Persebaran Jenis Jenis Tanah Di Indonesia

Persebaran Jenis Jenis Tanah Di Indonesia

Jenis Jenis Tanah – Indonesia mempunyai daratan seluas ± 2 juta km², dari luas tersebut tidak seluruhnya dapat diusahakan sebagai lahan pertanian, karena permukaannya berbeda-beda. Di satu sisi kita sering mendengar “Indonesia” mempunyai tanah yang subur. Benarkah? Seperti apakah tanah yang subur itu? Di daerah mana saja tanah yang subur itu di Indonesia dan berapa besar penyebarannya? Tanah merupakan lapisan bumi paling luar sebagai tempat tumbuhnya tanaman. Tanah berasal dari hasil pelapukan batuan induk dan bahan-bahan organik dari tumbuhan dan hewan yang telah membusuk. Bahan yang menyusun tanah terdiri atas zat padat, cair, gas, dan organisme. Pelapukan batuan induk pembentuk tanah di daerah tropis sangat dipengaruhi oleh faktor suhu dan kelembapan udara. Jenis tanah yang ada di suatu tempat ditentukan oleh batuan induk, iklim, topografi, bahan organik, dan umur.

Jenis Jenis Tanah

Jenis Jenis Tanah

Jenis Jenis Tanah

Jenis Jenis Tanah – Adapun jenis-jenis tanah yang ada di Indonesia sebagai berikut. 1) Tanah aluvial atau tanah endapan adalah yang terbentuk dari material halus hasil pengendapan aliran sungai di dataran rendah atau lembah. Tanah ini terdapat di pantai timur Sumatra, pantai utara Jawa, dan sepanjang Sungai Barito, Mahakam, Musi, Citarum, Batanghari, dan Bengawan Solo. 2) Tanah vulkanis adalah tanah yang berasal dari abu hasil peletusan gunung berapi yang sudah mengalami proses pelapukan. Tanah andosol terdapat di lereng-lereng gunung api, seperti di daerah Sumatra, Jawa, Bali, Lombok, Halmahera, dan Minahasa. Vegetasi yang tumbuh di tanah andosol adalah hutan hujan tropis, bambo, dan rumput. 3) Tanah regosol adalah tanah berbutir kasar dan berasal dari material gunung api.

Jenis Jenis Tanah

Jenis Jenis Tanah – Tanah regosol berupa tanah aluvial yang baru diendapkan dan tanah pasir terdapat di Bengkulu, pantai Sumatra Barat, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. Material jenis tanah ini berupa tanah regosol, abu vulkan, napal, dan pasir vulkan. Tanah regosol sangat cocok ditanami padi, tebu, palawija, tembakau, dan sayuran. 4) Tanah kapur atau tanah mediteran adalah tanah yang terbentuk dari batu kapur yang mengalami pelapukan. Tanah kapur terdapat di daerah perbukitan kapur Sumatra Selatan, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan. Tanaman yang hidup di daerah kapur adalah palawija, stepa, savana, dan hutan jati atau hutan musim. 5) Tanah litosol adalah tanah berbatu-batu.

Jenis Jenis Tanah – Bahan pembentuknya berasal dari batuan keras yang belum mengalami pelapukan secara sempurna. Jenis tanah ini juga disebut tanah azonal. Tanaman yang dapat tumbuh di tanah litosol adalah rumput ternak, palawija, dan tanaman keras. 6) Tanah argonosol atau tanah gambut adalah tanah yang terbentuk dari sisa-sisa tumbuhan rawa yang mengalami pembusukan. Jenis tanah ini berwarna hitam hingga cokelat. Tanah ini terdapat di rawa Sumatra, Kalimantan, dan Papua. Tanaman yang dapat tumbuh di tanah argonosol adalah karet, nanas, palawija, dan padi. 7) Tanah grumusol atau margalith adalah tanah yang terbentuk dari material halus berlempung. Jenis tanah ini berwarna kelabu hitam dan bersifat subur, tersebar di Jawa Tengah, Jawa Timur, Madura, Nusa Tenggara, dan Sulawesi Selatan. Tanaman yang tumbuh di tanah grumosol adalah padi, jagung, kedelai, tebu, kapas, tembakau, dan jati. 8) Tanah latosol adalah tanah yang banyak mengandung zat besi dan aluminium.Tanah ini sudah sangat tua sehingga kesuburannya rendah. Warna tanahnya merah hingga kuning sehingga sering disebut tanah merah.

Tanah latosol mempunyai sifat cepat mengeras jika tersingkap atau berada di udara terbuka disebut tanah laterit. Tanah latosol tersebar di Sumatra Utara, Sumatra Barat, lampung, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Papua. Tumbuhan yang dapat hidup di tanah latosol adalah padi, palawija, sayuran, buah-buahan, karet, sisal, cengkih, kakao, kopi, dan kelapa sawit. Kondisi tanah di Indonesia dikenal dengan kesuburannya sehingga ketika ditanami suatu tanaman senantiasa tumbuh dan memberikan manfaat kepada pemiliknya.

Suatu tanah dikatakan subur apabila memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: 1) banyak mengandung unsur hara atau zat-zat yang diperlukan tanaman untuk pertumbuhannya; 2) cukup mengandung air yang berguna untuk melarutkan unsur hara agar dapat diserap oleh akar tumbuhan; 3) struktur tanahnya baik, artinya susunan butir-butir tanah tidak terlalu padat dan tidak terlalu lenggang.

