Macam Macam Kebutuhan Manusia Beserta Faktornya dan Kelangkaan

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Macam Macam Kebutuhan Manusia Beserta Faktornya dan Kelangkaan

Macam Kebutuhan Manusia

Macam Kebutuhan Manusia

Macam Kebutuhan Manusia – Setiap hari manusia baik individu, rumah tangga bahkan negara selalu dihadapkan pada masalah ekonomi. Bagaimana upaya memenuhi kebutuhan hidup, bagaimana harus membuat pilihan, dan bagaimana mencapai suatu kemakmuran. Semua persoalan-persoalan yang dihadapi individu, rumah tangga, dan negara tersebut bersumber dari jumlah kebutuhan yang tidak terbatas sementara alat pemuas terbatas. Keterbatasan sumber daya ekonomi ini menjadikan setiap manusia untuk membuat suatu pilihan atau penggunaan alternatif.

Macam Kebutuhan Manusia – Masyarakat harus dapat memilih kepentingan mana yang harus didahulukan dan kepentingan mana yang harus ditunda. Kepentingan yang tertunda atau hilangnya kesempatan akan menimbulkan biaya oportunitas, yaitu suatu keputusan yang terjadi karena melakukan pilihan dengan mengorbankan kepentingan yang lain.

Macam Kebutuhan Manusia

A. Kebutuhan (Needs) Pada dasarnya setiap manusia mempunyai kebutuhan. Kebutuhan ini tidak terbatas dan beragam jumlahnya, sehingga tidak mungkin manusia dapat memenuhi semua kebutuhannya. Begitu kebutuhan satu dipenuhi, akan muncul kebutuhan yang lain. Apabila kebutuhan sekolah kalian seperti kebutuhan seragam, sepatu, tas, uang sekolah, les privat, telah terpenuhi; kebutuhan yang lain akan muncul. Misalnya, bermain musik, rekreasi, nonton film, dan lain-lain. Upaya untuk memenuhi kebutuhan pada dasarnya tidak pernah berakhir, karena itu manusia perlu bertindak rasional artinya berbuat sesuatu untuk mencegah pemborosan dan mencegah ketidakefisienan. Kebutuhan untuk memenuhi keperluan manusia agar mampu bertahan hidup disebut kebutuhan ekonomi.

Macam Kebutuhan Manusia

1. Macam-Macam Kebutuhan Mengapa kebutuhan itu selalu muncul? Kebutuhan itu akan selalu ada selama manusia hidup. Selain itu, hal ini dikarenakan sifat manusia yang merasa tidak pernah puas, sehingga kebutuhannya tidak terbatas. Kebutuhan tersebut akan bertambah terus, baik macam, jumlah, dan mutunya.

Macam Kebutuhan Manusia

a. Kebutuhan Menurut Intensitas Kegunaannya

Macam Kebutuhan Manusia

1) Kebutuhan Primer Kebutuhan primer adalah kebutuhan utama yang harus dipenuhi untuk mempertahankan kelangsungan hidup manusia secara wajar. Menurut ILO (International Labour Organization) bahwa kebutuhan primer adalah kebutuhan fisik minim masyarakat, berkaitan dengan kecukupan kebutuhan pokok setiap masyarakat, baik masyarakat kaya maupun miskin. Kebutuhan pokok ini meliputi kecukupan pangan dan gizi, sandang, perumahan, pendidikan, pelayanan kesehatan dan sarana-sarana pendukung lainnya seperti transportasi, persediaan air minum, rasa aman, dan sebagainya.

2) Kebutuhan Sekunder Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan yang sifatnya melengkapi kebutuhan primer dan kebutuhan ini baru terpenuhi setelah kebutuhan primer terpenuhi. Kebutuhan ini bukan berarti tidak penting, karena sebagai manusia yang berbudaya, yang hidup bermasyarakat sangat memerlukan berbagai hal lain yang lebih luas dan sempurna, baik mengenai mutu, jumlah, dan jenisnya. Contoh kebutuhan sekunder antara lain televisi, kulkas, sepeda motor, dan kebutuhan-kebutuhan lain yang mendukung kebutuhan primer.

