Memberikan Dukungan atau Persetujuan Latar Cerita Rakyat

Memberikan Dukungan atau Persetujuan Latar Cerita Rakyat

Memberikan Dukungan – Dalam kegiatan diskusi, Anda dituntut untuk berperan aktif. Meskipun Anda hanya sebagai peserta diskusi, Anda bisa menyampaikan tanggapan atas apa yang sedang dibahas di forum diskusi, karena pada dasarnya forum diskusi merupakan suatu bentuk tukar pikiran. Dalam pelajaran ini, Anda akan belajar menyampaikan tanggapan dalam diskusi. Selain itu, Anda akan belajar membaca grafik atau tabel, kemudian merangkum seluruh isinya dengan cara membaca memindai. Andapun akan belajar menulis naskah pidato dan mendengarkan cerita rakyat.

Memberikan Dukungan

Memberikan Dukungan

Memberikan Dukungan

Memberikan Dukungan atau Persetujuan

Memberikan Dukungan – Dalam kehidupan sehari-hari, begitu banyak informasi yang kita dapatkan. Berbagai media, baik itu media cetak atau media elektronik menyediakan informasi dari berbagai belahan penjuru dunia setiap harinya. Informasi yang Anda dapatkan itu kadang ada yang bertentangan dengan pemikiran Anda dan ada juga yang sesuai dengan pemikiran Anda. Jika informasi yang Anda dapat tidak sesuai dengan pemikiran Anda, mungkin sebuah kritik akan langsung keluar dari mulut Anda. Sementara itu, jika informasi yang didapat sudah sesua dengan pemikiran Anda, tentunya Anda akan memberikan dukungan atau persetujuan terhadap informasi yang Anda dapatkan tersebut.

Untuk memberikan dukungan atau persetujuan terhadap sebuah artikel, sebaiknya Anda pahami terlebih dahulu artikel yang disajikan, kemudian datalah setiap informasi yang terdapat pada artikel yang Anda baca, sertakan juga sumbernya. Jika informasi yang Anda data dirasa cukup, rumuskanlah pokok persoalan yang sedang menjadi perbincangan, perdebatan umum di masyarakat. Kemukakan apa isunya, siapa yang memunculkan, kapan dimunculkan, apa latar belakangnya, dan sebagainya. Hal ini dilakukan agar anda dapat memberikan dukungan atau persetujuan secara runtut. Setelah langkah-langkah tadi Anda kerjakan, barulah Anda dapat memberikan dukungan atau persetujuandengan bukti pendukung yang disertai alasan.

Memberikan Dukungan

Membaca Tabel atau Grafik

Pada saat Anda mencari informasi melalui bacaan, mungkin Anda pernah menemukan penjelasan berupa tabel atau grafik. Tabel atau grafik digunakan untuk membantu mempermudah dan memperjelas hal-hal yang diterangkan dalam tulisan. Dengan memahami tabel atau grafik, Anda dapat dengan cepat menyerap informasi lebih banyak dalam waktu yang singkat. Kegiatan membaca tabel atau grafik termasuk ke dalam kegiatan membaca scanning (memindai).

Tabel tersebut berisi data dan keterangannya mengenai absensi (ketidakhadiran) karyawan PT Mega Mendung mulai 2000–2003. Berdasarkan tabel tersebut dapat diperoleh informasi bahwa jumlah absen tertinggi terjadi pada 2000 dan 2002. Hal ini dapat dilihat dari data jumlah karyawan dan jumlah hari efektif sebagai indikasinya.

