Perawatan Produk Rekayasa Pembangkit Listrik

Perawatan Produk Rekayasa Pembangkit Listrik

Perawatan Produk Rekayasa Pembangkit Listrik

Perawatan Produk Rekayasa Pembangkit Listrik

Perawatan Produk Rekayasa sebagai Pembangkit Listrik Sederhana

1. Pemeliharaan Lingkungan Sumber energi terbarukan ke depan menjadi penyangga pasokan energi nasional di antaranya berupa energi angin atau pembangkit tenaga hybrid yang belum banyak dimanfaatkan. Pengelolaan oleh masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga keberlangsungan dan kehandalan dalam memenuhi kebutuhan tenaga listrik. Penguasaan teknologi energi dan pengelolaan sumber daya menjadi tantangan untuk terus ditingkatkan. Kolaborasi bersama antara pemerintah pusat, daerah, akademisi, industri, dan komunitas masyarakat dapat membawa perubahan positif bagi lingkungan. Bertambahnya aktivitas produktif masyarakat baik dalam bidang pariwisata, pertanian, perikanan, kuliner, kerajinan, atau secara umum adanya pengembangan industri kretif yang dapat membawa peningkatan kesejahteraan masyarakat.

2. Pemeliharaan Peralatan Kehandalan ketersediaan pasokan listrik harus terus dijaga melalui hal-hal berikut. a. Pemeliharaan (maintenance) secara berkala setiap bulan. Kendala kerusakan seperti tersambar petir berakibat pada kerusakan peralatan seperti inverter. Hal ini menjadi tantangan bagi masyarakat untuk mendalami langkah-langkah perbaikan terutama bagi teknisi setempat. b. Kendala rusaknya kincir karena terpaan angin melebihi kecepatan, dibutuhkan pengendalian pengoperasian. c. Kendala korosi pada casing generator kincir. Pemeliharaan dengan memberikan pelapisan/ pengecatan secara berkala agar uap air yang mengandung garam dapat diatasi. d. Pemuaian pada generator karena adanya energi panas. Perawatan yang dilakukan dengan melakukan pembongkaran komponen dan menggulung ulang kumparan. e. Pembangkit listrik tenaga hybrid yang menggunakan kombinasi antara kincir angin dan phovoltaic, perawatan panel surya dengan membersihkan debu yang menempel.

Wirausaha di Bidang Rekayasa Pembangkit Listrik Sederhana

1. Pemetaan dan Pemanfaatan Peluang Usaha Pemetaan peluang usaha dimaksudkan untuk menemukan peluang dan potensi usaha yang dapat dimanfaatkan, serta untuk mengetahui besarnya potensi usaha yang tersedia dan berapa lama usaha dapat bertahan. Ancaman dan peluang selalu menyertai suatu usaha sehingga penting untuk melihat dan memantau perubahan lingkungan dan kemampuan adaptasi dari suatu usaha agar dapat tumbuh dan bertahan dalam persaingan. Pemetaan potensi usaha dapat didasarkan pada sektor unggulan dari daerah. Pemetaan potensi menjadi sangat penting untuk mendorong pertumbuhan dan pemerataan ekonomi daerah. Pemetaan potensi usaha dapat dilakukan secara kuantitaif maupun kualitatif.

1. Analisis SWOT Analisa SWOT adalah suatu kajian terhadap lingkungan internal dan eksternal wirausaha/perusahaan. Analisis internal lebih menitikberatkan pada aspek kekuatan (strenght) dan kelemahan (weakness), sedangkan analisis eksternal untuk menggali dan mengidentifikasi semua gejala peluang (opportunity) yang ada dan yang akan datang serta ancaman (threat) dari kemungkinan adanya pesaing/calon pesaing. Terdapat beberapa peluang usaha yang bisa dimanfaatkan secara kreatif dan mampu menghasilkan nilai tambah, antara lain sebagai berikut. 1) Memanfaatkan barang bekas 2) Memanfaatkan barang yang tersedia atau disediakan oleh alam 3) Memanfaatkan kejadian atau peristiwa yang ada di sekitar Indonesia memiliki potensi alam berupa sinar matahari yang bersinar sepanjang tahun dan potensi angin di daerah pantai yang memungkinkan untuk pembangkit listrik terbarukan melalui panel surya dan turbin bertenaga angin. Energi listrik yang dibangkitkan oleh panel surya dan turbin bertenaga angin berpotensi untuk dimanfaatkan pada proses elektrolisis air guna memproduksi gas H2 yang dapat dipakai dalam fuel cell. Bahan bakar baru yang aman dan ramah lingkungan diperlukan untuk menggantikan bahan bakar fosil. Fuel cell dengan bahan bakar gas H2 dan O2 sebagai alternatif yang tepat sebab gas buang berupa air sangat ramah lingkungan.

Lahan pertanian yang luas dapat dimanfaatkan untuk budidaya tanaman sebagai bahan bakar bioetanol untuk fuel cell. Tanaman seperti jagung, singkong, tebu, nira, sagu, sorgum, berbagai jenis rumput laut, kayu yang mengandung selulosa. Perencanaan yang baik, dalam upaya melakukan budidaya dengan menjaga kelestarian lingungan dalam jangka panjang akan dapat memberikan dukungan terhadap kesejahteraan masyarakat.

 

Perawatan Produk Rekayasa Pembangkit Listrik | medsis | 4.5