumi 3. Gerak bumi dan bulan 4. Perubahan musim dan dampaknya bagi kehidupan di bumi Istilah Penting – Rotasi – Revolusi – Radiasi – Periode – Orbit satelit – Planet kerdil – Benda langit Mengapa Penting? Untuk mengetahui karakteristik benda langit dan pengaruhnya terhadap kehidupan di Bumi.

 

Mengurangi Bencana dan Sistem Tata Surya | medsis | 4.5