Macam penyakit Menular Seksual dan penyebabnya

Macam penyakit Menular Seksual dan penyebabnya

Macam penyakit Menular Seksual dan penyebabnya

Macam penyakit Menular Seksual dan penyebabnya

a. Jenis PMS disebabkan Bakteri

1) Gonore atau kencing nanah, gejalanya:

a). Rasa sakit saat buang air kecil dan saat ereksi. b). Keluar nanah dan dari saluran kencing terutama pada pagi hari. c). Pada perempuan: nyeri di daerah perut bagian bawah, kadang-kadang disertai keputihan dan bau yang tidak sedap

2) Klamidia, gejalanya:

a). Keputihan, dapat disertai nyeri saat kencing, dan pendarahan setelah hubungan seksual. Gejalanya mirip GO tapi lebih ringan. b). Pada infeksi kronik dapat terjadi penyebaran ke saluran telur yang menimbulkan nyeri perut bagian bawah.

3) Sipilis atau raja singa, Gejalanya:

a). Luka yang bersih dan tidak nyeri di sekitar alat kelamin, anus, dan mulut yang muncul kira-kira 2-3 minggu setelah terinfeksi. b). 6-8 minggu kemudian timbul pembesaran kelenjar getah bening disusul dengan tidak enak badan dan bercak kemerahan pada kulit.

4) Chancroid, gejalanya:

a). Luka yang kotor dan nyeri disekitar alat kelamin yang muncul kira-kira 1 minggu setelah infeksi.

b. Jenis PMS disebabkan oleh Virus

1) Herpes genital atau herpes simplex, gejalanya: b). Bintil-bintil berisi cairan yang menjadi luka kecil di sekitar alat kelamin dan mulut. Luka-luka kecil ini bisa sakit sekali pada saat infeksi pertama kali dan dapat kambuh secara berulang-ulang bila ada gangguan emosi/psikis atau haid. c). Sebelum munculnya bintil-bintil ini, biasanya ada gejala awal yang mendahului antara lain: rasanya seperti sakit flu, rasa tidak enak di pinggang, kelenjar getah bening membengkak.

2) Hepatitis B dan C, gejalanya: a). Badan lemas, kurang gairah dan kadang demam. b). Pada kasus parah, tampak kulit dan selaput mata berwarna kuning

3) Human papillomavirus (Kutil kelamin atau sering disebut jengger ayam), gejalanya:

a). Benjolan-benjolan kecil di sekitar alat kelamin yang dapat bersatu seperti jengger ayam dan menular. b). Pada perempuan dapat mengenai kulit daerah kelamin sampai dubur, selaput lendir bagian dalam, liang kemaluan sampai leher rahim. c). Pada pria terdapat pada penis dan saluran kencing bagian dalam. Pada wanita hamil kutil ini bisa tumbuh sampai besar.

4) HIV, gejalanya:

a). Demam b). Keringat malam c). Sakit kepala d). Kemerahan di ketiak, paha atau leher e). Diare yang terus menerus f). Penurunan berat badan secara cepat g). Batuk, dengan atau tanpa darah h). Bintik ungu kebiruan pada kulit c. Jenis PMS Lainnya:

1) Protozoa: Trikomoniasis, gejalanya:

a). Gejala spesifik berupa keputihan yang banyak, kadangkadang berbusa, kehijauan, berbau busuk, nyeri saat berhubungan seksual atau saat buang air kecil. b). Jamur: Candidiasis c). Hama: Kutu kelamin, Scabies

Pencegahan Seksually Transmitted Diseases (STDS)

Pencegahan merupakan cara yang bijak sebelum kalian terjangkit penyakit kelamin, karena jika terjangkit kalian akan mengalami kerugian yang besar. Pencegahan penyakit kelamin diantaranya dengan:

Pencegahan Penularan lewat seks :

Berlaku saling setia atau berhubungan hanya dengan pasangannya saja kalau sudah menikah. Pencegahan Penularan Cara lainnya :

a. Mencegah masuknya transfusi darah tambahan yang belum diperiksa kebersihannya dari penderita Infeksi Menular Seks (IMS) ke dalam tubuh kita. b. Berhati-hati waktu menangani segala hal yang tercemar oleh darah segar. c. Mencegah pemakaian alat-alat tembus kulit yang tidak suci hama atau tidak steril. Misalnya jarum suntik, alat tato, alat tindik dan sejenisnya yang bekas dipakai orang lain. Jarum suntik yang baru biasanya masih dalam plastik dan dibuka dihadapan kita. d. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, dimulai dari diri sendiri dan keluarga sehingga terbentuknya masyarakat yang religious. e. Memberikan pemahaman tentang seks pada anak-anak sekolah, untuk berhati-hati dan tidak mencoba-coba. f. Menghargai hubungan seksual sebagai suatu yang sakral sehingga hanya boleh dilakukan pada pasangan yang telah menikah. g. Pemberantasan peredaran narkoba. h. Menutup tempat-tepat prostitusi dan pelacuran terselubung. i. Menjaga kebersihan pakaian dalam dan toilet umum. j. Merawat rambut disekitar alat kelamin. k. Pemeriksaan rutin ke dokter kulit dan kelamin.

Macam penyakit Menular Seksual dan penyebabnya | medsis | 4.5