3) Kebutuhan Tersier Kebutuhan tersier timbul setelah kebutuhan primer dan sekunder terpenuhi. Pada umumnya, kebutuhan tersier ini disebut kebutuhan mewah, karena pemenuhan kebutuhannya tertuju pada barang-barang mewah yang hanya dilakukan oleh orang-orang yang berpenghasilan tinggi. Contohnya perhiasan berlian, rumah mewah, mobil mewah, dan lain-lain. Apabila seseorang dapat memenuhi kebutuhan tersiernya, maka dapat meningkatkan status sosial (prestise)nya di masyarakat.

Macam Kebutuhan Manusia

b. Kebutuhan Menurut Waktu Pemenuhannya

1) Kebutuhan Sekarang Kebutuhan sekarang adalah kebutuhan yang harus dipenuhi sekarang juga dan tidak dapat ditunda-tunda lagi agar manusia tidak mendapat kesulitan. Misalnya: obat untuk orang sakit, air minum untuk orang yang sedang dahaga, pakaian untuk sekolah, dan sebagainya. Contoh lain keadaan negara yang aman dan stabil merupakan kebutuhan sekarang, agar rakyat Indonesia dapat membangun negeri ini.

Macam Kebutuhan Manusia

2) Kebutuhan akan Datang Kebutuhan akan datang adalah kebutuhan yang dapat dipenuhi pada hari esok. Bila kebutuhan ini tidak terpenuhi, tidak akan berakibat fatal bagi kelangsungan hidup seseorang. Contohnya, tabungan. Seseorang yang menabung, berarti ia memenuhi kebutuhan yang akan datang

3) Kebutuhan yang Tidak Terduga Kebutuhan ini muncul jika sesuatu terjadi secara tidak terduga, yang sifatnya insidentil. Contohnya, orang yang tiba-tiba sakit, akan membutuhkan obat atau perlu periksa ke dokter.

Macam Kebutuhan Manusia

4) Kebutuhan Sepanjang Waktu Kebutuhan ini terjadi sepanjang waktu dan tidak ada batasannya. Contohnya, belajar menuntut ilmu

Macam Kebutuhan Manusia

c. Kebutuhan Menurut Sifatnya

1) Kebutuhan Jasmani Kebutuhan jasmani adalah kebutuhan yang secara alami dirasakan oleh fisik atau jasmani manusia. Kebutuhan ini meliputi seluruh kebutuhan yang sifatnya kebendaan misalnya kebutuhan akan makan, pakaian, olahraga, rumah, dan lain-lain.

2) Kebutuhan Rohani Kebutuhan rohani adalah kebutuhan yang sifatnya memperoleh kepuasan rohani. Kebutuhan ini tidak tampak secara nyata. Hanya orang yang bersangkutan yang merasakan secara langsung. Jika kebutuhan ini terpenuhi manusia merasa secara batiniah terpuaskan kebutuhannya dan ia akan merasa bangga, bahagia, senang ataupun perasaan gembira. Contohnya, mendapatkan kasih sayang, hiburan, rekreasi, menjalankan ibadah, dan lain-lain.

Macam Kebutuhan Manusia

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

d. Kebutuhan Menurut Subjek yang Membutuhkan 1) Kebutuhan Individu Kebutuhan individu adalah kebutuhan yang berguna untuk pemenuhan kepuasaan pribadi (perorangan). Contohnya, sebagai seorang pelajar kebutuhan pribadi kalian meliputi seragam, sepatu, buku, pensil, dan lain-lain. 2) Kebutuhan Sosial Kebutuhan sosial adalah kebutuhan yang jika dipenuhi bermanfaat untuk kepentingan orang banyak (kolektif). Kebutuhan ini berkaitan dengan kebersamaan, kesejahteraan, ketertiban, kenyamanan, kemakmuran, dan sebagainya. Contohnya, jalan raya, telepon umum, tempat ibadah, rumah sakit, dan lain-lain.

