Menuliskan Isi Siaran Berita Radio Atau Televisi Yang Baik

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Menuliskan Isi Siaran Berita Radio Atau Televisi Yang Baik

Menuliskan Isi Siaran

Menuliskan Isi Siaran

Menuliskan isi siaran berita radio atau televisi

Menuliskan Isi Siaran – Mendengarkan berita radio, membaca media cetak, melihat tayangan media elektronik visual merupakan bentuk-bentuk kegiatan yang dapat dijadikan sarana menyerap informasi sebanyak-banyaknya. Informasi pun dapat diperoleh dari orang lain secara langsung, misalnya dari guru di depan kelas. Perhatikan penggalan informasi dari media elektronik di bawah ini! Saudara pendengar, mulai diberlakukannya Surat Keputusan (SK) Menteri Perindustrian dan Perdagangan (Memperindag) Nomor 33 Tahun 2003 tentang Eksportir Terdaftar Produk Industri Kehutanan (ETPIK) bulan ini, ternyata dimanfaatkan oknum-oknum tertentu dari sebuah lembaga swasta untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Mereka mengirim surat kepada sejumlah perusahaan perdagangan di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang isinya menyebutkan bahwa perusahaan-perusahaan ini dapat memperoleh sertifikat pengakuan ETPIK dari Dirjen Perdagangan Luar Negeri dan Departemen Perindustrian dan Perdagangan (Deperindag) kalau bersedia menyerahkan uang 3 – 5 juta rupiah kepada pengirim surat. Lintas Nasional TVRI.

Menuliskan Isi Siaran – Informasi penting dari penggalan berita di atas sebagai berikut. Pemberlakuan SK No.33 tentang ETPIK di Jawa Tengah dan Yogyakarta disalahgunakan oleh oknum-oknum sebuah lembaga swasta untuk menipu beberapa perusahaan perdagangan.

Menuliskan Isi Siaran – Menyusun pengalaman pribadi 1. Menyampaikan pengalaman pribadi secara lisan Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika kita menyajikan cerita lucu, yaitu a. bersikaplah wajar, tidak dibuat-buat, dan tenang; b. jika perlu, sertai dengan akting/gerakan yang lucu; c. gunakan kata-kata lucu; d. upayakan untuk tidak salah ucap, tersendat, dan gugup pada saat menyampaikan bagian yang lucu; e. hindari materi yang bersifat sara dan menyinggung pihak lain; f. sesuaikan dengan suasana dan situasi; g. pilih humor atau cerita lucu yang berkualitas (bermoral, bernilai, berwawasan, atau mendidik); h. perhatikan perubahan raut muka atau ekspresi ketika bercerita agar mendukung kejenakaan.

Menuliskan Isi Siaran – Simaklah berita berikut yang dibacakan temanmu di depan kelas!

”Pemirsa, satu lagi anak berumur empat setengah tahun meninggal dunia karena demam berdarah. Peter, nama anak itu, meninggal di rumah sakit Budi Asih, Jakarta. Anak mungil yang dua hari lalu masih terlihat ceria bermain bersama teman-teman sebaya itu sempat dirawat sehari di rumah sakit yang terletak di depan rumahnya. Semula Peter didiagnosa menderita gejala tifus, tetapi ketika panas badannya tak kunjung turun dan kemudian diadakan pemeriksaan ulang, ia dinyatakan positif demam berdarah. Di rumahnya, Caterine tak kuasa menahan sedih sehingga sering pingsan dan terlihat shock. Peter adalah anak kedua keluarga Marpaung dan Caterine.” Metro TV, 16 Februari 2004

Menuliskan Isi Siaran

2. Menanggapi pengalaman pribadi yang disampaikan Anda telah menyimak pengalaman yang mengharukan dan lucu. Terhadap kedua kabar tersebut, coba lakukan hal-hal berikut secara lisan! a. Bagaimana pendapat Anda terhadap kasus kematian Peter? b. Bagaimana pendapat Anda terhadap kasus pecahnya guci kuno?

