Prinsip-prinsip Kemanusiaan Islam

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Pada tahun ke-10 H (631 M) Nabi Muhammad saw. melaksanakan
haji wada’ (haji terakhir). Dalam kesempatan ini, Nabi Muhammad saw.
menyampaikan khutbah yang sangat bersejarah. Ketika matahari telah
tergelincir, dengan menunggang untanya yang bernama al-Qaswa’, Nabi
Muhammad saw. berangkat dan tiba di lembah yang berada di Uranah.
Di tempat ini, dari atas untanya Nabi Muhammad saw. memanggil orangorang
dan diulang-ulang panggilan itu oleh Rabi’ah bin Umayyah bin Khalaf.

Prinsip-prinsip Kemanusiaan Islam
Setelah berucap syukur dan puji kepada Allah Swt., Nabi Muhammad
saw. menyampaikan pidatonya. Khutbah Nabi saw. itu antara lain berisi:
larangan menumpahkan darah kecuali dengan haq dan larangan mengambil
harta orang lain dengan ba¯il karena nyawa dan harta benda adalah suci;
larangan riba dan larangan menganiaya; perintah untuk memperlakukan
para istri dengan baik dan lemah lembut dan perintah menjauhi dosa; semua
pertengkaran antara mereka di zaman jahiliyah harus saling dimaafkan;
balas dendam dengan tebusan darah sebagaimana berlaku dalam zaman
jahiliyah tidak lagi dibenarkan; persaudaraan dan persamaan di antara
manusia harus ditegakkan; hamba sahaya harus diperlakukan dengan baik,
mereka makan seperti apa yang dimakan tuannya dan berpakaian seperti
apa yang dipakai tuannya; dan yang terpenting adalah umat Islam harus
selalu berpegang kepada al-Qurān dan sunnah.

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Badri Yatim, dalam bukunya Sejarah Peradaban Islam, Dirasah
Islamiyah II, menyimpulkan isi khutbah Nabi tersebut dengan menyatakan
bahwa khutbah Nabi Muhammad saw. berisi prinsip-prinsip kemanusiaan,
persamaan, keadilan sosial, keadilan ekonomi, kebajikan, dan solidaritas.

Mengajarkan Pendidikan Politik, Ekonomi dan Sosial
Dalam bukunya 100 Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia Sepanjang Sejarah,
Michael H. Hart yang menempatkan Rasulullah saw. Nabi Muhammad saw
pada urutan pertama menyatakan bahwa beliau adalah satu-satunya orang
dalam sejarah yang sangat berhasil, baik dalam hal keagamaan maupun
keduiaan. Dalam urusan politik Rasulullah saw. menjadi pemimpin politik yang
amat efektif. Hingga saat ini, empat belas abad pasca wafatnya, pengaruhnya
sangat kuat dan merasuk.

Prinsip-prinsip Kemanusiaan Islam | medsis | 4.5