Manfaat diskusi dan Pengertiannya

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Manfaat diskusi dan Pengertiannya

Manfaat diskusi dan Pengertiannya

Manfaat diskusi dan Pengertiannya

Diskusi adalah percakapan ilmiah yang dilakukan oleh beberapa orang yang tergabung dalam suatu kelompok yang tiap-tiap anggota kelompok saling tukar pendapat tentang sesuatu masalah atau bersama-sama memecahkan masalah.

Laporan penelitian akan bermanfaat kalau dibaca oleh orang lain. Untuk memantapkan isi laporan penelitian, dapat didiskusikan atau diseminarkan terlebih dahulu.

Manfaat dari penyajian laporan penelitian melalui diskusi kelas, antara lain:

1. memperoleh umpan balik dari peserta,

2. mengungkapkan berbagai kemampuan yang dimiliki peserta,

3. membantu peserta berpikir teoretis dan praktis lewat topik yang disajikan, dan

4. mengembangkan motivasi peserta untuk lebih mendalami dan memecahkan setiap masalah. Setiap peserta diskusi menyumbangkan dan menilai pendapat yang diajukan dalam diskusi.

Buah pikiran dan keterangan, atau pendapat yang diajukan dinilai bersama secara kritis dalam rangka mencari pemecahan.

Jadi, diskusi kelompok merupakan bentuk tukar pikiran dalam musyawarah.

Masalah yang didiskusikan harus dirumuskan dengan tepat sehingga terbatas pada satu masalah. Pembicaraan dalam diskusi biasanya berlangsung melalui langkahlangkah sebagai berikut.

1. Hakikat masalah yang dibicarakan dan sebab apa yang menimbulkan masalah.

2. Beberapa alternatif cara pemecahan yang dapat digunakan.

3. Tiap-tiap cara pemecahan harus dipertimbangkan baik buruknya kemudian harus ditetapkan mana cara yang terbaik.

Hal-hal penting dalam diskusi kelompok, antara lain sebagai berikut.

1. Seorang siswa sebagai pemimpin diskusi atau moderator yang betugas memimpin jalannya diskusi.

2. Seorang siswa sebagai pemrasaran yang bertugas menyampaikan isi makalah yang dibuat.

3. Seorang siswa sebagai penyanggah atau pembahas yang bertugas menanggapi dan membahas isi pemrasaran.

4. Seorang siswa sebagai sekretaris yang bertugas menulis hasil diskusi.

5. Beberapa siswa (10 – 20 orang) sebagai peserta diskusi yang ikut aktif mengikuti jalannya diskusi.

6. Semua yang mengikuti diskusi sebaiknya membawa makalah bahan diskusi.

7. Setelah pemrasaran menyampaikan isi makalah, disusul penyanggah, dan kemudian baru dilanjutkan tanggapan peserta.

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

8. Sekretaris menulis hal-hal penting, seperti saran, usulan, dan perubahan isi makalah, kemudian membacakan hasilnya pada akhir diskusi.

Tempat duduk untuk melaksanakan diskusi kelompok dapat diatur sebagai berikut

Bentuk diskusi bemacam-macam, tergantung tujuan yang ingin dicapai. Bentuk diskusi kelas yang biasa digunakan antara lain sebagai berikut.

1. The Social Problem Meeting Para siswa berdiskusi tentang masalah-masalah sosial di kelas atau di lingkungan sekolahnya dengan harapan setiap siswa terpanggil untuk belajar dan bertingkah laku sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

2. The Opened Meeting Para siswa berdiskusi mengenai masalah apa saja yang berhubungan dengan kehidupan mereka sehari-hari.

3. The Educational-Diagnosis Meeting Para siswa berdiskusi mengenai pelajaran di kelas dengan maksud saling mengoreksi pemahaman mereka atas pelajaran yang diterimanya sehingga masing-masing anggota memperoleh pemahaman yang lebih baik.

Diskusi dapat berjalan lancar apabila pembicaraan berlangsung ke berbagai arah. Tanya jawab akan berlangsung menurut arus bolak-balik sesuai dengan pembicaraan yang dikemukakan pembicara. Tugas dan tanggung jawab pemimpin diskusi sebagai berikut.

1. Merundingkan terlebih dahulu dengan peserta hal-hal yang berkaitan dengan diskusi.

2. Membuka diskusi dengan uraian pendek, tepat, tidak bertele-tele tentang masalah yang akan didiskusikan.

3. Memimpin diskusi dengan sabar dan menghargai pendapat yang dikemukakan peserta.

4. Bersifat ramah, jujur, dan tidak berat sebelah.

5. Menjadi motor penggerak jalannya diskusi.

6. Membuat rangkuman pembicaraan.

7. Menutup diskusi dan membacakan rangkuman hasil diskusi.

Tugas dan kewajiban peserta sebagai berikut.

1. Mempersiapkan diri sebaik-baiknya hal-hal yang berkaitan dengan masalah yang didiskusikan.

2. Aktif dalam pembicaraan dengan semangat kerja sama.

3. Peka terhadap teknik yang dapat mendorong diskusi berjalan lancar dan tertib.

 

Manfaat diskusi dan Pengertiannya | medsis | 4.5