Menyusun ringkasan isi teks 1. Menemukan ide pokok paragraf dalam teks Ide atau gagasan pokok bacaan atau teks adalah ide atau pikiran yang menjadi inti atau pokok pembicaraan dalam bacaan. Ide pokok biasanya dirumuskan dalam bentuk kalimat tunggal. Kalimat tunggal atau kalimat sederhana adalah kalimat yang hanya memiliki satu pola yang setidaknya mengandung dua unsur wajib subjek (S) dan predikat (P). Kebalikan kalimat tunggal adalah kalimat luas/kalimat majemuk/kalimat kompleks.

Carilah minimal tiga teks mengenai kesehatan dan keselamatan kerja! 1. Bacalah dan rumuskan gagasan pokok teks-teks tersebut! 2. a. Tuliskan sedikitnya tiga kalimat dari dalam teks yang berupa kalimat tunggal! b. Tuliskan sedikitnya tiga kalimat dari dalam teks tersebut yang berupa kalimat majemuk! 3. Rumuskan ide pokok beberapa paragraf teks tersebut dalam bentuk kalimat tunggal!

2. Membuat ringkasan isi teks dalam beberapa kalimat yang runtut Langkah-langkah membuat ringkasan adalah sebagai berikut. a. Membaca teks secara keseluruhan hingga memahami isinya. b. Mencatat topik teks. c. Mencatat topik-topik paragraf. d. Menemukan kata hubung antarkalimat (konjungtor). e. Mengubah topik-topik paragraf menjadi kalimat. f. Merangkai kalimat-kalimat (topik-topik) tersebut dengan kata hubung yang tepat hingga menjadi sebuah ringkasan. Perlu Anda perhatikan bahwa volume ringkasan maksimal seperlima teks asli.

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Mengembangkan paragraf deskripsi 1. Paragraf deskripsi Paragraf deskripsi dikembangkan dengan cara melukiskan, menggambarkan, atau memerikan suatu peristiwa atau objek hasil pengindraan (dalam hal ini pengamatan) sehingga pembaca diajak seolah-olah melihat atau merasakan sendiri peristiwa atau objek tersebut. Paragraf atau wacana deskripsi memiliki ciri-ciri atau karakteristik, yaitu a. pada umumnya bersifat nonilmiah/fiksi, b. menggambarkan atau melukiskan objek tertentu, c. bertujuan agar pembaca seolah-olah melihat sendiri objek yang digambarkan tersebut. Tema atau topik-topik yang dapat dikembangkan menjadi wacana atau paragraf deskripsi di antaranya mengenai pemandangan alam, anggunnya penampilan seseorang, perasaan sayang seseorang terhadap benda/orang lain. Dalam menyusun karangan deskripsi, perlu diperhatikan hal-hal berikut. a. Keruntutan, keselarasan, dan kesesuaian antara bagian satu dengan bagian lain sehingga deskripsi tersebut enak dibaca. b. Keterperincian, penguraian objek sampai ke bagian/hal yang sekecil-kecilnya. c. Kelogisan bahasa yang digunakan, terutama kalimat harus masuk akal, meskipun objek yang digambarkan merupakan objek khayalan. Contoh deskripsi suasana diri Jam dinding menunjukkan pukul 23.00 WIB. Tidak ada orang lalu lalang di depan rumahku. Depan rumah tampak terang namun belakangan gelap gulita. Seisi rumahku tertidur lelap, selain diriku. Tak ada suara sekecil pun hanya detak jam dinding yang menemaniku. Badanku telah lama kurebahkan di atas tempat tidur, tapi sayang tak bisa diam. Miring ke kanan miring ke kiri entah beberapa kali. Mata juga tak mau kompromi. Kupejamkan, dia berontak ingin tebuka. Berulang kali merem melek, kelap-kelip seperti lampu kehabisan minyak.