Macam Kebutuhan Manusia

2. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kebutuhan Setiap manusia mempunyai bermacam-macam kebutuhan, dan antara individu satu dengan lainnya berbeda-beda. Perbedaan dan munculnya macam-macam kebutuhan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor. Berikut ini faktor-faktor yang memengaruhi kebutuhan.

Macam Kebutuhan Manusia

a. Perbedaan Keadaan Wilayah Keadaan wilayah berkaitan dengan kondisi alam di berbagai daerah. Perbedaan kondisi alam di berbagai daerah menyebabkan perbedaan kebutuhan. Manusia akan membutuhkan barang dan jasa sesuai dengan kondisi wilayah di mana ia berada (bertempat tinggal). Coba, kalian bandingkan, orang yang tinggal di daerah pegunungan akan membutuhkan pakaian tebal untuk melindungi tubuhnya dari rasa dingin. Hal ini tentu berbeda, jika orang tersebut menetap di daerah pantai. Ia tidak akan membutuhkan lagi pakaian tebal, melainkan membutuhkan pakaian yang tipis menyesuaikan dengan suhu udara di pantai yang rata-rata panas. b. Tingkat Peradaban Kebutuhan manusia akan semakin beragam, jika peradabannya semakin tinggi. Perkembangan peradaban akan membawa pengaruh pada kebutuhan hidup manusia. Contohnya, dahulu jika seseorang ingin pergi ke suatu tempat harus berjalan atau dengan mengendarai kuda atau lembu dan sebagainya. Setelah peradaban maju, manusia dapat memanfaatkan hasil teknologi seperti sepeda, sepeda motor, mobil, atau pesawat.

c. Agama Bermacam-macam agama yang ada, mengakibatkan timbulnya perbedaan kebutuhan. Contohnya, perayaan hari besar bagi umat Hindu akan membutuhkan barang-barang kebutuhan khusus, misalnya bunga dan buah-buahan.

Sementara umat Buddha membutuhkan hoi dalam menjalankan ibadahnya. Demikian juga pada perayaan hari besar umat Kristen dan umat Islam. Mereka akan membutuhkan pohon natal saat hari natal, dan umat Islam akan membutuhkan ketupat saat Hari Raya Idul Fitri. d. Adat Istiadat Perbedaan kebutuhan juga dipengaruhi oleh adat istiadat daerah yang bersangkutan. Misalnya, adat pernikahan di Jawa akan berbeda dengan adat pernikahan di Bali ataupun di Minangkabau, sehingga barang-barang yang dibutuhkan berbeda pula. Acara-acara ritual di berbagai daerah juga membutuhkan barang-barang kebutuhan khusus.

3. Sumber-Sumber Ekonomi (Alat Pemuas Kebutuhan)

Macam-macam kebutuhan manusia dapat dipenuhi dengan sumbersumber ekonomi, baik berupa barang dan jasa yang digunakan sebagai alat pemuas kebutuhan. Meskipun barang dan jasa sama-sama sebagai alat pemuas kebutuhan, tetapi keduanya merupakan sesuatu yang berbeda. Barang adalah benda yang berwujud, dapat diraba, dirasakan, dan dapat dilihat oleh alat indra kita. Sementara jasa adalah sesuatu yang tidak berwujud, tidak dapat diraba, dan dilihat, tetapi manfaatnya dapat dirasakan. Contoh barang yang digunakan sebagai alat pemuas kebutuhan antara lain nasi, teh, roti, kursi, meja, televisi, kulkas, sepeda motor, mobil, dan lain-lain. Adapun contoh jasa yang digunakan sebagai alat pemuas kebutuhan antara lain jasa guru, jasa dokter, sopir angkutan, dan lain-lain.

