Kisah Perang Ahzab/Khandaq

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Bani Nadir yang menetap di Khaibar berkomplot dengan musyrikin
Quraisy untuk menyerang Madinah. Pasukan gabungan mereka
berkekuatan 24.000 pasukan. Pasukan ini berangkat ke Madinah pada
tahun ke-5 Hijrah. Atas usul Salman al-Farisi, umat Islam menggali Parit
untuk pertahanan. Oleh karena itu, perang ini disebut dengan Perang
Khandaq (Parit). Selain itu, peperangan ini disebut dengan Perang Ahzab
(sekutu beberapa suku) karena Bani Nadir (orang Yahudi yang terusir dari
Madinah), musyrikin Quraisy, dan beberapa suku Arab yang masih musyrik
berkomplot melawan pasukan Islam.

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Kisah Perang Ahzab atau Khandaq

Pasukan musuh yang hendak masuk ke Madinah tertahan oleh parit.
Karena itu, mereka mengepung Madinah dengan membangun kemahkemah
di luar parit. Pengepungan ini berlangsung selama satu bulan dan
berakhir setelah badai kencang menerpa dan memporak-porandakan
kemah-kemah mereka. Kenyataan ini memaksa pasukan Ahzab
menghentikan pengepungan dan kembali ke negeri masing-masing tanpa
mendapat hasil apa pun.
Dalam suasana kritis, orang-orang Yahudi dan Bani Quraizah di
bawah pimpinan Ka’ab bin Asad melakukan pengkhiatan. Setelah
musuh menghentikan pengepungan dan meninggalkan Madinah, para
pengkhianat itu dihukum mati.

Kisah Perang Ahzab/Khandaq | medsis | 4.5