Pelajaran Tentang Pengertian Ekosistem

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Pelajaran Tentang Pengertian Ekosistem

Pengertian Ekosistem – Pernahkah kalian berjalan-jalan di suatu persawahan di pagi hari? Selain tanaman padi, apakah kalian menemukan makhluk hidup lain? Apakah belalang, tikus, ular, katak, dan elang dapat kalian jumpai di tempat itu? Dapatkah kalian menemukan hubungan antara makhluk hidup tersebut? Lalu, bagaimana hubungan antara makhluk hidup tersebut dengan lingkungan hidupnya?

Pengertian Ekosistem

Pengertian Ekosistem

Pengertian Ekosistem – Betapa indahnya anugerah Tuhan ini. Bayangkan kalian berada di tengah-tengahnya. Sejukkah udara yang kalian rasakan? Tahukah kalian bahwa tanaman melepaskan oksigen ketika berfotosintesis? Tahukah kalian bahwa karbon dioksida yang kalian keluarkan sangat diperlukan oleh tumbuhan dalam proses fotosintesis? Ada hubungan timbal balik antara manusia, tumbuhan, dan tempat tumbuhnya. Interaksi atau hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya yang membentuk suatu sistem ekologi inilah yang disebut dengan ekosistem. Pada kenyataannya, makhluk hidup tidak dapat lepas dari lingkungannya, baik itu makhluk hidup lainnya (biotik) maupun makhluk tak hidup (abiotik).

Pengertian Ekosistem – Dengan interaksi antara kedua komponen tersebut, ekosistem akan selalu tumbuh berkembang sehingga menimbulkan perubahan ekosistem. Sumber utama ekosistem adalah cahaya matahari. Ketika kalian berjalan-jalan ke laut, kalian akan menemukan ekosistem laut. Demikian juga ketika kalian berjalan-jalan ke kebun, pegunungan, sungai, dan kolam, kalian akan menemukan ekosistem kebun, pegunungan, sungai, dan kolam. Apa sajakah satuan-satuan dalam ekosistem? Apa saja komponen penyusun ekosistem? Apakah keseimbangan ekosistem? Bagaimanakah saling ketergantungan antarmakhluk hidup? Mari kita simak uraian berikut ini.

Satuan-Satuan dalam Ekosistem

Pengertian Ekosistem – Ekosistem tersusun atas makhluk hidup dan makhluk tak hidup. Sebagai contoh, ekosistem sawah terdiri atas hewan dan tumbuhan yang hidup bersama-sama. Pada ekosistem sawah tersebut, terdapat rumput, tanaman padi, belalang, ulat, tikus, burung pemakan ulat, burung elang, dan masih banyak lagi. Dalam ekosistem, terdapat satuan-satuan makhluk hidup. Individu, populasi, komunitas, biosfer yang merupakan satuan makhluk hidup dalam satu ekosistem, dan sinar matahari sangat berperan terhadap kelangsungan hidup satuan-satuan ekosistem tersebut.

Pengertian Ekosistem

1. Individu Pernahkah kalian melihat seekor domba atau seekor ayam atau sebatang pohon mangga? Seekor domba atau seekor ayam dinamakan individu. Demikian juga dengan sebatang pohon mangga. Individu adalah satuan makhluk hidup tunggal. Dapatkah kalian menyebutkan individuindividu yang lainnya yang ada di sekitarmu?

2. Populasi Sekumpulan domba di padang rumput disebut dengan populasi domba. Sekumpulan ikan nila di dalam kolam air tawar disebut dengan populasi ikan nila. Jika di dalam kolam tersebut juga ditumbuhi sekumpulan tumbuhan teratai, berarti dalam kolam tersebut juga terdapat populasi tumbuhan teratai. Kumpulan individu-individu yang sama dapat membentuk populasi. Populasi adalah sekumpulan individu sejenis yang hidup dalam suatu habitat tertentu. Dari contoh di atas, dapatkah kalian menyebutkan contoh-contoh populasi yang lain?

Pengertian Ekosistem

a. Kepadatan Populasi Besarnya populasi ditunjukkan oleh jumlah individu di dalam suatu populasi per satuan luas. Besarnya populasi per satuan luas ini disebut kepadatan populasi. Misalkan, satu areal perkebunan murbai luasnya 1.000 m2 . Dalam kebun tersebut terdapat 1.000 pohon murbai dan 20.000 ekor ulat sutra. Itu berarti kepadatan populasi pohon murbai adalah 1.000 pohon/1.000 m2 atau 1 pohon/m2 dan kepadatan populasi ulat sutra adalah 20.000 ekor/1.000 m2 atau 20 ekor/m2 .

b. Perubahan Populasi Perubahan populasi dapat terjadi dari waktu ke waktu. Perubahan ini terjadi karena adanya pertambahan atau pengurangan jumlah populasi. Berkurang atau bertambahnya populasi ini dapat disebabkan oleh beberapa hal, misalnya, perubahan musim, imigrasi, ataupun emigrasi. Imigrasi adalah pertambahan populasi karena adanya kelahiran (natalitas) dan pendatang dari tempat yang lain, sedangkan emigrasi adalah berkurangnya populasi karena adanya kematian (mortalitas) dan perginya individu ke tempat yang lain.

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Populasi adalah sekumpulan individu sejenis yang hidup dalam suatu habitat tertentu. Kepadatan populasi adalah besarnya populasi per satuan luas. Perubahan populasi terjadi karena adanya pertambahan atau pengurangan jumlah populasi.

