Karakteristik Perlapisan Bumi

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Lapisan Udara Bumi
Bumi dikelilingi lapisan udara yang disebut atmosfer. Atmosfer
Bumi terbentuk dari gas-gas beracun, seperti metana, hidrogen, dan
amonia yang berasal dari gunung berapi di permukaan Bumi.
Sementara itu, selama miliaran tahun, uap air yang jatuh (berupa
hujan), mengisi bagian Bumi dan samudra mulai terbentuk di dalam
cekungan-cekungan kerak Bumi. Massa daratan yang tersisa
membentuk daratan. Tebal atmosfer ± 1.000 km. Udara dalam lapisan
atmosfer terdiri atas gas nitrogen, oksigen, karbon dioksida, dan gas
lainnya yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Tahukah kamu,
apa saja manfaat atmosfer bagi kehidupan makhluk hidup di Bumi?
Lapisan atmosfer terdiri atas lapisan-lapisan troposfer, stratosfer,
mesosfer, termosfer, dan eksosfer. Karakteristik lapisan-lapisan
tersebut akan dibahas pada bab atmosfer.

Karakteristik bumi

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Lapisan dalam Bumi
Berapa dalamkah Bumi ini? Dapatkah kamu melakukan penggalian
hingga dapat menembus ke sisi lain Bumi? Jari-jari Bumi diperkirakan
6.400 km, sedangkan lubang penggalian terdalam baru sekitar 5 km.
Sehingga rasanya tidak mungkin dilakukan penggalian hingga
menembus sisi lain Bumi.
Pengetahuan manusia tentang bagian dalam Bumi masih sangat
sedikit. Orang yang pertama kali mengemukakan pendapatnya
mengenai bagian dalam Bumi adalah Plato. Ahli filsafat ini
berpendapat bahwa Bumi terdiri atas sebuah massa pijar dan
dikelilingi lapisan batuan atau kerak Bumi. Massa pijar tersebut
kadang mencapai permukaan Bumi melalui pipa-pipa gunung api
dalam bentuk lava. Dahulu, pendapat ini pada umumnya diterima
dunia ilmu pengetahuan.
Pandangan dari Plato, lambat laun bergeser. Penyelidikan
seismologi dengan pertolongan alat-alat seismograf telah memberikan
pandangan lain mengenai perlapisan dalam Bumi. Penyelidikan ini
membuktikan bahwa di dalam Bumi ditemukan lapisan-lapisan yang
dibatasi oleh bidang diskontinu (tidak bersambung). Bidang tersebut
ditemukan pada jarak kira-kira 60 km dan diberi nama bidang
diskontinu dari Mohorovicic, bidang lain ditemukan pada jarak 1.200
km dan 2.900 km dari permukaan Bumi. Pada jarak 2.900 km terdapat
inti Bumi yang memiliki jari-jari 3.500 km. Banyak ahli berpendapat
bahwa inti Bumi terdiri atas unsur-unsur besi dan nikel.

a. Kerak Bumi
Bagian ini memiliki ketebalan 30–70 km, terdiri atas batuanbatuan basa dan masam yang memiliki berat jenis kira-kira 2,7
gram/cm3. Bagian atas dan bagian tengah kerak Bumi disebut
lapisan sial karena sebagian besar terdiri atas zat-zat silisium dan
aluminium, sedangkan bagian bahwa disebut sima karena sebagian
besar terdiri atas zat-zat silisium dan magnesium. Kerak Bumi
dibagi menjadi dua, yaitu kerak benua dan kerak samudra. Kerak
benua memiliki ketebalan lebih besar dibandingkan dengan kerak
samudra.
Di bagian kerak Bumi dapat dilihat berbagai bentuk muka
Bumi seperti gunung api, pegunungan, lembah, sungai, danau,
perairan laut, ataupun samudra yang terbentuk pada lapisan ini.
b. Selubung Bumi atau Sisik Silikat
Lapisan ini memiliki ketebalan kira-kira 1.200 km dan memiliki
berat jenis 3,4–4 gram/cm3. Kerak Bumi dan selubung Bumi ini
merupakan lapisan litosfer.
c. Lapisan antara atau Chalkosfera
Lapisan ini memiliki ketebalan kira-kira 1.700 km
dengan berat jenis kira-kira 6,4 gram/cm3. Lapisan ini
sebagian besar merupakan sisik oksida dan sulfida.
d. Inti Besi-Nikel atau Barysfera
Inti Bumi tersusun dari nikel dan besi sehingga disebut
juga lapisan nife (niccolum = nikel dan ferrum = besi).
Lapisan ini memiliki jari-jari kira-kira 3.500 km dan
terdiri atas inti luar dan inti dalam. Inti luar memiliki
suhu hampir 2.200°C dan ketebalan lapisan kira-kira
2.000 km. Sedangkan pada bagian pusat inti dalam
memiliki suhu mencapai 4.500°C.

Karakteristik Perlapisan Bumi | medsis | 4.5