Nilai – nilai keanekaragaman hayati

Untuk mendapatkan manfaat sebesar-besarnya dari
keanekaragaman hayati secara berkelanjutan, manusia
harus terus mempelajari keanekaragaman hayati. Manfaat
yang diperoleh dalam mempelajari keanekaragaman hayati,
antara lain:
1. mengetahui manfaat setiap jenis organisme;
2. mengetahui adanya saling ketergantungan di antara
organisme satu dengan lainnya;
3. memahami ciri-ciri dan sifat setiap organisme;
4. memahami adanya hubungan kekerabatan antar
organisme;
5. memahami manfaat keanekaragaman hayati dalam
mendukung kelangsungan hidup manusia.
Hingga saat ini berbagai bentuk keanekaragaman hayati terus
diselidiki. Di daerah hutan hujan tropis, seperti sebagian besar hutan
di Indonesia, diperkirakan terdapat jutaan spesies yang belum
teridentifikasi.

Nilai biologi
Kebutuhan pangan, sandang, obat-obatan, bahan bangunan, dan
oksigen hampir 100 % berkat jasa keanekaragaman hayati. Seluruh
penduduk dunia, kebutuhan makanannya bergantung kepada
tumbuhan dan hewan yang langsung diambil dari alam. Di Asia dan
Amerika Latin, menggunakan semua bagian dari pohon palem, seperti
memakan buahnya, menggunakan batang dan daunnya untuk bahan
bangunan, alat penyapu lantai, bahan bakar, memeras minyaknya
untuk memasak, obat-obatan, serta untuk penerangan. Para ilmuwan
dunia percaya bahwa sekitar 80.000 spesies tumbuhan dapat
dimakan. Namun, hanya sekitar 30 spesies saja yang mampu
menyediakan 90 % kebutuhan gizi manusia. Sebenarnya alam masih
menyimpan banyak keanekaragaman hayati yang belum tersentuh
atau tergali oleh tangan manusia, bahkan kemungkinan besar masih
banyak spesies-spesies yang sebenarnya jauh lebih berpotensi untuk
menghasilkan bahan kebutuhan manusia namun belum diketahui.
Banyak industri yang memerlukan bahan baku dari keanekaragaman hayati hewan dan tumbuhan. Industri benang memerlukan
beberapa jenis tumbuhan dan hewan. Tumbuhan ada yang diambil
batangnya, umbi, buah, bunga, daun, daging, susu, telur, dan lainlain. Industri kertas memerlukan jutaan ton batang tumbuhan, begitu
pula industri obat-obatan dan kosmetik memerlukan berbagai jenis
hewan dan tumbuhan yang memiliki khasiat tertentu.
2. Nilai pendidikan
Di dalam tubuh makhluk hidup tersimpan sumber gen yang
secara alami telah sesuai dengan alamnya. Oleh sebab itu, lestarinya
keanekaragaman hayati merupakan syarat mutlak untuk tetap
menjaga tersedianya plasma nuftah atau sumber gen. Ini berarti
memberi peluang untuk mengembangkan penelitian demi pemulihan
keanekaragaman hayati yang belakangan ini cenderung mengalami
penyusutan.
3. Nilai estetika dan budaya
Keanekaragaman hayati juga memberikan pemandangan alam
yang indah. Tidak mengherankan apabila para wisatawan
mancanegara senang berkunjung ke kawasan hutan alam, sungai,
Biologi Kelas X untuk Siswa SMA – MA
2 8
arung jeram, dan laut yang masih alami. Tidak sedikit
keanekaragaman hewan mempunyai bentuk fisik yang
bagus atau perilaku yang lucu, menjadi incaran koleksi
manusia. Hewan-hewan yang memiliki sifat tersebut dapat
mendatangkan hiburan bagi manusia.
4. Nilai ekologi
Keberadaan keanekaragaman hayati pada suatu
daerah sangat berperan besar untuk menjaga proses
ekosistem, seperti daur zat, dan aliran energi. Di samping
itu, keberadaan keanekaragaman hayati, khususnya
keanekaragaman tumbuhan, mempunyai peran besar dalam
menjaga tanah dari erosi dan terjaganya proses fotosintesis.
Dalam skala luas, keanekaragaman tumbuhan menjaga
daerah aliran sungai serta stabilitas iklim.
5. Nilaireligius
Keanekaragaman hayati juga memiliki fungsi untuk
mengingatkan kita akan kebesaran Tuhan yang telah
menciptakan alam raya ini dengan keindahan yang tiada tara.

Nilai – nilai keanekaragaman hayati | medsis | 4.5