Pengertian Perubahan Iklim dan Pencemaran Lingkungan

Pengertian Perubahan Iklim dan Pencemaran Lingkungan

Perubahan Iklim dan Pencemaran

Perubahan Iklim dan Pencemaran

Perubahan Iklim dan Pencemaran – Pernahkah kalian melihat penebangan hutan? Apakah dampak yang ditimbulkan dari penebangan hutan bagi ekosistem? Mengapa sampai terjadi penebangan hutan? Apakah ada hubungannya dengan peningkatan kepadatan penduduk yang tidak seimbang dengan luas lahan? Di dalam suatu ekosistem, manusia mampu dan berperan dalam mengubah ekosistem tersebut. Dapat dikatakan bahwa manusialah yang menjadi penentu dari keseimbangan suatu ekosistem. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, manusia selalu berinteraksi dengan lingkungan. Untuk memenuhi kebutuhannya itu, manusia dapat mengubah ekosistem. Sebagai contoh, tanah tandus oleh manusia dapat diubah menjadi tanah yang subur dan siap ditanami. Demikian juga dengan hutan lindung yang ditebangi dapat diubah menjadi lahan pertanian yang dapat dimanfaatkan manusia untuk bercocok tanam. Usaha-usaha itu dilakukan manusia untuk menyejahterakan hidupnya. Akan tetapi, kadang-kadang manusia lupa bahwa usaha-usaha tersebut dapat merugikan manusia sendiri karena mereka tidak mengetahui bahwa tindakan tersebut dapat merusak keseimbangan ekosistem.

Perubahan Iklim dan Pencemaran – Ekosistem dan lingkungan sangat erat hubungannya karena ekosistem adalah bagian dari lingkungan. Dapat dikatakan bahwa ruang lingkup lingkungan lebih luas daripada ruang lingkup ekosistem. Ruang lingkup lingkungan tidak hanya membahas hubungan antara komponen biotik dan abiotik, tetapi juga mencakup interaksi antara manusia dan lingkungannya. Interaksi manusia dan lingkungannya ini dapat berupa interaksi sosial, ekonomi, politik, dan budaya. Bab ini membahas hubungan antara faktor biotik dan abiotik serta hubungannya dengan perubahan dan pencemaran lingkungan serta usahausaha pendaurulangan limbah sebagai hasil dari pencemaran lingkungan. Seperti telah dicontohkan di atas bahwa berbagai usaha manusia untuk menyejahterakan kehidupannya, tanpa disadari, sering kali dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan.

Perubahan Iklim dan Pencemaran – Dampak negatif dari kegiatan manusia ini dapat menimbulkan pencemaran lingkungan. Selain dari faktor manusia itu sendiri, sumber pencemaran lingkungan juga dapat disebabkan oleh faktor alami, seperti bencana alam banjir, gunung meletus, dan tanah longsor. Pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh faktor manusia dapat dikurangi dan dikendalikan, sedangkan pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh alam tidak dapat dicegah. Manusia sangat berperan dalam mencegah terjadinya pencemaran lingkungan. Dengan berbagai upaya, mereka dapat mengurangi dan mengendalikan terjadinya pencemaran, baik itu pencemaran udara, air, maupun tanah. Jika tidak dikendalikan, pencemaran lingkungan dapat mengakibatkan berbagai macam masalah, seperti kerusakan lingkungan, punahnya berbagai makhluk hidup, dan kesehatan manusia. Daur ulang adalah salah satu cara yang dapat dilakukan oleh manusia dalam memanfaatkan limbah.

