Menghubungkan Isi Puisi Realitas Alam, Sosial Budaya, dan Masyarakat

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Menghubungkan Isi Puisi Realitas Alam, Sosial Budaya, dan Masyarakat

Isi Puisi Realitas Alam

Isi Puisi Realitas Alam

Isi Puisi Realitas Alam – Tahukah Anda bahwa cerita pendek bisa dibuat berdasarkan pengalaman yang telah Anda alami. Dengan mengembangkan alur, tema, latar, dan unsur intrinsik lainnya, Anda bisa memulai menulis pengalaman pribadi Anda dalam sebuah cerpen. Dalam pelajaran ini, Anda akan belajar mencatat pokok-pokok informasi yang disampaikan secara langsung dan memberikan tanggapan berdasarkan fakta dan pendapat dalam informasi tersebut. Selain itu, Anda akan belajar menghubungkan isi puisi dengan ralitas alam, sosial budaya, dan masyarakat. kemudian belajar menulis cerpen.

Menyimpulkan Isi Informasi

Isi Puisi Realitas Alam – Melalui kegiatan mendengarkan pada pelajaran sebelum nya, Anda telah memperoleh berbagai informasi. Selain untuk memperoleh informasi, kegiatan mendengarkan pun dilakukan agar dapat memberikan respons atau tanggapan terhadap berbagai masalah. Jika Anda cermati informasi yang didengarkan, Anda dapat memilah informasi tersebut menjadi fakta dan pendapat. Fakta merupakan hal atau peristiwa yang benar-benar terjadi atau dapat dibuktikan kebenarannya. Sedangkan opini atau pendapat dapat diartikan sebagai gagasan seseorang yang dikemukakan dalam menanggapi suatu masalah. Perhatikanlah contoh berikut.

Isi Puisi Realitas Alam – Fakta Berdasarkan data BPS pada 2003, tercatat luas lahan sawah yang sudah beralih fungsi mencapai 676.014 hektare (ha) dengan distribusi daerah terkonversi terluas meliputi Jawa Timur 77.638 ha, Jawa Barat 65.423 ha, Sumatra Barat 65.417 ha, dan Kalimantan Barat 49.125 ha. Sumber: Harian Media Indonesia, 22 Desember 2004 Pendapat Departemen Pertanian menyatakan seharusnya harga gabah kering pane n (GKP) naik menjadi Rp1.330,00 per kg atau naik Rp100,00 dari harga sebelumnya. Menteri Perta nian, Anton Apriyantono mengatakan, usulan tersebut akan dimasukkan dalam Instruksi Presiden (Inpres) tentang Perberasan yang segera dikeluarkan pemerintah. Sumber: Harian Koran Tempo, 15 Desember 2004

Isi Puisi Realitas Alam – Berdasarkan fakta atau pendapat dalam informasi tersebut, Anda dapat memberikan tanggapan. Tanggapan yang Anda ungkapkan dapat berupa dukungan atau kritikan. Keduanya akan lebih baik lagi jika disampaikan dengan sopan dan meng gunakan bahasa yang baik. Dengan begitu, Anda telah meng hargai pendapat orang lain. Nah, berikut ini merupakan contoh menanggapi suatu pendapat. “Usulan Departemen Pertanian sangat realistis meskipun belum memuaskan. Dengan kenaikan harga gabah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pendapatan petani. Namun, usulan tersebut harus gayung bersambut dengan pemerintah sehingga ketentuan tersebut dapat segera diber lakukan.”

Selain memberi tanggapan, Anda pun dapat menyampaikan kembali informasinya. Penyampaian informasi tersebut harus dengan baik pula. Misalnya, Anda harus menyampaikan keseluruhan isi informasi dalam beberapa kalimat atau paragraf dengan bahasa yang mudah dipahami. Contoh:

Departemen Pertanian mengusulkan kenaikan harga gabah kering panen menjadi Rp1.330,00 per kg. Usulan tersebut ditanggapi positif oleh Menteri Pertanian, Anton Apriyantono.

