Pembahasan Tentang Pengertian Urbanisasi dan Transmigrasi

Pengertian Tentang Urbanisasi dan Transmigrasi

Urbanisasi atau Migrasi penduduk desa kota

Pengertian Urbanisasi dan Transmigrasi – Migrasi penduduk dapat terjadi dari desa menuju kota. Jenis migrasi seperti ini disebut urbanisasi yaitu perpindahan penduduk dari desa ke kota. Urbanisasi terjadi ketika ada ketimpangan pembangunan antara desa dengan kota. Aktivitas di desa jauh lebih lambat dibandingkan dengan kota, sehingga terjadi ketimpangan ekonomi, sosial, dan budaya antara desa dengan kota. Akibatnya penduduk desa banyak yang tertarik untuk pindah ke kota dengan sejumlah fasilitas yang ditawarkannya.

Pengertian Urbanisasi dan Transmigrasi

Pengertian Urbanisasi dan Transmigrasi

Pengertian Urbanisasi dan Transmigrasi – Urbanisasi dapat terjadi karena adanya dua faktor utama yaitu faktor pendorong dan faktor penarik. Adapun penjelasan dari kedua faktor tersebut adalah sebagai berikut.

Pengertian Urbanisasi dan Transmigrasi – Faktor pendorong

1. Makin sempitnya lahan pertanian di pedesaan karena semakin banyaknya penduduk dan permukimannya.

2. Makin kecilnya luas pemilikan lahan pertanian, sehingga hasil pertaniannya tidak mampu memenuhi kebutuhan hidup penduduk. 3. Upah kerja di desa yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan di kota. 4. Meningkatnya jumlah tenaga kerja di pedesaan sementara lapangan kerja hanya terbatas pada bidang pertanian yang semakin sempit luasnya. 5. Adanya harapan penduduk desa untuk meningkatkan taraf hidupnya. 6. Fasilitas sosial seperti lembaga pendidikan, tempat hiburan, rumah sakit, dan fasilitas lainnya jarang atau tidak ditemukan di desa. Faktor Penarik 1. Lapangan kerja di kota jauh lebih beragam dibandingkan dengan di desa yang umumnya hanya pertanian. 2. Tersedianya fasilitas pendidikan yang memadai. 3. Tersedianya fasilitas hiburan, olah raga, kesehatan dan rekreasi yang beragam. 4. Tersedianya fasilitas transportasi dan komunikasi yang memadai di perkotaan.

Dampak positif dan dampak negatif Urbanisasi

Pengertian Urbanisasi dan Transmigrasi – Urbanisasi membawa dampak positif dan dampak negatif . baik bagi desa yang ditinggalkan maupun bagi kota yang menjadi tujuannya.

Dampak positif urbanisasi adalah: 1. Terpenuhinya kebutuhan akan tenaga kerja di kota. 2. Meningkatkan taraf kehidupan penduduk desa karena sebagian pendapatannya kembali ke desa. 3. Mengurangi pengangguran di desa karena sebagian penduduknya bekerja di kota. 4. Semakin berkembangnya aktivitas perekonomian di kota karena banyak penduduk desa yang membuka usaha di kota.

Pengertian Urbanisasi dan Transmigrasi – Selain dampak positif, urbanisasi juga dapat menimbulkan dampak negatif. Adapun dampak negatif urbanisasi adalah: 1. Berkurangnya tenaga kerja di desa yang masih produktif dan mau bekerja dalam bidang pertanian 2. Berkurangnya tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan pendidikan yang tinggi di desa 3. Aktivitas pertanian cenderung kurang berkembang karena kurangnya tenaga kerja muda yang masih produktif dan berpendidikan. 4. Banyaknya tindak kejahatan di perkotaan 5. Meningkatnya pengangguran di kota karena sebagian urbanisan kesulitan memperoleh pekerjaan di kota 6. Berkembangnya permukiman kumuh di kota 7. Munculnya masalah kemacetan karena makin banyaknya orang yang malakukan mobilitas 8. Munculnya masalah lingkungan seperti masalah sampah karena sebagian penduduk yang pindah ke kota belum bisa menyesuaikan diri dengan cara hidup di kota.

Pengertian Tentang Transmigrasi

Transmigrasi adalah perpindahan penduduk dari daerah yang padat ke daerah yang kurang padat. Orang yang melakukan transmigrasi disebut transmigran. Transmigrasi adalah bentuk migrasi penduduk yang khas Indonesia karena tidak dijumpai di daerah lainnya. Di Indonesia transmigrasi dilakukan oileh pemerintah karena makin besarnya jumlah penduduk di wilayah tertentu, khususnya di Pulau Jawa dan Bali. Sementara itu, penduduk di luar Jawa masih sedikit dan lahannya masih sangat luas. Program transmigrasi di Indonesia dimulai sejak pemerintah Indonesia memindahkan warga masyarakat Sukadana Kecamatan Bagelen ke Lampung pada tanggal 12 Desember 1950. Sebelumnya sejak tahun 1905 telah terjadi perpindahan penduduk dari Pulau Jawa ke daerah lainnya di luar Jawa.

Pada saat itu, pemindahan penduduk dilakukan oleh Belanda dengan istilah kolonisasi. Tujuannya adalah untuk dipekerjakan sebagai tenaga kerja perkebunan dan pertambangan. Daerah asal transmigrasi terdiri atas Jawa Barat (Bogor, Purwakarta dan Sukabumi), Jawa Tengah (Surakarta), Jawa Timur (Bondowoso, Pasuruan, Situbondo dan Sampang), Yogyakarta, dan Lampung (Pasawaran dan Lampung Utara). Daerah tujuan transmigrasi diantaranya Sumatra Barat, Bengkulu, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Maluku Utara dan Maluku.

 

Pembahasan Tentang Pengertian Urbanisasi dan Transmigrasi | medsis | 4.5