a. Benda Pemuas Kebutuhan Menurut Kelangkaannya Menurut kelangkaannya (cara mendapatkannya), benda pemuas kebutuhan dibedakan menjadi tiga macam, yaitu benda ekonomi, benda bebas, dan benda illith. 1) Benda Ekonomi Benda ekonomi adalah benda pemuas kebutuhan yang jumlahnya lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah kebutuhan manusia dan untuk mendapatkannya memerlukan pengorbanan tertentu. Contohnya, untuk memperoleh baju, kita harus membelinya di toko baju. Kesediaan mengeluarkan uang untuk membeli baju di toko merupakan suatu pengorbanan. 2) Benda Bebas Benda bebas atau benda nonekonomi adalah benda pemuas kebutuhan yang jumlahnya melimpah sehingga untuk mendapatkannya tidak memerlukan pengorbanan tertentu. Contohnya, air, udara, sinar matahari, dan lain-lain. Air termasuk benda bebas karena dapat digunakan tanpa dipungut biaya, namun air akan menjadi benda ekonomi bila dikemas dalam kemasan tertentu sehingga untuk mendapatkannya diperlukan biaya. 3) Benda Illith Benda illith adalah benda pemuas kebutuhan yang jumlahnya sangat berlimpah, sehingga cenderung merugikan kehidupan manusia. Contohnya, air. Air dapat menjadi benda ekonomi dan benda bebas, serta juga dapat menjadi benda illith. Dikatakan menjadi benda illith apabila jumlahnya sangat banyak dan akan menyebabkan banjir sehingga dapat membahayakan hidup manusia.

b. Benda Menurut Tujuan Penggunaannya Menurut tujuan penggunaannya, benda pemuas kebutuhan dibedakan menjadi dua macam, yaitu benda konsumsi dan benda produksi. 1) Benda Konsumsi Benda konsumsi adalah benda siap pakai yang langsung dapat digunakan tanpa melalui proses pengolahan lagi. Dengan kata lain, benda yang langsung dapat digunakan untuk memuaskan (memenuhi) kebutuhan. Contohnya, sepeda motor, sepatu, minuman, minyak tanah, dan lain-lain. 2) Benda Produksi Benda produksi adalah benda yang digunakan dalam proses produksi untuk menghasilkan benda lain (baru). Contohnya, mesin, bahan baku, truk, alat-alat kantor, dan lain-lain.

b. Benda Menurut Proses Pembuatannya Benda menurut proses pembuatannya dibedakan menjadi tiga macam, yaitu bahan mentah, bahan setengah jadi, dan bahan jadi. 1) Bahan Mentah Bahan mentah adalah bahan yang belum pernah mengalami proses pengolahan. Bahan mentah disebut juga bahan baku. Contohnya: a) dari hasil tambang; minyak bumi, tembaga, timah, perak, batu bara, dan lain-lain. b) dari hasil hutan; kayu, damar, rotan, dan sebagainya. c) dari perkebunan; teh, tembakau, kopi, dan sebagainya. d) dari hasil pertanian; padi, palawija, sayuran, dan sebagainya 2) Bahan Setengah Jadi Bahan setengah jadi adalah bahan yang sudah diolah tetapi belum menjadi produk akhir. Agar menjadi bahan siap pakai perlu pengolahan lebih lanjut. Contohnya, benang; bila diolah lebih lanjut akan menjadi kain. Kain bila diolah lebih lanjut akan menjadi baju yang siap pakai. 3) Bahan Siap Pakai (Bahan Jadi) Bahan jadi adalah bahan yang siap dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan. Contohnya, tas, sepatu, baju, dan sebagainya.

d. Benda Menurut Hubungannya dengan Benda Lain Menurut hubungannya dengan benda lain, benda pemuas kebutuhan dibedakan menjadi dua macam, yaitu benda komplementer dan benda substitusi. 1) Benda Komplementer Benda komplementer adalah benda pemuas kebutuhan yang berguna atau bermanfaat jika dipakai bersama-sama dengan benda lain. Apabila bendabenda tersebut tidak digunakan bersama-sama, salah satu di antaranya kurang berguna. Contohnya, sepeda motor atau mobil tidak akan dapat berjalan jika tidak digunakan dengan bensin. Kompor gas, tidak akan berguna jika tidak dipakai dengan gas. Bolpoint tidak akan dapat digunakan bila tidak ada tinta. 2) Benda Substitusi Benda substitusi adalah benda pemuas kebutuhan yang saling menggantikan fungsinya, artinya suatu benda yang dalam pemakaiannya dapat menggantikan benda lain.

