penggolongan dari kingdom protista berdasarkan alat geraknya

penggolongan dari kingdom
protista berdasarkan alat geraknya.
a.
Mastigophora atau Flagellata
Flagellata berasal dari kata flagel artinya cambuk atau Mastigophora dari mastig artinya cambuk, phora artinya gerakan. Semua
anggota filum flagellata bergerak menggunakan flagel. Bentuk tubuh
flagellata tetap karena dilindungi oleh pelikel.
Di antara Flagellata ada yang hidup bebas, ada pula yang hidup
bersimbiosis dalam tubuh hewan, tetapi kebanyakan bersifat parasit.
Perhatikan tabel 5.1 di atas!
Flagellata berkembang biak secara aseksual dengan
pembelahan biner secara longitudinal, sedangkan reproduksi seksual
belum banyak diketahui.
b. Rhizopoda atau Sarcodina
Contoh Rhizopoda yang sangat dikenal adalah Amoeba sp.
Amoeba memiliki alat gerak berupa kaki semu (pseudopodia).
Bentuk sel amoeba tidak tetap, sitoplasmanya terdiri dari ektoplasma
dan endoplasma.  Habitat organisme ini di air tawar, air laut, tempat-tempat basah,
dan sebagian kecil hidup di dalam tubuh hewan atau manusia.
Ektoplasma Amoeba sp. bersifat lebih kental dari endoplasma,
sehingga aliran endoplasma dan ektoplasma tersebut berperan dalam
penjuluran dan penarikan pseudopodia. Dengan cara ini Amoeba
bergerak untuk menangkap makanan.
c. Ciliata
Ciliata bergerak dengan menggunakan rambut getar (silia). Silia
ini ada yang tumbuh merata pada seluruh permukaan tubuh, tetapi
ada pula yang hanya tumbuh pada bagian tertentu dari tubuh hewan
tersebut. Coba perhatikan gambar 5.5!
Ciliata umumnya hidup bebas di
lingkungan berair yang banyak mengandung
bahan organik, dan ada pula yang hidup
parasit. Ciliata yang hidup bebas contohnya
Paramaecium caudatum, Didinium, Stentor,
dan Vorticella. Hanya sedikit jenis ciliata yang
hidup sebagai parasit, contohnya Balantidium
yang hidup pada usus besar ternak atau
manusia.
Ciliata berkembang biak secara
aseksual dengan pem-belahan biner
membujur. Repro-duksi seksual dilakukan
dengan konjugasi.
d. Sporozoa
Hewan-hewan bersel satu yang tidak memiliki alat gera
dikelompokkan dalam sporozoa. Anggota filum Sporozoa hidu
sebagai parasit pada hewan atau manusia. Pada salah satu tahapa
siklus hidupnya memiliki bentuk seperti spora. Tubuh Sporozo
berbentuk bulat atau oval, mempunyai nukleus, tetapi tida
mempunyai vakuola kontraktil. Makanan diserap langsung da
hospesnya melalui permukaan tubuh, demikian pula respirasi da
ekskresinya melalui permukaan tubuh.
Beberapa contoh hewan yang termasuk dalam filum Sporozo
adalah Toxoplasma gondii yang menyebabkan penyak
Toksoplasmosis. Toxoplasma gondii masuk ke dalam tubuh manusi
melalui makanan, misalnya daging yang tercemar kista toxoplasm
dari kotoran kucing. Infeksi Toxoplasma gondii membahayakan bag
ibu hamil karena dapat mengakibatkan bayi yang lahir cacat, bahka
dapat membunuh embrio. Contoh lainnya adalah Plasmodium yan
menyebabkan penyakit malaria pada manusia.

penggolongan dari kingdom protista berdasarkan alat geraknya | medsis | 4.5