Pengaruh Kegiatan Manusia terhadap Keseimbangan Lingkungan

Perubahan Iklim dan Pencemaran – Keseimbangan lingkungan merupakan keadaan ketika terjadi keseimbangan antara jumlah energi yang masuk dan keluar, bahan makanan yang terbentuk dan yang digunakan, serta keseimbangan antara komponen abiotik dan biotiknya. Keseimbangan lingkungan akan terganggu jika terjadi gangguan pada salah satu komponennya. Dalam suatu sistem lingkungan, terdapat dua daya, yaitu daya lenting dan daya dukung. Daya lenting adalah kemampuan lingkungan untuk kembali pada keseimbangan lingkungan, sedangkan daya dukung lingkungan adalah kemampuan lingkungan dalam memberikan sumber daya alam kepada makhluk hidup yang hidup di dalamnya secara normal. Lingkungan memiliki kemampuan yang terbatas. Pada titik tertentu akan mencapai puncak dan terjadilah yang namanya keseimbangan lingkungan. Bertambahnya populasi manusia dapat memengaruhi daya dukung lingkungannya. Untuk meningkatkan kesejahteraanya, manusia selalu berusaha meningkatkan daya dukung lingkungannya.

Perubahan Iklim dan Pencemaran – Peningkatan kepadatan populasi manusia berakibat pula pada peningkatan kebutuhan hidupnya (sandang, papan, dan perumahan) yang mau tidak mau akan terjadi eksploitasi pada sumber daya alam. Jika keadaan ini dilakukan secara terus-menerus, suatu saat akan melewati batas daya dukung lingkungannya. Sumber daya alam ini jumlahnya terbatas. Jika digunakan secara terus-menerus tanpa ada usaha-usaha pemulihan, sumber daya alam akan segera habis. Kepadatan penduduk yang terus mengalami peningkatan dapat menimbulkan permasalahan yang serius.

Perubahan Iklim dan Pencemaran – Keadaan ini dapat menyebabkan permasalahan dan kerugian pada manusia maupun makhluk hidup lainnya. Permasalahan yang timbul akibat terjadinya kepadatan penduduk, antara lain, berkurangnya ketersediaan bahan pangan, ketersediaan lahan sebagai tempat tinggal dan bercocok tanam, ketersediaan air dan udara yang bersih, serta terjadinya peningkatan penyakit menular dan kronis. Pertumbuhan penduduk yang cepat ini harus dikendalikan sehingga tidak merugikan manusia itu sendiri. Jika terjadi pertumbuhan penduduk yang sangat cepat dan lahan pertanian atau ruangan tidak berubah, apakah yang akan terjadi? Permasalahan apa yang akan timbul? Seiring dengan pertambahan penduduk dan perkembangan zaman, terjadi pula kemajuan di bidang ilmu pengetahuan.

Perubahan Iklim dan Pencemaran –  Kemajuan ini memicu manusia untuk membuat suatu industri yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan yang semakin meningkat. Dengan industri ini, dapat diproduksi bahan-bahan kebutuhan dalam jumlah yang besar. Akan tetapi, industrialisasi ini akan menimbulkan permasalahan baru, seperti makin banyaknya sumber alam yang dieksploitasi, timbulnya limbah industri yang dapat mencemari lingkungan, peningkatan limbah rumah tangga, dan bertambahnya bahan-bahan yang tidak alami yang dapat mengganggu keseimbangan lingkungan, seperti pestisida dan insektisida.

Latihan

1. Apakah yang akan terjadi jika daya dukung lingkungan diambil secara terus-menerus? Jelaskan! 2. Apa usaha manusia agar lingkungan di sekitarnya tidak rusak? 3. Apa saranmu kepada pemerintah untuk mengatasi masalah lingkungan? Jelaskan! 4. Apakah masalah lingkungan hanya menjadi tugas pemerintah? Jelaskan!

Tugas

Dapatkah kalian menceritakan tentang kerusakan lingkungan yang terjadi di daerah kalian? Apakah penyebabnya? Apakah kerusakan lingkungan tersebut berpengaruh terhadap kehidupan manusia? Buatlah suatu karangan yang berisi tentang kerusakan lingkungan di daerahmu!