e. Benda Menurut Segi Jaminannya Menurut segi jaminannya, benda pemuas kebutuhan dibedakan menjadi dua macam, yaitu benda bergerak dan benda tidak bergerak. 1) Benda Bergerak Benda bergerak adalah benda yang dapat dipindahkan tempatnya dan biasanya dapat digunakan sebagai jaminan untuk memperoleh kredit jangka pendek ( + 1 tahun). Contohnya, barangbarang elektronik seperti TV, tape, komputer, dan lain-lain. 2) Benda Tidak Bergerak Benda tidak bergerak adalah benda yang tidak dapat dipindahpindahkan tempatnya dan biasanya dapat digunakan sebagai jaminan untuk memperoleh kredit jangka panjang. Contohnya, tanah, rumah, gedung-gedung perkantoran, sawah, dan sebagainya

Kelangkaan (Scarcity)

Kelangkaan tidak berarti segalanya sulit diperoleh. Kelangkaan dapat diartikan adanya ketidakseimbangan antara jumlah kebutuhan dengan sumber daya ekonomi yang ada, karena jumlah kebutuhan beragam dan terus meningkat, sementara itu jumlah sumber daya ekonomi (alat pemuas kebutuhan) sangat terbatas. Situasi atau keadaan di mana jumlah alat pemuas kebutuhan dirasakan kurang atau tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan manusia, mengakibatkan manusia harus melakukan pilihan di antara alternatif-alternatif yang paling menguntungkannya dari penggunaan alat pemuas kebutuhan tertentu. Mengapa kelangkaan dapat terjadi?

Berikut ini sebab pokok timbulnya kelangkaan. 1. Sumber-sumber daya ekonomi (alat pemuas kebutuhan) terbatas jumlahnya. 2. Kebutuhan manusia meningkat lebih cepat daripada ketersediaan sumber-sumber daya ekonomi. Kelangkaan menurut ilmu ekonomi mengandung dua pengertian, yaitu: 1. langka; karena jumlahnya tidak mencukupi dibandingkan dengan jumlah kebutuhan. 2. langka; karena untuk mendapatkannya dibutuhkan pengorbanan.

C. Pilihan (Choice)

1. Pilihan dalam Mengonsumsi Pada hakikatnya kegiatan untuk membuat pilihan dapat dilihat dari dua segi. Pertama dari segi penggunaan sumber-sumber daya ekonomi yang dimiliki dan kedua, dari segi mengonsumsi barang-barang yang dihasilkan. Setiap individu harus memikirkan cara terbaik dalam menggunakan sumber-sumber daya ekonomi yang dimilikinya. Usaha ini bertujuan untuk memaksimumkan pendapatan yang akan dinikmatinya dengan menggunakan sumber-sumber daya ekonomi yang dimilikinya tersebut. Dengan demikian, pendapatan yang diterima dari penggunaan sumber-sumber daya ekonomi yang dimiliki setiap individu dapat menentukan jenis-jenis dan jumlah barang yang akan dibeli.

2. Pilihan dalam Memproduksi Pilihan dalam memproduksi biasanya dilakukan perusahaan-perusahaan untuk menghasilkan barang dan jasa yang diperlukan individu, perusahaan lain, dan pemerintah. Pemilik-pemilik perusahaan menjalankan kegiatannya untuk mencari keuntungan, dan keuntungan maksimal hanya akan didapat apabila pemilik-pemilik (pemimpin) perusahaan membuat pilihan yang teliti atas jenis barang dan jasa yang akan dijualnya, dan jenis-jenis serta jumlah faktor-faktor produksi yang akan digunakannya.

Biaya Peluang (Opportunity Cost)

Biaya peluang muncul, karena adanya pilihan yang dilakukan individu-individu, perusahaan, dan masyarakat atas kelangkaan yang dihadapi.

Biaya peluang adalah biaya yang dikorbankan untuk menggunakan sumber daya bagi tujuan tertentu, yang diukur dengan manfaat yang dilepasnya karena tidak menggunakan untuk tujuan lain.

 

Macam Macam Kebutuhan Manusia Beserta Faktornya dan Kelangkaan | medsis | 4.5