Rangkuman 

1. Letak geografis suatu wilayah adalah keberadaan posisi wilayah tersebut sesuai dengan bentuk dan letaknya di bumi. 2. Dilihat secara geografis, wilayah Indonesia terletak pada posisi yang strategis dan menguntungkan karena beberapa alasan sebagai berikut: a) letak Indonesia di antara Benua Asia dan Benua Australia; b) letak Indonesia di antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia.

3. Indonesia mempunyai iklim tropis yang ditandai dengan temperatur udara yang tinggi serta curah hujan yang dipengaruhi oleh musim. Adanya perubahan arah angin juga berpengaruh terhadap keadaan musim di Indonesia yang terbagi menjadi musim hujan dan musim kemarau. 4. Indonesia dibagi dalam tiga wilayah waktu berikut ini. a) Standar wilayah meridian 105o BT, ditetapkan Waktu Indonesia Bagian Barat (WIB) yang meliputi seluruh wilayah Pulau Sumatra, Jawa dan Madura, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah. Perbedaan waktu antara WIB dengan GMT atau waktu Greenwich adalah sebanyak 7 jam. b) Standar meridian 120o BT, ditetapkan Waktu Indonesia Bagian Tengah (WITA), yang meliputi wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Bali, NTT, NTB, dan Sulawesi.

Perbedaan waktu antara WITA dengan GMT adalah sebanyak 8 jam. c) Standar meridian 135o BT, ditetapkan Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT), yang meliputi Kepulauan Maluku dan Irian Jaya. Perbedaan dengan GMT sebanyak 9 jam. 5. Wilayah fauna Indonesia bagian barat dengan fauna bagian timur dibatasi oleh garis Wallace, sedangkan wilayah fauna Indonesia bagian tengah dengan wilayah Indonesia bagian timur dibatasi oleh garis Weber. 6. Penyebaran flora dan fauna di Indonesia dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor tersebut di antaranya: a) keadaan iklim; b) keadaan tanah; c) pengaruh makhluk hidup atau biotok. 7. Suatu tanah dikatakan subur apabila memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: a) banyak mengandung unsur hara atau zat-zat yang diperlukan tanaman untuk pertumbuhannya; b) cukup mengandung air yang berguna untuk melarutkan unsur hara agar dapat diserap oleh akar tumbuhan; c) struktur tanahnya baik, artinya susunan butir-butir tanah tidak terlalu padat dan tidak terlalu lenggang.

REFLEKSI Jika terdapat materi yang belum dipahami, pelajari kembali secara seksama dan diskusikan bersama kelompok belajarmu, carilah referensi lain yang relevan, termasuk Internet. Lebih lanjut, tanyakan kepada guru bidang studi IPS di sekolahmu agar semua materi dapat dikuasai!

I. Pilihan Ganda Pilihlah jawaban yang kamu anggap paling benar!

1. Keberadaan posisi wilayah tersebut sesuai dengan bentuk dan letaknya di bumi disebut …. a. letak geologis b. letak astronomis c. letak strategis d. letak geografis

2. Secara geografis, Indonesia terletak di antara dua benua, yaitu …. a. Benua Asia dan Benua Australia b. Benua Asia dan Benua Amerika c. Benua Australia dan Eropa d. Samudra Pasifik dan Samudra Hindia

3. Laut yang terletak antara pulau-pulau Indonesia disebut …. a. laut teritorial c. laut kontinen b. laut nusantara d. laut wilayah

4. Akibat letak geografisnya, Indonesia memiliki dua musim yaitu …. a. hujan dan tropis b. hujan dan semi c. kemarau dan hujan d. semi dan salju

5. Musim kemarau di Indonesia pada umumnya berlangsung pada bulan …. a. April – Oktober b. Oktober – April c. September – Januari d. Februari – Maret

6. Wilayah Indonesia yang masuk ke dalam WITA adalah …. a. Kalimatan Barat b. Kalimantan Tengah c. Bali d. Jawa Barat

7. Berikut yang tidak termasuk wilayah fauna Wallace adalah …. a. NTT c. Sumatra b. Sulawesi d. Maluku

8. Jenis tanah yang dihasilkan oleh proses pelapukan material batuan gunung api adalah …. a. tanah vulkanik c. tanah gambut b. tanah aluvial d. tanah laterit

9. Pada tahun 2002, Pulau Sipadan dan Ligitan diputuskan oleh Mahkamah Internasional termasuk wilayah …. a. Indonesia b. Malaysia c. Singapura d. Filipina

10. Wilayah Indonesia bagian tengah dan wilayah Indonesia bagain barat dibatasi oleh …. a. paparan b. sahul c. wallace d. weber

Uraian Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan tepat! 1. Jelaskan perbedaan letak geografis dengan letak astronomis! 2. Sebutkan tiga wilayah yang termasuk Waktu Indonesia Tengah (WITA)! 3. Faktor apa saja yang menyebabkan perbedaan jenis flora dan fauna di setiap daerah? 4. Sebutkan jenis-jenis tanah yang ada di Indonesia! 5. Jelaskan sikap kamu jika salah satu pulau milik Negara Indonesia tiba-tiba diakui oleh negara lain !

 

Persebaran Jenis Jenis Tanah Di Indonesia | medsis | 4.5