Soal Dan Rangkuman Keanekaragaman Hayati Jenis Jenis

Soal Dan Rangkuman Keanekaragaman Hayati Jenis Jenis

Keanekaragaman Hayati Jenis Jenis

Keanekaragaman Hayati Jenis Jenis

Keanekaragaman Hayati Jenis Jenis – Latihan 

1. Apakah penebangan hutan dapat berpengaruh terhadap keanekaragaman hayati? 2. Sebutkan usaha-usaha yang dapat dilakukan untuk melestarikan keanekaragaman hayati! 3. Jelaskan perbedaan taman nasional, perlindungan alam ketat, dan perlindungan alam terbimbing! 4. Sebutkan usaha-usaha yang ditempuh oleh pemerintah untuk menjaga kelestarian hewan-hewan langka! 5. Sebutkan beberapa usaha manusia untuk mengoservasi keanekaragaman hayati!

Keanekaragaman Hayati Jenis Jenis – Tugas 

Bagaimana pendapat kalian tentang penggunaan kulit buaya atau kulit ular yang digunakan untuk pembuatan kerajinan tas, ikat pinggang, ataupun dompet? Apakah kalian setuju jika dikatakan bahwa kegiatan ini adalah peningkatan bidang industri? Bagaimana dengan kemungkinan terjadi kepunahan? Apakah tidak bertentangan dengan undang-undang perburuan? Uraikan pendapat kalian secara tertulis!

Info Biologi Berbagai Hewan dan Tumbuhan

Keanekaragaman Hayati Jenis Jenis – Langka yang Dilindungi dan Tumbuhan Langka yang Dilindungi Di Indonesia terdapat berbagai macam hewan dan tumbuhan langka yang dilindungi oleh pemerintah, di antaranya, harimau Sumatra, buaya muara, elang bondol, orang utan sumatra, badak jawa, gajah sumatra, biawak, komodo, burung cenderawasih, penyu hijau, penyu sukamade, dan Rafflesia arnoldii.

Keanekaragaman Hayati Jenis Jenis

a. Harimau Sumatra (Panthera trigis sumatrae) Harimau sumatra tersebar di seluruh Sumatra. Mulai dilindungi pada tahun 1973. Salah satu cara untuk melestarikannya ialah dengan penangkaran di suatu lokasi tertentu yang memenuhi persyaratan habitat alaminya. Diharapkan hal ini dapat dilakukan secara terpadu dan berfungsi sebagai pelestarian sumber keanekaragaman hayati, budaya, serta sebagai objek wisata dan sarana pendidikan. Pelestarian harimau ini dapat kita lakukan dengan cara tidak memburu harimau, tetap mempertahankan hutan-hutan sebagai tempat tinggal harimau, ikut berperan serta dalam meneliti aspek-aspek yang terjadi pada harimau dan akibatnya terhadap manusia, serta mengadakan pelestarian dengan penangkaran harimau. b. Orang utan di Sumatra (Pongo pigmaeus) Orang utan dilindungi sejak tahun 1931 dengan UndangUndang Ordonansi Binatang Liar No. 34 dan B. 36 yang menyatakan bahwa terhadap binatang yang telah dilindungi dilarang untuk ditangkap atau diburu, dipelihara, atau diperjualbelikan.

Keanekaragaman Hayati Jenis Jenis – Salah satu yang masuk dalam daftar tersebut adalah orangutan. Akhir-akhir ini jumlah orangutan semakin berkurang karena banyaknya perburuan liar. Jika keadaan ini dibiarkan terus-menerus, orang utan terancam punah. c. Gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus) Gajah merupakan satwa langka yang menjadi kebanggaan nasional. Gajah dilindungi sejak tahun 1931. Untuk menyelamatkan dan melestarikan gajah dan satwa langka lain, di Sumatra telah ditunjuk kawasan konservasi alam. Kawasan ini diharapkan dapat memberikan tempat hidup yang aman bagi gajah serta hewan langka yang lain karena tidak akan diganggu oleh manusia. (Sumber: Khazanah Flora dan Fauna Nusantara)

Keanekaragaman Hayati Jenis Jenis – Rangkuman

1. a. Keanekaragaman hayati terjadi karena adanya perbedaan faktor genetik dan faktor lingkungan di sekitarnya. b. Setiap sistem lingkungan memiliki keanekaragaman yang berbeda. Keanekaragaman hayati ditunjukkan, antara lain, oleh variasi bentuk, ukuran, jumlah (frekuensi), warna, dan sifat-sifat lain makhluk hidup, sedangkan keseragaman adalah ciri yang sama yang terdapat dalam satu spesies. 2. Keanekaragaman hayati dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu keanekaragaman gen, keanekaragaman jenis, dan keanekaragaman ekosistem. 3. Keanekaragaman hayati di Indonesia termasuk dalam golongan tertinggi di dunia, jauh lebih tinggi daripada Amerika dan Afrika tropis, apalagi jika dibandingkan dengan negara yang beriklim sedang dan dingin.