Penyelundupan Pemicu Utama Kelangkaan Pupuk

Pemerintah mengakui penyelundupan pupuk urea bersubsidi ke luar negeri adalah sa lah satu pemicu utama kelangkaan pupuk belakangan ini. Salah satu daerah yang dikategorikan rawan penyelundupan adalah Sumatra Utara. Menteri Perdagangan Mari Elka Pengestu me ngatakan pihaknya sudah berkoordi nasi dengan aparat Ditjen Bea dan Cukai untuk mem basmi pe nyelundu pan urea. “Kami sedang mem pelajari sungguh-sungguh bagai mana meka nis me meng hentikan penyelundupan ini,” kata Mari kepada pers kemarin. Menteri Perindustrian Andung A. Nitimiharja me nam bahkan, dari pe man tau an pe merintah selama ini me mang ada beberapa tempat yang menjadi sumber pe nye lundupan pupuk bersubsidi ke luar negeri. Salah satu daerah yang disorot adalah Sumatra Utara. Andung juga mengaku heran dengan adanya laporan kelangkaan dan naiknya pupuk di banyak tempat.

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Pasalnya seluruh produsen pupuk sudah melaporkan persediaan pupuk di tingkat kabupaten menghadapi musim ta nam tahun ini mencapai satu bulan di atas normal. Pantauan Tempo di beberapa daerah kemarin menunjukkan fakta bahwa kelangkaan pupuk semakin meluas. Setelah sebelumnya terjadi di Boyolali, Jawa Tengah; Indramayu, Jawa Barat; kini menyusul Kabupaten Majalengka; dan beberapa kabupaten di Sumatra Utara. Salah seorang pedagang pupuk di Sumatra Utara yang enggan disebutkan namanya menga takan, karena sulitnya men dapatkan pupuk, harga eceran urea me lambung mencapai Rp1.400,00 per kilogram.

Hal ini jauh melampaui harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp1.050 per kilogram. Begitu pula pupuk ZA yang sudah menyentuh harga Rp1.600,00 per kilogram. Padahal, harga eceran tertinggi hanya sebesar Rp920,00 per kilogram. Ia menganalisis kelangkaan ini di dorong oleh banyak hal, di antaranya karena telah masuknya masa musim tanam, pasokan dari PT Pupuk Iskandar Muda yang kurang lancar, dan adanya distributor yang me nimbun pu puk. “Ada spekulasi tahun depan subsidi pupuk akan dicabut,”kata dia. Dia juga membenarkan penyelundupan pupuk melalui Pelabuhan Tanjung Balai Asahan menuju Pelabuhan Klang Malaysia masih terus terjadi. Penyelundup, kata dia, bahkan berani membeli pupuk bersubsidi seharga Rp1.800,00 per kilogram. Hal ini disebabkan harga jual di Malaysia sangat tinggi.

Selain di Sumatra Utara, petani di Majalengka juga mengeluhkan kelangkaan pupuk yang sudah berlangsung beberapa hari belakangan. Kalau┬ápun berhasil mendapat kan pupuk, terutama urea, harganya jauh melebihi harga eceran tertinggi. Komarudin, salah seorang petani Majalengka menuturkan bahwa dia baru dapat mendapatkan urea setelah mencari selama empat hari berturutturut di sejumlah toko per tanian. Namun, untuk membelinya, Komarudin terpaksa membayar Rp125 ribu per kuintal dari harga eceran tertinggi yang hanya Rp105 ribu per kuintal. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagang an Kabupaten Majalengka, Maman Suherman, tidak menyangkal bahwa telah terjadi kelangkaan pupuk di tingkat petani. Namun, ia mengaku heran me ng ingat persediaan pupuk di gudang PT Pupuk Sriwijaya masih sebanyak empat ribu ton per tahun. Maman mensinyalir kelangkaan pupuk di sebab kan adanya pengecer yang men jual di atas harga eceran tertinggi. Dengan demikian, pihak distributor memutuskan untuk meng hentikan sementara penjualan yang kemu dian memicu kelangkaan pupuk. “Situasi ini dimanfaatkan segelintir orang dengan menaikkan harga pupuk,”ujarnya. Sumber: Harian Koran Tempo, 15 Desember 2004