Latihan Pemahaman

1. Bacalah bacaan berikut dengan cermat.

Sejumlah Buruh di Rungkut Keluhkan Besarnya UMK 

Sore itu, suasana di kawasan industri Rungkut Surabaya, cukup ramai oleh bubaran buruh, yang setelah satu hari bekerja di kawasan industri tersebut. Ada yang berjalan kaki, naik sepeda, motor, dan ada pula yang naik angkutan umum. Di sebuah halte bus, beberapa buruh tampak berincang-bincang. Percakapan yang muncul tidak lain adalah rencana penerapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) mulai 1 Januari 2004. Perbincangan di antara buruh adalah seputar besar an UMK yang diterapkan untuk Surabaya. “Kok kecil sekali ya, padahal kebutuh an keluarga terus mening kat,” kata Ningsih, buruh pabrik rokok di kawasan industri Surabaya. Kawan Ningsih ber nama Ratna menimpali. “Iya ya, kalau hidup di Surabaya dengan gaji sebesar itu, tidak akan cukup. Belum lagi, kalau ada keperluan lain-lain. Rasanya tidak adil,” ujarnya. Kekecewaan tampak pada Ningsih dan Ratna. Buruh yang lain juga merasakan hal yang sama. UMK Rp550.700,00 adalah nilai yang sangat kecil. Sementara, kebutuhan keluarga terus meningkat. Dia mengaku masih beruntung men dapatkan UMK sebesar itu. Akan tetapi bagaimana dengan daerah lain, seperti Magetan dan Pacitan, yang nilainya sangat jauh dari harapan mereka. “Memang kebutuhan tidak sama antara satu daerah dengan daerah lain, namun kalau melihat kebutuhan keluarga seperti sekarang seharusnya buruh diberikan gaji yang besar,” katanya Berikut data Upah Minimum Kabupaten/ Kota (UMK) di 10 dari 38 Kabupaten di Jawa Timur 2004 berdasarkan Keputusan Gubernur No. 188/273/KPTS/013/2003.

Para buruh hanya dapat merenungi saja. Sebab, tidak mungkin dapat me lakukan protes seperti pada masa se belumnya. Apalagi, UMK ini ditetapkan berdasar kan pertimbangan dari organisasi buruh yang ada di Jawa Timur sehingga buruh hanya dapat menerima. UMK se besar Rp550.700,00 bagi Ningsih yang me miliki satu putra, hanya cukup buat makan. Adapun untuk mem bayar kon tra k an rumah Ningsih me ngaku meng gan tungkan pada suami nya yang bekerja di perusahaan lain. “Kalau tidak didukung dengan suami, gaji sebesar itu jelas tidak mencukupi untuk kebutuhan keluarga. Apalagi, kalau sudah punya anak, dapat dibayangkan. Kita ini se makin hari kok semakin susah,” keluhnya. Baik Ratna maupun Ningsih sangat berharap, pemerintah memerhatikan nasib buruh. Selama ini buruh dianggapnya sebagai pelengkap, padahal buruh merupakan elemen masyarakat yang mam pu menggerakkan roda ekonomi. Jika buruh mogok kerja, kerugian perusaha an cukup besar. Kadangkala perusahaan meng anggap sepele keberadaan mereka. “Sudah saatnya buruh harus diper hitung kan, seperti halnya buruh-buruhnya di negara lain,” katanya. Mereka berharap agar organisasi-organisasi buruh di Indonesia dapat bersatu dalam mem perjuangkan hak-hak buruh. Sebab, ada juga organisasi buruh yang tidak jelas arah dan tujuan. Malah ada yang berusaha mengajak buruh mogok, tetapi isu yang dibawa lebih bermuatan politik. Sumber: Harian Media Indonesia, 30 Desember 2003

2. Setelah membaca bacaan tersebut, ke mukakan lah masalah yang menjadi pokok bahasan. 3. Berdasarkan tabel dalam bacaan, daerah manakah yang memiliki UMK paling tinggi? Selain itu, daerah mana yang memiliki UMK paling rendah? Kemudian, daerah mana sajakah yang memiliki UMK sama dan berapa jumlahnya? 4. Mengapa UMK di setiap daerah di Jawa Timur tersebut berbeda-beda? 5. Buatlah kesimpulan isi tabel yang ada dalam bacaan “Sejumlah Buruh di Rungkut Keluhkan Besarnya UMK”. Kemukakanlah kesimpulan isi tabel tersebut.

Menulis Naskah Pidato

Anda tentu sering melaksanakan upacara bendera di sekolah, bukan? Dalam upacara itu, Anda tentu sering pula mendengarkan arahan-arahan yang disampaikan oleh pembina upacara. Biasanya, orang yang bertindak sebagai pembina upacara itu adalah guru Anda. Nah, kegiatan menyampaikan arahan-arahan yang disampaikan oleh pembina upacara itu disebut sebagai pidato. Berpidato merupakan salah satu kegiatan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berbicara. Namun, agar pidato tersebut lebih terarah, kita dapat menyusun naskahnya terlebih dahulu. Ada beberapa peristiwa saat akan berpidato dan menulis teks pidato, yakni sebagai berikut.