Keanekaragaman Hayati Jenis Jenis – Di Indonesia dikenal beberapa bioma, yaitu: a. hutan hujan, b. hutan musim, c. savana, dan d. padang rumput. 4. Faktor-faktor yang menyebabkan kepunahan makhluk adalah perusakan habitat, penggunaan pestisida, pencemaran, perubahan tipe tumbuhan, penebangan, dan seleksi. Sementara itu, aktivitas manusia untuk meningkatkan dan melestarikan keanekaragaman hayati adalah penghijauan, pembuatan taman kota, pemuliaan, serta pembiakan insitu dan exsitu. 5. Usaha-usaha yang dilakukan oleh manusia untuk mengonservasi keanekaragaman hayati (flora dan fauna) agar tidak sampai pada Keanekaragaman Hayati 149 kepunahan adalah dengan upaya perlindungan dan pelestarian flora dan fauna, baik pada flora dan fauna itu sendiri maupun pada habitat dan ekosistemnya, dengan cara, antara lain, mendirikan cagar alam, taman nasional, hutan wisata, taman laut, hutan lindung, kebun raya, melakukan tebang pilih, dan aforestasi.

Istilah Penting Ekosistem Fauna Flora Habitat Keanekaragaman hayati Konservasi Refleksi Diri Refleksi Diri 1. Setelah mempelajari materi tentang keanekaragaman hayati, apakah kalian tidak menguasai, sedikit menguasai, menguasai, atau sangat menguasai untuk: a. merumuskan konsep keseragaman dan keberagaman dari makhluk hidup melalui kegiatan pengamatan terhadap lingkungan sekitar; b. membandingkan ciri keanekaragaman hayati pada tingkat gen, jenis, dan ekosistem; c. mengidentifikasi kegiatan manusia yang memengaruhi keanekaragaman hayati; d. mengomunikasikan keanekaragaman hayati Indonesia dan usaha pelestarian serta pemanfaatan sumber daya alam? 2. Dari materi dan beberapa kegiatan tentang keanekaragaman hayati, bagian mana yang paling kalian sukai? Mengapa?

Uji Kompetensi

I . Pilihlah salah satu jawaban yang benar! Pilihlah salah satu jawaban yang benar!

1. Di bawah ini yang bukan merupakan hewan-hewan yang dilindungi pemerintah adalah …. a. kuda d. gajah b. komodo e. harimau c. tupai 2. Makhluk hidup dikelompokkan dalam spesies yang sama jika …. a. mempunyai makanan yang sama b. mempunyai ciri morfologi yang sama c. hasil perkawinannya adalah keturunan yang fertil d. mempunyai ciri fisiologi yang sama e. hasil perkawinannya adalah keturunan yang sama dengan induknya 3. Irian dan Maluku masuk dalam wilayah tipe …. a. Oriental d. Australia b. Afrika e. Peralihan c. Eropa 4. Ekosistem yang stabil dapat diindikasikan dari tingginya tingkat keanekaragaman hayati. Hal ini karena …. a. terjadinya secara alami b. merupakan hasil interaksi antara faktor biotik dan abiotik c. merupakan hasil interaksi antarmakhluk hidup sehingga terjadi keseimbangan d. dijaga oleh manusia e. perubahan tidak mungkin terjadi 5. Orang utan, badak bercula satu, dan beraneka jenis primata hidup di daerah tipe …. a. Oriental d. Australia b. Afrika e. Peralihan c. Eropa 6. Suatu dareah yang dibiarkan apa adanya sebagai suatu ekosistem yang bebas dari segala macam eksploitasi disebut …. a. suaka margasatwa b. cagar alam c. taman bunga d. taman nasional e. kebun raya 7. Suatu komunitas yang terdiri dari berbagai komponen makhluk hidup yang menjadi suatu sistem yang saling berinteraksi disebut …. a. ekologi d. ekosistem b. komunitas e. habitat c. famili 8. Keanekaragaman hayati timbul karena dipengaruhi faktor …. a. dari dalam b. adaptasi yang dilakukan makhluk hidup c. lingkungan d. lingkungan dan gen e. makanan 9. Hubungan antara kelestarian alam dan kehidupan manusia adalah …. a. tingginya kekayaan alam menunjukkan kekayaan negara b. kepedulian lingkungan yang tidak sebatas negara dapat menyatukan umat manusia c. alam yang baik menunjukkan tingkat pendidikan manusia untuk mengerti pentingnya alam bagi makhluk hidup d. kelestarian alam menunjukkan besarnya penghargaan manusia terhadap alam sehingga kebutuhan hidupnya dapat terpenuhi tanpa merusak alam e. kelestariaan alam erat kaitannya dengan baiknya perekonomian 10. Orang utan dan gajah mulai dilindungi sejak tahun …. a. 1932 d. 1972 b. 1931 e. 1971 c. 1933 11. Harimau sumatra mulai dilindungi pada tahun …. a. 1932 d. 1972 b. 1931 e. 1971 c. 1933 12. Undang-undang ordonansi binatang liar yang melarang perburuan binatang yang dilindungi adalah undang-undang nomor …. a. 33 dan 34 d. 35 dan 36 b. 34 dan 35 e. 34 dan 36 c. 33 dan 35 13. Berikut ini yang bukan merupakan peraturan tentang perburuan adalah …. a. hewan-hewan yang boleh diburu b. membuat surat izin c. melarang berburu hewan langka d. tidak membolehkan menangkap hewan yang hamil e. batas-batas daerah perburuan 14. Keanegaragaman hayati yang belum tersentuh adalah …. a. hutan tropis d. hutan subtropis b. hutan hujan tropis e. hutan lindung c. hutan bakau 15. Tempat perlindungan tanaman yang juga menjadi tempat untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan adalah …. a. suaka margasatwa d. taman nasional b. cagar alam e. kebun raya c. taman bunga 16. Seluruh keragaman genetika yang ada dalam sebuah populasi disebut …. a. suaka d. ekosistem b. habitat e. plasma nutfah c. genus 17. Menghutankan suatu daerah yang bukan hutan sebagai pengganti hutan yang digunakan untuk kepentingan lain yang lebih besar manfaatnya disebut dengan …. a. aforestasi d. penghijauan b. reboisasi e. rehabilitasi c. erosi 18. Pemerintah mengizinkan pihak asing untuk ikut melestarikan alam Indonesia karena …. a. keterbatasan dana yang dimiliki pemerintah b. pengaruh kekayaan alam Indonesia terhadap ekosistem dunia c. pemerintah ingin mendapatkan devisa d. keinginan pemerintah untuk mempromosikan kekayaan alam Indonesia e. keterbatasan ahli di dalam negeri 19. Dalam rantai makanan, tumbuhan berfungsi sebagai …. a. konsumen tingkat I c. produsen b. konsumen tingkat II d. pemangsa c. konsumen tingkat III 20. Dalam rantai makanan, karnivor bertindak sebagai …. a. konsumen tingkat I c. produsen b. konsumen tingkat II d. pemangsa c. konsumen tingkat III 152 Biologi Kelas X II. Pilihlah! Pilihlah! (A) Jika (1), (2), dan

