Pembahasan Mengenai Pengertian Sandi Genetik

Pembahasan Mengenai Pengertian Sandi Genetik

Pengertian Sandi Genetik

Pengertian Sandi Genetik

Pengertian Sandi Genetik – Sandi genetik merupakan hubungan antara asam amino yang terdapat pada rantai polipeptida dengan rangkaian nukleotida yang terdapat pada RNA-d. Rangkaian nukleotida dibentuk berdasarkan model DNA pada ruas gen. Sehingga, sandi genetik dapat diartikan sebagai aturan hubungan antar gen dengan protein. Pada asam nukleat DNA atau RNA-d terdapat 4 jenis nukleotida (basa) yang menyusun rantainya. Pada polipeptida dikenal 20 jenis asam amino penyusunnya. Dengan adanya 20 jenis asam amino tersebut, harus ada aturan yang dapat menjamin pengendalian gen dalam pembentukan protein, selalu bersifat khas (satu gen hanya menyandikan satu jenis protein). Untuk menjamin kekhasan tersebut harus banyak faktor pengendali (kodon), sekurang-kurangnya sama dengan yang dikendalikan (asam amino).

Pengertian Sandi Genetik – Hal ini bertujuan untuk mencegah adanya satu kodon mengendalikan lebih dari satu asam amino. Berdasarkan persyaratan ini, tidak mungkin satu asam amino dikendalikan hanya oleh satu nukleotida, karena keempat nukleotida yang ada tidak akan mencukupi untuk mengendalikan 20 asam amino. Sistem penyandian seharusnya didasarkan pada kombinasi dari nukleotida yang ada. Yang paling mungkin adalah setiap kodon merupakan kombinasi 3 nukleotida DNA sehingga akan diperoleh 64 kodon yang akan mencukupi untuk mengendalikan 20 asam amino. Enam puluh empat kodon ini berfungsi menyandikan asam amino, tetapi akan ada kodon-kodon yang menyandikan satu jenis asam amino yang sama. Jadi, ada 3 kodon, yaitu UAA, UAG, dan UGA yang menjadi kodon akhir dan AUG yang menjadi kodon awal, keempat kodon ini tidak menyandikan asam amino. Sebagian besar asam amino dikendalikan lebih dari 1 kodon.

Pengertian Sandi Genetik – Berbagai kodon yang menyandikan 1 jenis asam amino yang sama disebut kodon sinonim. Kodon-kodon diketahui tidak bertumpang tindih dan terletak berdampingan tanpa penyelang. Jadi, pembentukan asam amino akan dilakukan oleh rangkaian kodon RNA-d dimulai dari kodon dan diakhiri oleh salah satu kodon akhir. Konsep sandi genetik ditemukan berkat keberhasilan peneliti mengembangkan sintesis protein dan asam nukleat secara in vitro.

Pengertian Sandi Genetik – Dalam sintesis protein dapat terjadi kesalahan dalam menerjemahkan kode-kode yang diterima dari DNA. Jika terjadi kesalahan penerjemahan, akibatnya protein yang disusun juga keliru sehingga enzim yang dihasilkan juga salah. Jika hal ini terjadi, maka metabolisme akan terganggu. Misalnya, kodon GAA yang seharusnya diterjemahkan menjadi asam glutamat, tetapi oleh RNA-t dibaca GUA yang diterjemahkan menjadi valin, atau dibaca AAA yang diterjemahkan menjadi lisin.

Pengertian Sandi Genetik – Hal ini, menyebabkan polipeptida yang dihasilkan tidak sesuai dengan perintah DNA. Kesalahan ini berpengaruh pada proses pembentukan hemoglobin. Hemoglobin normal seharusnya mengandung asam glutamat, tetapi karena terjadi kesalahan dalam penerjemahan, hemoglobin mengandung valin atau lisin. Hal ini menyebabkan hemoglobin menghasilkan sel sabit. Sel sabit menyebabkan kelainan yang disebut siklemia. Siklemia diturunkan kepada keturunannya dan menyebabkan mutasi.

Pengertian Sandi Genetik – Jadi, kesalahan RNA-t menafsirkan kode-kode genetik dari DNA juga merupakan salah satu mekanisme mutasi gen. Mutasi gen menyebabkan perubahan sifat yang diwariskan secara turun temurun.

Mari Mencoba .

Bekerjalah dengan temanmu.

Judul

Membangun Tangga DNA

Tujuan

Setelah melakukan kegiatan ini, kamu dapat menyusun suatu model molekul DNA.

Bahan dan Alat

1) Potongan-potongan kertas berwarna merah, biru, hijau dan kuning dengan ukuran panjang:

1 cm dan lebar 1 cm

2) Lem atau double tipe

3) Gunting

4) Karton putih

Cara Kerja

1) Siapkan potongan-potongan kertas berwarna.

2) Potongan kertas merah untuk molekul A, yang biru untuk molekul T, yang kuning untuk molekul C, dan yang hijau untuk molekul G.

3) Untuk anak tangga diperlukan 3 potong untuk setiap macam potongan kertas berwarna.

4) Pada ibu tangga, S mewakili molekul gula, dan P mewakili kelompok fosfat (lihat model DNA Watson crick pada Gambar 3.7).

5) Buatlah ibu tangga sebelah kiri, bacaan dari atas ke bawah: A T A C G G G C C G T A T C G

6) Lakukan langkah-langkah berikut ini.

(a) Tempatkan molekul

A (potongan kertas merah) di samping molekul gula (S) yang pertama. (b) Tempatkan molekul T disamping molekul gula (S) yang kedua dan seterusnya. (c) Lakukan dengan cara yang sama pada ibu tangga sebelah kanan untuk menyusun masing-masing anak tangga. Molekul A hanya dapat berpasangan dengan molekul T, dan molekul C hanya dapat berpasangan dengan molekul G. 7) Bagaimana peristiwa terjadinya replikasi DNA? Coba kamu bayangkan bahwa molekul DNA yang baru saja kamu buat sedang mengalami pembelahan. Anakanak tangga akan mengalami keretakan atau berpisah. Molekul A akan memisahkan diri dari molekul T, dan molekul C memisahkan diri dari molekul G. Ambil potongan-potongan kertas berwarna, dan letakkan potongan-potongan kertas tersebut pada masingmasing separuh dari anak tangga yang bersesuaian. Pertanyaan

1) Dari manakah sel-sel tersebut memperoleh molekulmolekul gula (S), fosfat (P), Adenin (A), Timin (T), Guanin (G), dan Cytosine (C)?

2) Apakah yang akan terjadi bila DNA yang baru tidak serupa dengan DNA yang lama? Apa yang dapat disimpulkan? Diskusikan hasil kelompokmu dengan kelompok lain.

Pembahasan Mengenai Pengertian Sandi Genetik | medsis | 4.5