Ruang Aspek Geografi ( Fisik dan Sosial )

Geografi fisik mempelajari lanskap atau bentang alam
fisik Bumi, misalnya gunung, dataran rendah, sungai, dan
pesisir. Geografi fisik menjelaskan penyebaran kenampakan
alam yang bervariasi serta mencari jawaban tentang
pembentukan dan perubahannya dari kenampakan masa
lalu.
Geografi manusia mempelajari lanskap atau bentang
lahan manusia (budaya), misalnya komponen-komponen
buatan manusia seperti jalan, saluran air, permukiman,
pusat kegiatan, dan bangunan. Geografi manusia mencoba
mendeskripsikan dan menjelaskan pola-pola kenampakan
manusia dan kegiatannya serta meneliti hubungan antara
manusia dan lingkungannya.

Ruang Aspek Geografi ( Fisik dan Sosial )

Antara geografi fisik dan geografi manusia sangat
berkaitan. Lingkungan fisik membatasi dan mengatur
kondisi yang berpengaruh terhadap perilaku manusia dan
budaya. Sebagai contoh, iklim tertentu cocok untuk
pertumbuhan jenis tanaman tertentu. Tanaman seperti padi,
tumbuh subur di daerah yang banyak menerima curah
hujan. Akan tetapi, agar manusia tetap dapat menanam padi
di daerah kurang hujan, mereka melakukan modifikasi
lahan dengan membuat saluran pengairan dan kadangkadang mengeksplorasi lingkungan fisik.
Penebangan hutan untuk memperluas lahan pertanian
dan permukiman adalah contoh eksplorasi lingkungan fisik
lainnya. Keingintahuan tentang interaksi antara lingkungan
fisik dan manusia yang kompleks menjadi alasan penting
dalam mempelajari geografi.
Mengapa belajar geografi itu penting? Tentu kamu dapat memberi
alasannya, kalaupun masih ragu, kamu dapat menyimak penjelasan
singkat di bawah ini.
Geografi memberikan informasi yang penting dan berguna bagi
kehidupan di Bumi. Pengetahuan geografi seperti pengenalan lokasi,
tempat-tempat, dan negara-negara membantu kita mengenal kejadian
global serta lokal yang berdampak terhadap kehidupan. Sebagai contoh,
bencana lingkungan gempa bumi terjadi di Kota Bam, Iran, banjir yang
melanda Jakarta, dan angin topan menerjang wilayah di Amerika Utara.
Geografi membantu kita mengetahui tempat-tempat di Bumi melalui
peta, mengerti karakteristik tempat-tempat itu, dan menjelaskan
mengapa bencana lingkungan tersebut terjadi.
Lebih lanjut, Indonesia adalah negara kepulauan yang mempunyai
wilayah seluas 5.179.827 km2. Sekitar dua pertiga wilayah Indonesia
adalah laut. Berdasarkan sensus penduduk tahun 2000, penduduk yang
mendiaminya berjumlah 206.264.595 jiwa. Indonesia mempunyai
tanah yang subur dan sumber daya alam yang beragam serta melimpah.  Akan tetapi, kualitas sumber daya manusia yang dimiliki masih di
bawah negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand.
Adalah sangat penting bagi kita sebagai penduduk Indonesia untuk
lebih mengerti, memahami, dan lebih memerhatikan lingkungan
sendiri serta negara-negara lain di dunia. Geografi akan membantu
melihat perbedaan negara-negara di dunia yang saling tergantung satu
dengan lainnya serta dampak satu negara dengan lingkungannya
terhadap negara lain.
Selain pengetahuan dan perhatian terhadap lingkungan
tempat tinggal, belajar geografi juga memerlukan penguasaan dan keterampilan untuk memproses informasi geografi.
Keterampilan yang perlu dimiliki dalam mempelajari
geografi, yaitu:
a. Kemampuan mengumpulkan, menyeleksi, mengorganisasi, dan menafsirkan informasi geografi serta
data statistik.
b. Kemampuan mengenali pola-pola atau kecenderungan
serta menggunakannya untuk menjelaskan dan memprediksi keterkaitan.
c. Kemampuan menyajikan konsep geografi dalam bentuk
diagram, grafik, dan tabel statistik.
Banyak kemajuan teknologi telah dicapai manusia.
Kerusakan lingkungan fisik yang terjadi diharapkan dapat
diperbaiki dengan adanya teknologi baru. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari belajar
geografi, kita dapat melakukan langkah-langkah yang
diperlukan untuk menjaga serta melindungi lingkungan.
Kita juga diharapkan dapat memelihara keselarasan
hubungan antara lingkungan fisik dan manusia.

Ruang Aspek Geografi ( Fisik dan Sosial ) | medsis | 4.5