Neraca Sisa atau Daftar Sisa Trial Balance

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Neraca Sisa atau Daftar Sisa Trial Balance

Setelah disusun posting atau pemindahbukuan dari jurnal ke buku besar, baik buku besar utama maupun buku besar pembantu, maka langkah berikutnya adalah menyusun sebuah daftar yang dinamakan Neraca Sisa atau Daftar Sisa. Neraca sisa atau daftar sisa adalah daftar tempat mencatat saldo-saldo yang terdapat pada setiap perkiraan buku besar yang disusun setiap akhir periode. Saldo-saldo yang terdapat pada perkiraan buku besar, pada dasarnya merupakan saldo normal tiap perkiraan, di antaranya sebagai berikut. 1. Untuk perkiraan harta, mempunyai saldo normal debit. 2. Untuk perkiraan utang atau kewajiban, mempunyai saldo normal kredit. 3. Untuk perkiraan modal, mempunyai saldo normal debit. 4. Untuk perkiraan pendapatan, mempunyai saldo normal kredit. 5. Untuk perkiraan beban, mempunyai saldo normal kredit.

Neraca Sisa atau Daftar Sisa Trial Balance

Neraca Sisa atau Daftar Sisa Trial Balance

Rangkuman

• Perusahaan dagang adalah perusahaan yang bergerak di bidang pembelian barang dagangan (produk jadi/finished goods) dan menjualnya kembali tanpa merubah bentuk dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan (laba). • Barang dagangan (merchandise inventory) adalah barang yang dibeli perusahaan untuk dijual kembali. • Syarat penyerahan barang ada dua, yaitu: 1. FOB Shipping Point (franco gudang penjual) 2. FOB Distinationt Point (franco gudang pembeli) • Syarat pembayaran barang antara lain: 1. Tunai atau kontan 2. n/30 3. n/EOM (End of Month) 4. n/10 EOM 5. 2/10, n/30 • Akun-akun khusus perusahaan dagang: 1. Akun pembelian barang 2. Akun penjualan barang 3. Akun retur pembelian dan pengurangan harga 4. Akun retur penjualan dan pengurangan harga 5. Akun utang dagang 6. Akun piutang dagang 7. Akun potongan pembelian 8. Akun potongan penjualan 9. Akun beban angkut penjualan • Metode pencatatan persediaan barang dagangan: 1. Metode fisik atau periodik (Physical Inventory Method) 2. Metode perpetual atau terus-menerus (Perpetual Inventory Method) • Jurnal khusus (special journal) adalah jurnal yang dirancang secara khusus untuk mencatat transaksi yang bersifat sama dan sering terjadi atau berulang-ulang, dengan tujuan agar dapat bekerja secara efektif dan efisien. • Jurnal khusus dalam akutansi perusahaan dagang terdiri atas empat macam: 1. jurnal penerimaan kas, 2. jurnal pengeluaran kas, 3. jurnal pembelian, 4. jurnal penjualan. • Jurnal umum (jurnal memorial) adalah buku jurnal yang digunakan untuk mencatat semua transaksi yang tidak dapat dicatat dalam keempat jurnal khusus (jurnal penerimaan kas, jurnal pengeluaran kas, jurnal pembelian, dan jurnal penjualan). • Transaksi yang dicatat dalam jurnal umum antara lain: 1. transaksi lain yang tidak dapat dicatat dalam jurnal khusus, 2. ayat jurnal penyesuaian (adjustment entry), 3. ayat jurnal koreksi (correcting entry), 4. ayat jurnal penutup (closing entry), 5. ayat jurnal pembalikan (reversing entry). • Perbedaan antara jurnal khusus dengan jurnal umum antara lain: 1. jurnal umum biasanya terdiri atas dua kolom, sedangkan jurnal khusus terdiri atas banyak kolom, 2. jurnal umum untuk mencatat transaksi yang bersifat insidental, sedangkan jurnal khusus untuk mencatat transaksi yang bersifat sama atau sering terjadi. • Dalam perusahaan dagang terdapat dua macam buku besar, yaitu: 1. buku besar utama (ledger), 2. buku besar pembantu (subsidiary ledger).

Di bawah ini adalah transaksi yang terjadi pada PD UTARA untuk bulan Februari 2006.

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Februari 1 Puspitasari pemilik perusahaan menginvestasikan uang tunai Rp33.000.000,00 dalam perusahaan, yang disetorkan ke dalam rekening bank perusahaan. 3 Dibayar sewa kantor bulan Februari 2006 sebesar Rp200.000,00 dengan cek nomor 105. 4 Penjualan tunai barang dagangan seharga Rp1.600.000,00. 7 Dibeli peralatan kantor seharga Rp500.000,00 dari PT Adem Surabaya dengan cek nomor 106. 8 Dibayar utang kepada Tuan Hambali sebesar Rp1.200.000,00 dengan cek nomor 107, dikurangi potongan 2%. 10 Dibayar beban pemasangan iklan pada suatu harian ibu kota sebesar Rp200.000,00 dengan cek nomor 108. 12 Diterima pelunasan piutang dari CV Duhai Surabaya sebesar Rp1.200.000,00, dikurangi potongan 2%. 16 Diterima pembayaran piutang dari CV Jendela Surabaya sebesar Rp1.500.000,00, dikurangi potongan 2%. 20 Diambil uang tunai untuk keperluan pribadi pemilik sebesar Rp1.000.000,00 dengan cek nomor 109. 23 Dibayar kepada PT Rinjani atas pembelian barang sebesar Rp2.000.000,00 dengan potongan 3%, dibayar dengan cek nomor 110. 25 Penjualan tunai barang dagangan seharga Rp2.400.000,00. 27 Diterima pelunasan wesel dari Tuan Yogi Surabaya sebesar Rp2.400.000,00 ditambah bunga sebesar Rp4.000,00. 28 Dibayar gaji pegawai bulan Februari 2006 sebesar Rp2.400.000,00 dengan cek nomor 111. Diminta: Catatlah transaksi tersebut ke dalam jurnal penerimaan kas dan jurnal pengeluaran kas!

 

Neraca Sisa atau Daftar Sisa Trial Balance | medsis | 4.5