1. Menentukan topik dan tujuan pidato Pokok atau topik dan tujuan pembicara dalam suatu pidato merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Pokok atau topik pembicaraan merupakan persoalan yang dikemukakan, sedangkan tujuan pembicaraan berhubungan dengan tanggapan yang diharapkan dari para pendengar berkenaan dengan persoalan yang dikemukakan itu. 2. Menganalisis pendengar dan situasi Menganalisis situasi dan pendengar terlebih dahulu jauh sebelum membuat naskah pidato perlu dilakukan agar pembicaraan dapat mencapai tujuannya. Misalnya, menganalisis dahulu maksud pengunjung mendengarkan uraian, susunan acara, tempat pembicaraan berlangsung, usia, pekerjaan, serta pendidikan pendengar. 3. Mengumpulkan bahan Bahan-bahan yang dikumpulkan harus berhubungan dengan persoalan atau topik yang akan dibahas. Lebih lengkap bahan yang diperoleh akan memperlancar pembi cara dalam menyusun suatu naskah. 4. Membuat kerangka uraian Kerangka uraian yang dibuat itu sebaiknya terperinci dan tersusun baik. Dengan demikian, akan memudahkan kita dalam menyusun naskah pidato. 5. Mengembangkan kerangka uraian Naskah pidato disusun berdasarkan kerangka yang telah dibuat sebelumnya. Pergunakanlah kata-kata yang tepat, penggunaan kalimat yang efektif, pemakaian istilah dan gaya bahasa yang dikehendaki sehingga dapat memperjelas uraian.

Menurut sifat isinya, ada pidato pembukaan, pidato laporan, pidato pengarahan, dan pidato peresmian atau sambutan. Pada umumnya, pidato pembukaan singkat sekali dan disampaikan oleh pemandu acara. Pidato laporan juga singkat dan hanya melaporkan hal-hal yang penting, tidak menggunakan basa-basi. Pidato pengarahan bermaksud mengarahkan suatu pertemuan, pengarahan suatu keputusan atau penyusunan suatu program. Pidato peresmian biasanya dilakukan oleh pejabat atau seseorang yang ditokohkan dan berpengaruh. Setelah Anda dapat menentukan topik sesuai dengan tujuan pidatonya, langkah berikutnya adalah membuat kerang ka isi pidato. Seperti yang telah Anda lakukan pada pelajaran menulis cerpen (pembelajaran 8B), ide-ide yang muncul dapat Anda tuangkan dulu dalam bentuk kerangka isi. Hal ini penting untuk memudahkan Anda saat penulisan dan arah pembicaraan lebih terfokus.

Menjelaskan Hal Menarik dari Latar Cerita Rakyat

Pada pembelajaran 6 sub A Anda pernah belajar mendengarkan cerita rakyat kemudian berlatih menjelaskan hal-hal yang menarik tentang tokoh cerita rakyat tersebut. Bagaimanakah watak tokoh Puti Kesumba dalam cerita rakyat tersebut? Tentu Anda sudah tahu jawabannya. Puti Kesumba memiliki watak pemberani dan cerdik, karena keberanian dan kecerdikannya Puti Kesumba mampu mengalahkan ular sawah raksasa. Nah, pada pembelajaran kali ini Anda akan mendengarkan cerita rakyat kembali dengan tujuan agar Anda dapat menjelaskan hal-hal yang menarik tentang latar cerita rakyat Cerita rakyat adalah kisah pendek tentang orang-orang atau kejadian-kejadian yang diwariskan yang turun-temurun secara lisan. Cerita rakyat isinya penuh dengan pesan moral.

Ceritanya terlihat jelas antara tokoh protagonis (tokoh baik) dengan tokoh antagonis (tokoh jahat) dalam cerita rakyat tokoh protagonis adalah tokoh yang pantas ditiru sedangkan tokoh antagonis adalah tokoh yang tidak boleh ditiru. Latar (setting) adalah keterangan tempat, waktu, dan suasana terjadinya cerita dalam karya sastra. Setiap cerita atau peristiwa dalam kehidupan kita pada dasarnya selalu berada di tempattempat tertentu yang berhubungan dengan daerah, misalnya, kota, desa, rumah, taman, pasar, pantai, dll.

Memberikan Dukungan atau Persetujuan Latar Cerita Rakyat | medsis | 4.5