Nikmatnya Mencari Ilmu dan Indahnya Berbagi Pengetahuan

Ilmu adalah cahaya kehidupan. Ilmu ibarat cahaya yang menyinari dalam kegelapan
yang menunjukkan arah menuju jalan yang ditempuh. Tanpa ilmu seseorang akan
tersesat jauh ke dalam jurang kebodohan. Dengan ilmu pengetahuan jarak yang jauh
terasa dekat, waktu yang lama terasa singkat, pekerjaan yang berat menjadi ringan.
Dengan ilmu manusia memperoleh segala yang ia cita-citakan. Ilmu adalah sumber
kehidupan. ilustrasi-_121211153535-362
Alam raya yang Allah ciptakan ini, penuh dengan berbagai macam rahasia yang
dikandungnya. Bumi, langit, laut, dan yang ada di sekitarnya adalah bagian dari
alam raya yang harus dimanfaatkan untuk kepentingan bersama. Bagaimana dapat
mengetahui rahasia yang ada di perut bumi, di dalam lautan, dan di ruang angkasa
jika tidak melalui ilmu pengetahuan? Maka, sungguhlah tepat Allah Swt. menjadikan
manusia sebagai wakil-Nya di muka bumi ini, karena manusia memiliki potensi
pengetahuan untuk mengelola, mengurus, dan memanfaatkan alam raya yang Ia
ciptakan.
Agama Islam memandang bahwa ilmu pengetahuan adalah hal yang sangat
penting. Orang-orang yang memiliki pengetahuan Allah Swt. janjikan dengan derajat
yang tinggi di sisi-Nya, apalagi di sisi manusia lainnya. Demikian pula Rasulullah
saw. yang menganjurkan setiap umat Islam agar menuntut ilmu setinggi-tingginya.
Rasulullah menyatakan bahwa orang-orang yang menuntut ilmu sama besar
pahalanya dengan orang yang berjihad di jalan Allah. Bahkan ia memerintahkan agar
menuntut ilmu tidak hanya dilakukan di negeri terdekat saja, tetapi ia memerintahkan
mencari ilmu walau harus dengan jarak yang sangat jauh. “Carilah ilmu hingga ke negeri Cina!” Demikian sabdanya sebagai motivasi kepada umat Islam untuk selalu
bersemangat dalam menuntut ilmu.

Nikmatnya Mencari Ilmu dan Indahnya Berbagi Pengetahuan | medsis | 4.5