3. Komunitas Coba kalian perhatikan kolam ikan yang ada di rumah kalian atau teman kalian. Di dalam kolam ikan air tawar, terdapat sekumpulan ikan nila, sekumpulan tumbuhan teratai, sekumpulan ganggang hijau, dan sekumpulan katak. Sekumpulan populasi yang hidup dalam air tawar ini disebut sebagai komunitas kolam air tawar. Komunitas adalah sekumpulan berbagai macam populasi makhluk hidup yang hidup dalam suatu wilayah tertentu. Suatu komunitas tersusun dari semua populasi yang hidup dan saling berinteraksi antara satu dengan yang lain dalam suatu wilayah dan waktu tertentu.

4. Ekosistem Komunitas ikan air tawar selalu berhubungan dengan kolam ikan, air, udara, tanah, dan sinar matahari. Komunitas tidak dapat terlepas dari pengaruh lingkungan yang tidak hidup di sekitarnya. Antara komunitas dan lingkungan tak hidupnya terbentuk suatu interaksi atau hubungan yang saling memengaruhi satu sama lain dalam membentuk suatu sistem ekologi yang disebut ekosistem. Ekosistem adalah kesatuan komunitas dan lingkungan hidupnya yang saling berinteraksi dan membentuk hubungan timbal balik. Oleh karena itu, ekosistem disebut juga sistem lingkungan. Berdasarkan proses terjadinya, ekosistem dapat dibedakan menjadi dua, yaitu ekosistem alami dan ekosistem buatan. Ekosistem alami adalah ekosistem yang terbentuk karena pengaruh alam sekitar dan bukan karena campur tangan manusia, contohnya, sungai, laut, danau, hutan, dan gunung, sedangkan ekosistem buatan adalah ekosistem yang dibentuk oleh manusia, contohnya, kolam ikan, akuarium, waduk, dan sawah.

5. Biosfer Ekosistem mempunyai ukuran yang berbeda-beda. Ekosistem yang kecil akan membentuk ekosistem yang lebih besar. Seluruh ekosistem di muka bumi ini akan membentuk satu ekosistem yang lebih besar yang disebut biosfer.

Populasi Tujuan: Tujuan: Menghitung jumlah individu dan populasi yang menyusun suatu komunitas.

Alat dan Bahan: Alat dan Bahan: 1. tali kenur atau rafia, 2. patok kayu 4 buah, dan 3. kertas dan pensil. Cara Kerja: Cara Kerja: 1. Buatlah kelompok-kelompok kecil yang terdiri atas 4 – 5 siswa. Kemudian, pergilah ke lapangan rumput, kebun sekolah, atau halaman sekolah. 2. Tiap-tiap kelompok menentukan daerah pengamatan dengan cara melemparkan batu ke sembarang arah untuk dijadikan titik pusat pengamatan. 3. Setelah itu, buatlah bujur sangkar dengan ukuran 1 × 1 m2 dan batu tersebut dijadikan titik tengahnya. Tandailah bujur sangkar tersebut dengan tali kenur atau rafia dan patoklah agar tidak berubah ukurannya. 4. Amatilah apa saja yang ada dalam batasan bujur sangkar tersebut, lalu catatlah populasi makhluk hidup yang ada di dalam bujur sangkar dan hitunglah jumlah individu dalam tiap-tiap populasi. 5. Isikan dalam tabel pengamatan yang telah kalian buat berdasarkan macam individu yang kalian temukan! 6. Berapakah jumlah populasi makhluk hidup yang menyusun komunitas dalam petak bujur sangkar yang kalian amati? Berapakah jumlah populasi makhluk hidup yang menyusun komunitas dalam semua petak dalam satu lapangan rumput, kebun sekolah, atau halaman sekolah? 7. Hitung pula kerapatan per petak bujur sangkar. 8. Berdasarkan hasil pengamatanmu terhadap jumlah populasi yang ada di lapangan, kebun, atau halaman, bagaimana keanekaragaman populasinya? 9. Buatlah laporan untuk portofolio

Komponen Penyusun Ekosistem

Ekosistem tersusun dari komponen hidup (biotik) dan komponen tak hidup (abiotik). Antara kedua komponen tersebut saling berinteraksi. 1. Komponen Biotik Komponen biotik merupakan bagian ekosistem yang terdiri atas makhluk hidup, seperti tumbuhan, hewan, ataupun makhluk hidup pengurai. Berdasarkan fungsinya di dalam ekosistem, komponen biotik dibedakan menjadi tiga macam, yaitu produsen, konsumen, dan dekomposer (pengurai). Masing-masing mempunyai fungsi yang berbedabeda. Produsen berfungsi sebagai penghasil makanan, konsumen sebagai pemakan, dan dekomposer menjadi pengurainya.

a. Produsen Produsen merupakan makhluk hidup yang dapat menghasilkan bahan organik dari bahan anorganik yang sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup lainnya. Ingatkah kalian tentang fotosintesis yang dilakukan oleh tumbuhan? Semua tumbuhan berklorofil merupakan produsen karena dapat mengubah bahan anorganik menjadi bahan organik melalui proses fotosintesis. Fotosintesis dapat terjadi dengan bantuan cahaya matahari. Hasil fotosintesis berupa gula yang kemudian dapat diurai menjadi lemak, protein, karbohidrat, dan vitamin yang merupakan sumber energi bagi makhluk hidup lainnya.

b. Konsumen Konsumen merupakan makhluk hidup yang berperan sebagai pemakan bahan organik atau energi yang dihasilkan oleh produsen yang bertujuan untuk menjaga kelangsungan hidupnya. Singkatnya, konsumen adalah pemakan. Manusia, hewan, dan tumbuhan tak berklorofil merupakan konsumen karena tidak dapat mengubah bahan anorganik menjadi bahan organik sehingga manusia, hewan, dan tumbuhan tak berklorofil disebut konsumen. Dengan demikian, kehidupan konsumen sangat bergantung kepada produsen.

 

Pelajaran Tentang Pengertian Ekosistem | medsis | 4.5