2. Menyusun kerangka paragraf deskripsi Topik: Taman depan sekolahku a. Bentuk taman b. Luas taman c. Jenis taman Kerangka tersebut mengarah ke deskripsi parsial atau lokal. 3. Mengembangkan kerangka menjadi paragraf deskripsi

Kemampuan Bersastra 

Tujuan Pembelajaran: Anda diharapkan dapat menceritakan kembali isi cerpen yang dibaca dengan kata-kata sendiri, mengungkapkan hal-hal yang menarik, mendiskusikan unsur-unsur intrinsik cerpen yang dibaca, serta mengidentifikasi kalimat langsung dan tidak langsung dalam cerpen.

2. Mengungkapkan hal-hal yang menarik atau mengesankan Setiap cerpen memiliki daya tarik tersendiri, sebaliknya si pembaca akan terkesan terhadap isi cerpen tersebut. Terhadap cerpen yang sama, kemungkinan lain pembaca lain pula kesan yang ia tangkap.

3. Mendiskusikan unsur-unsur intrinsik cerpen yang dibaca Unsur intrinsik cerpen adalah unsur-unsur yang berada di dalam cerpen yang saling berkaitan sehingga membentuk kesatuan. Unsur intrinsik cerpen meliputi tema, karakteristik, plot/alur cerita, setting atau latar cerita, gaya bahasa, konflik, sudut pandang, dan amanat. Untuk lebih memahami isi cerpen ”Siang di Sebuah Restoran”, lakukan analisis unsur intrinsiknya!

4. Mendefinisikan kalimat langsung dan tidak langsung dalam cerpen Kalimat langsung adalah kalimat yang diucapkan langsung si pembicara, diucapkan orang pertama kepada orang kedua. Adapun kalimat tidak langsung adalah kalimat atau ujaran orang pertama tersebut yang diucapkan orang kedua atau orang lain kepada orang ketiga. Contoh kalimat langsung ”Baru jam sembilan kok sudah pulang, Kak ?” tanya Andi kepada kakaknya, Anton. Contoh kalimat tidak langsung Andi menanyai kakaknya, Anton, mengapa baru jam 09.00 sudah pulang

1. Tulis dan ucapkan sedikitnya lima buah kalimat langsung yang terdapat pada cerpen ”Siang di Sebuah Restoran”! 2. Ubahlah kalimat langsung tersebut menjadi kalimat tidak langsung!

Rangkuman

1. Dalam menuliskan isi berita radio/televisi yang didengarnya, perlu menyebutkan rumus 5W + 1H. 2. Menyampaikan pengalaman pribadi yang lucu atau haru perlu memerhatikan: sikap tenang, akting, nonsara, isi bermoral, raut muka. 3. Ide atau pikiran yang menjadi inti atau pokok pembicaraan dalam bacaan disebut ide gagasan pokok bacaan. Ide pokok biasanya ditulis dalam kalimat tunggal. 4. Paragraf deskripsi adalah paragraf yang melukiskan sesuatu secara rinci sehingga pembaca seolah-olah merasakan (melihat, mendengar, dan sebagainya) sendiri peristiwa tersebut. 5. Dalam menceritakan kembali isi cerpen perlu memerhatikan: unsur intrinsik apakah sudah sesuai dengan isi cerpen; menggunakan sudut pandang orang ketiga; serta menggunakan bahasa sendiri.

Refleksi

Setelah mempelajari materi pelajaran 2 ini diharapkan Anda memiliki perilaku sebagai berikut. 1. Suka mendengarkan berita radio/televisi atau mencatat unsur 5W + 1H. Sebaiknya tidak menomorduakan berita radio/televisi. 2. Sikap humor selain serius perlu ditanamkan pada diri Anda. Untuk menggugah kepedulian terhadap sesama, sampaikan berita haru kepada orang lain. 3. Berlatih membaca dan menuliskan ide pokok. Hindari menuliskan ide pokok paragraf dalam kalimat majemuk. 4. Untuk menajamkan pancaindra, lihatlah lingkungan Anda, kemudian Anda tulis hasil salah satu pengindraan (penglihatan atau penciuman atau yang lain). 5. Gemar membaca cerpen pada waktu luang.

Menuliskan Isi Siaran Berita Radio Atau Televisi Yang Baik | medsis | 4.5