II. Pilihlah! Pilihlah! (A) Jika (1), (2), dan (3) yang benar (B) Jika (1) dan (3) yang benar (C) Jika (2) dan (4) yang benar (D) Jika (4) saja yang benar (E) Jika semuanya salah 1. Keanekaragaman hayati dapat dibedakan menjadi …. (1) keanekaragaman gen (3) keanekaragaman ekosistem (2) keanekaragaman jenis (4) keanekaragaman jaringan 2. Keanekaragaman hayati di Indonesia melebihi dua daerah, di antaranya adalah …. (1) Amerika (3) Afrika tropis (2) Eropa (4) Australia 3. Di Indonesia terdapat beberapa bioma, antara lain …. (1) hutan linding (3) hutan musim (2) hutan hujan (4) savana 4. Hutan agathis campuran terletak pada ketinggian …. (1) > 1000 (3) > 500 (2) > 1500 (4) > 2500 5. Pemanfaatan SDA secara berlebihan akan berdampak terhadap … (1) kepunahan (2) peningkatan pendapatan negara (3) kerusakan keanekaragaman hayati (4) terpenuhinya kebutuhan 6. Pembagian fauna menjadi dua berdasarkan adanya …. (1) Paparan Sunda (3) Paparan Sahul (2) garis weber (4) garis wallace 7. Di bawah ini yang merupakan fauna di daerah Oriental adalah …. (1) kuskus, rodensial, dan oposum (2) ayam hutan berdada merah dan jalak bali (3) kanguru dan burung berwarna indah (4) orang utan dan kukang 8. Faktor-faktor penyebab punahnya keanekaragaman hayati adalah… (1) reboisasi (3) insitu (2) pemuliaan (4) penggunaan pestisida 9. Faktor-faktor yang dapat memelihara keanekaragaman hayati adalah …. (1) penghijauan (3) insitu dan exsitu (2) pembuatan taman kota (4) seleksi 10. Upaya pelestarian keanekaragaman hayati di Indonesia dapat dilakukan dengan cara …. (1) perlindungan alam (3) pengawetan hutan (2) pembelian hewan langka (4) pembelian tumbuhan langka

IV. Jawablah dengan singkat dan jelas! IV. Jawablah dengan singkat dan jelas! 1. Sebutkan hewan-hewan langka yang hampir punah dan dilindungi di Indonesia! 2. Sebutkan usaha-usaha yang dilakukan manusia dalam melestarikan keanekaragaman hayati! 3. Sebutkan tiga tipe keanekaragaman hayati! 4. Apa sajakah isi undang-undang yang mengatur perburuan? 5. Sebagai masyarakat awam, usaha apakah yang dapat membantu melestarikan lingkungan, hewan, dan tumbuh-tumbuhan langka?

Soal Dan Rangkuman Keanekaragaman Hayati Jenis Jenis | medsis | 4.5