Kerusakan lingkungan yang serius menjadikan semakin kecilnya kemampuan lingkungan untuk pulih pada keseimbangan lingkungan. Oleh karena itu, dibutuhkan waktu yang lama untuk kembali pada keadaan lingkungan yang seimbang, bahkan jika kerusakan lingkungan sudah sangat jauh, alam atau lingkungan menjadi tidak mampu lagi berproduksi. Dengan kata lain, kerusakan lingkungan yang sangat cepat menyebabkan rendahnya daya dukung lingkungan, kecil atau hilangnya daya lenting lingkungan, jauhnya tercapai keseimbangan lingkungan, dan perubahan lingkungan. Mengapa terjadi perubahan lingkungan? Perubahan lingkungan terjadi karena adanya kepadatan penduduk yang tinggi, kemajuan teknologi, dan industrialisasi. Ketiga hal tersebut menyebabkan banyak sekali permasalahan. Salah satunya adalah kerusakan lingkungan yang menimbulkan berbagai pencemaran, seperti pencemaran air, udara, dan tanah. Untuk mengurangi terjadinya kerusakan lingkungan tersebut, perlu adanya pengelolaan lingkungan yang baik.

Kepadatan Polulasi

Kepadatan Polulasi Tujuan: Tujuan: Meneliti pengaruh kepadatan populasi terhadap pertumbuhan penduduk. Alat dan Bahan: Alat dan Bahan: 1. pot bunga atau bak plastik persegi empat dengan ukuran 15 × 15 cm sebanyak 6 buah, 2. tanah gembur, 3. NPK, 4. biji kacang tanah lebih kurang berjumlah 150 buah, 5. air, 6. penggaris, 7. timbangan, 8. cetok atau pengaduk tanah, dan 9. label atau cat. Cara Kerja: Cara Kerja: 1. Campurlah tanah dan pupuk NPK dengan merata, lalu isilah keenam pot bunga dengan tanah yang jumlahnya sama untuk tiap-tiap pot. 2. Berilah label pada tiap-tiap pot dengan tanda 1, 2, 3, 4, 5, dan 6. 3. Dalam pot 1 tanamlah 2 biji kacang tanah, pot 2 dengan 5 biji kacang tanah, pot 3 dengan 15 biji kacang tanah, pot 4 dengan 20 biji kacang tanah, pot 5 dengan 30 biji, dan pot 6 dengan 45 biji kacang tanah. 4. Setiap hari siramlah tiap-tiap pot dengan jumlah air yang sama ± 250 ml. 5. Letakkan pot pada tempat yang terkena cahaya matahari. 6. Amatilah setiap hari selama satu minggu. Setelah satu minggu, cabutlah tanaman-tanaman tersebut secara utuh termasuk akarnya. 7. Pisahkan tanaman tersebut sesuai dengan tempat atau potnya, kemudian bersihkan dari tanah yang menempel pada akarnya. 8. Timbanglah seluruh tanaman yang ada pada tiap-tiap pot. 9. Lalu hitunglah berat rata-rata tanaman dengan cara membagi seluruh berat tanaman dengan jumlah tanaman pada tiap-tiap pot. 10. Masukkan hasilnya ke dalam tabel !

Pertanyaan: 1. Adakah biji yang tidak tumbuh? 2. Zat apakah yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman? 3. Dari keenam pot tersebut, dari pot yang ke berapakah tanaman yang memiliki berat rata-rata paling tinggi? Apa sebabnya? 4. Dari pot ke berapakah tanaman yang memiliki berat rata-rata paling rendah? Apa sebabnya? 5. Buatlah grafik dari hasil pengamatanmu dengan menghubungkan jumlah populasi dalam pot (Y) dengan berat rata-rata tanamannya (X)! 6. Tariklah suatu kesimpulan. Apakah keadaan ini juga berlaku pada manusia?

Ini yang bisa kami sampaikan tentang materi perubahan dan pencemaran lingkungan yang telah kami himpun menjadi sebuah artikel, semoga menjadi manfaat !

 

Pengertian Perubahan Iklim dan Pencemaran Lingkungan | medsis | 4.5