Membangun Bangsa melalui Perilaku Taat, Kompetisi dalam Kebaikan, dan Etos Kerja

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Apa jadinya kalau aturan yang
telah dibuat tidak ditaati? Apa
jadinya kalau hidup yang seharusnya
dinamis ini tidak lagi termotivasi?
Apa jadinya kalau mengharap citacitanya
tercapai, tetapi tidak ada
kerja keras?
Manusia boleh saja berhayal,
tetapi hayalannya harus diarahkan
pada keinginan atau cita-cita untuk
hidup lebih baik lagi di masa yang
akan datang, baik di dunia maupun
di akhirat. Agar hidup yang sekali
ini bermakna dan bermanfaat, kita
harus menggunakannya semaksimal
mungkin.
Bagaimana cara menggunakan hidup dengan sebaik-baiknya? Kita laksanakan
apa yang diperintahkan Allah Swt. dan rasul-Nya, dan taati pula pemimpin di
antara kita. Dengan menaati perintah Allah Swt. dan rasul-Nya, serta pemimpin,
niscaya hidup kita akan penuh dengan rahmat. Hal ini dijanjikan oleh Allah Swt.
dalam firman-Nya: “Dan taatilah Allah dan rasul, supaya kamu diberi rahmat.”
(Q.S. ali-Imran/3:132)
Setiap manusia ingin hidup damai, tenteram, dan bahagia. Kehidupan yang
damai akan muncul karena tidak ada pelanggaran terhadap aturan yang berlaku.
Ketenteraman akan hadir karena adanya semangat berkompetisi secara sportif dan
kolaboratif. Kebahagiaan akan terwujud jika apa yang diinginkan sudah terpenuhi.
Bangsa ini akan menjadi besar kalau saja penduduknya, terutama masyarakat
terpelajar, dapat menjunjung tinggi nilai-nilai spiritual, yakni meyakini dan menaati
ajaran agama yang dianutnya, menaati pemimpinnya, semangat berkolaborasi
dalam berkompetisi, serta memiliki etos kerja dalam meraih cita-cita.
Kita tidak bisa melempar tanggung jawab kepada orang lain atau pihak lain.
Kita sendiri yang harus melakukannya. Dengan bersama-sama kita junjung tinggi
nilai ketaatan, kompetisi dalam kebaikan, dan etos kerja, bangsa ini akan menjadi
bangsa yang cukup disegani dan dibanggakan. unduhan (1)

Membangun Bangsa melalui Perilaku Taat, Kompetisi dalam Kebaikan, dan Etos Kerja | medsis | 4.5