Mendengarkan dan Mencatat Pokok-pokok Sambutan

Berikut ini adalah contoh sambutan yang disampaikan Kepala Sekolah di hadapan guru dan orang tua murid. pidat

Assalamualaikum wr.wb.,

salam sejahtera. Yang terhormat Bapak/Ibu wali murid dan Bapak/Ibu Guru. Syukur alhamdulillah kita panjatkan ke hadirat Tuhan. Berkat rahmat dan karunia-Nya kita dapat berkumpul hari ini di sini dalam rangka pertemuan orang tua, guru, dan kepala sekolah. Hadirin yang berbahagia, adapun maksud diadakannya pertemuan ini untuk menyampaikan kepada orang tua murid dan guru tentang masalah yang sering muncul belakangan ini, yaitu perkelahian antarpelajar.

Akhir-akhir ini, sering terjadi perkelahian pelajar yang menimbulkan korban. Ada yang luka-luka, dirawat, bahkan meninggal. Ibu-ibu dan Bapak-bapak yang saya hormati, sebagai pencegahan agar peristiwa yang tidak kita inginkan itu tidak terjadi di lingkungan sekolah, marilah kita selaku orang tua, guru, dan kepala sekolah bersama-sama membina, mengawasi, dan membimbing anak kita secara baik sehingga mereka menjadi anak yang berakhlak dan mau menjauhi perbuatan yang tidak terpuji, anti terhadap tindakan brutal dan kekerasan.

Perlu Ibu-ibu dan Bapak-bapak ketahui, perkelahian yang sering terjadi ini membuat anak-anak kita tidak nyaman, was-was, dan takut sewaktu berangkat dan pulang sekolah. Dan yang lebih mengkhawatirkan, justru yang kena sasaran adalah pelajar yang lugu, baik, dan tidak terlibat perkelahian. Ibu-ibu dan Bapak-bapak yang saya hormati, kami sebagai kepala sekolah dan guru sudah berkali-kali menasihati, baik di kelas maupun pada saat upacara bendera hari Senin agar mereka berhati-hati dan menghindari perkelahian. Karena sering, mereka sudah sangat hafal dengan nasihat itu, bahkan sudah bosan. Entah mereka dengarkan, entah tidak mereka dengarkan lagi, kami tidak tahu. Kami pun sudah menetapkan sanksi-sanksi, tidak hanya berupa surat peringatan, tetapi juga berupa hukuman, dikeluarkan bagi yang terlibat perkelahian. Namun, masih ada juga siswa yang terpancing untuk terlibat perkelahian. Inilah yang sangat mengkhawatirkan kami jika dicegah dan diantisipasi. Jadi, Ibu-ibu dan Bapak-bapak, marilah kita tidak henti-hentinya memberikan nasihat kepada anak kita. Kami serahkan pengawasan dan bimbingan di luar sekolah kepada orang tua. Adapun di sekolah, kami pun berusaha sedemikian rupa sehingga apa yang kita khawatirkan tidak terjadi. Anak Ibu dan Bapak adalah anak kami juga.

Harapan kita hanya satu, yaitu mendidik anak menjadi orang yang berpendidikan, berprestasi, dan berbudi pekerti luhur. Kami akhiri sambutan ini. Atas perhatian dan kerja sama Ibu dan Bapak, kami mengucapkan terima kasih. Wassalamualaikum wr.wb. Kepala Sekolah

Mendengarkan dan Mencatat Pokok-pokok Sambutan | medsis | 4.5