Fungsi mata

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Fungsi mata

Cahaya yang masuk ke dalam bola mata melalui lubang pupil akan menembus empat media refraksi, yaitu kornea, humor aquous, lensa, dan viterus. Setelah mengalami empat kali pembiasan, bayangan akan jatuh di retina. Ada dua cara yang dapat dilakukan agar bayangan benda dapat jatuh tepat pada retina, yaitu: a. Menambah panjang bola mata. b. Mengubah lengkungan lensa. Proses perubahan dari lengkung lensa disebut akomodasi. Bayangan benda yang jatuh pada retina akan merangsang Rod atau Cone, kemudian melalui serangkaian reaksi timbul pada sel ganglion. Kemudian, impuls dijalarkan ke khiasma optikus, tractus optikus, lalu ke thalamus optikus.

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Di thalamus terjadi sinaps, kemudian impuls diteruskan ke daerah penglihatan di lobus oksipitalis otak. e. Kelainan pada mata Kelainan pada mata terjadi karena kelainan refraksi cahaya. Misalnya mata miopi, yaitu suatu kondisi mata dengan lensa terlalu cembung atau bola mata terlalu panjang. Dengan demikian, benda dekat akan terlihat jelas karena bayangan jatuh pada retina. Sedangkan, benda jauh akan terlihat kabur karena bayangan jatuh di depan retina. Mata jenis ini dikoreksi dengan lensa cekung. Kelainan mata hipermetropi ialah mata dengan lensa yang terlalu pipih atau bola mata terlalu pendek. Sehingga, benda dekat akan terlihat kabur, karena bayangan jatuh dibelakang retina. Kelainan ini dapat dibantu dengan lensa cembung. Mata astigmat ialah mata dengan lengkungan permukaan kornea atau lensa yang tidak rata (mulus). Kelainan ini dikoreksi dengan lensa silinder. Mata presbiop ialah suatu keadaan lensa kehilangan elastisitasnya karena bertambahnya usia. Mata presbiop dibantu dengan lensa cembung.

Fungsi mata | medsis | 4.5