1. Setelah mendengarkan informasi tersebut, coba tentukanlah pokok-pokok informasinya. 2. Kemudian catatlah informasi yang berupa fakta dan pendapat. Anda dapat menuliskannya dalam bentuk tabel. Salinlah contoh tabel isian berikut dalam buku tulis Anda. 3. Ajukanlah tanggapan Anda berupa pertanyaan atau dukungan (menyetujui, menolak, atau menambahkan pendapat) terhadap isi informasi tersebut. 4. Untuk mengetahui tingkat pemahaman Anda, sampaikanlah kembali informasi tersebut dengan kata-kata Anda sendiri di depan kelas. Perhatikanlah urutannya sesuai dengan pokokpokok informasi yang telah kamu tulis.

Menghubungkan Isi Puisi dengan Realitas Alam, Sosial Budaya, dan Masyarakat

Munculnya gagasan atau ide untuk membuat suatu puisi selalu dipengaruhi atau dilatari dengan realitas kehidupan yang dialami oleh penyair itu sendiri. Sebagai mahluk sosial, penyair merupakan anggota suatu kelompok masyarakat yang memiliki kehidupan sosial yang beraneka ragam. Keberadaan penyair di tengah-tengah kelompok masyarakat sosial secara tidak langsung akan memberikan pengaruh terhadap karya yang dihasilkannya. Namun, akan berbeda dengan kelompok lainnya dalam menyikapi kehidupan yang melatarinya. Untuk mempermudah menemukan hubungan isi puisi dengan realitas kehidupan, parafrasekan terlebih dahulu puisi tersebut untuk lebih memahami gagasan yang terkandung di dalamnya, kemudian bacalah secara berulang-ulang.

Ada beberapa langkah yang bisa kita lakukan untuk bisa menemukan unsur kehidupan sosial masyarakat serta sikap penyair terhadapnya melalui sebuah puisi. Langkah-langkah itu diantaranya :

1. membaca puisi yang bersangkutan secara berulang-ulang agar Anda mampu menemukan makna keseluruhan puisi tersebut; 2. mengidentifikasi dan menyimpulkan judul puisi, kata-kata, larik, atau kalimat di dalamnya; 3. mengidentifikasi hubungan makna antara larik yang satu dengan larik lainnya untuk memahami satuan makna yang terdapatdalam bait puisi; 4. mengidentifikasi unsur sosial kehidupan yang di kemukakan penyair; 5. mengidentifikasi sikap penyair terhadap unsur kehidupan yang dimaksud.

Menulis Cerpen

Apakah Anda sering menemukan cerpen di surat kabar? Pernahkah juga Anda membaca cerpen tersebut? Nah, sekarang apakah Anda juga pernah menulis cerpen? Setelah mendengarkan cerita menarik pada pembelajaran 8A, adakah keinginan untuk menjadikan cerita tersebut menjadi ide sebuah cerpen? Kembangkanlah cerita menarik Anda dengan penokohan dan alur yang baik. Dengan begitu, akan diperoleh suatu karya sastra yang baik pula. Akan lebih baik lagi jika Anda tentukan pula tema yang akan kamu tulis. Jadi, cerpen yang ditulis oleh Anda akan memenuhi unsur-unsur cerpen yang ada.

Unsur utama yang harus Anda bentuk saat akan membuat cerpen adalah ide cerita. Ide cerita dapat diperoleh dari pengalaman, pengamatan, atau muncul secara tiba-tiba. Setelah ide cerita diperoleh, mulailah dengan menentukan tema.

Menghubungkan Isi Puisi Realitas Alam, Sosial Budaya, dan Masyarakat | medsis | 4.5