Tentang Materi Evaluasi Pembelajaran Media Pendidikan

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Tentang Materi Evaluasi Pembelajaran Media Pendidikan

Evaluasi Pembelajaran

Evaluasi Pembelajaran

Evaluasi Pembelajaran – Media pendidikan sebelum digunakan secara luas perlu dievaluasi terlebih dahulu, baik dari segi isi materi, segi edukatif, maupun segi teknis permediaan, sehingga media tersebut memenuhi persyaratan sebagai media pendidikan. Evaluasi media dimaksudkan untuk mengetahui apakah media yang dibuat/ dipproduksi dapat mencapai tujuan yang ditetapkan atau tidak. Hal ini penting untuk diperhatikan dan dilakukan karena banyak orang yang beranggapan bahwa sekali mereka membuat media pasti baik. Untuk itu perlu dibutuhkan dengan cara menguji.

Evaluasi Pembelajaran

a. Tujuan Evaluasi Media Pendidikan Dalam buku pedoman evaluasi media pendidikan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (1988/1989) dinyatakan bahwa evaluasi media mempunyai tujuan sebagai berikut: 1. Memberikan pedoman kepada instansi pemerintah dalam mengadakan media pendidikan yang bermutu. 2. Memberikan pedomam kepada guru dalam membuat media pendidikan yang bermutu. 3. Memberikan pedoman kepada produsen dalam memproduksi media pendidikan yang bermutu. 4. Melindungi sekolah dari penggunaan media pendidikan yang tidak dapat 5. dipertanggungjawabkan dari segi teknis kependidikan.

Evaluasi Pembelajaran

b. Macam Evaluasi Media Evaluasi media pendidikan dapat dikelompokkan menjadi dua macam yaitu evaluasi formatif dan evaluasi sumatif. Evaluasi formatif adalah proses yang dimaksudkan untuk mengumpulkan data tentang efektivitas dan efisiensi media untuk mencapai tujuan yang ditetapkan. Data tersebut dimaksudkan untuk memperbaiki dan menyempurnakan media yang bersangkutan agar lebih efektif dan efisien. Evaluasi sumatif adalah proses pengumpulan data untuk menentukan apakah media yang dibuat patut digunakan dalam situasi-situasi tertentu atau apakah media tersebut benar-benar efektif atau tidak, setelah media tersebut diperbaiki dan disempurnakan.

Evaluasi Pembelajaran

Evaluasi dalam pembahasan ini difokuskan pada evaluasi formatif. Evaluasi formatif terdiri dari tiga tahapan yaitu: evaluasi satu lawan satu (one to one), evaluasi kelompok kecil (small group evaluation), dan evaluasi lapangan (field evaluation).

Evaluasi Pembelajaran

1. Evaluasi Satu lawan Satu (one to one)

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Pada tahap ini pilihlah dua orang sasaran/siswa yang dapat mewakili populasi target dari media yang telah dibuat. Kedua orang tersebut hendaknya satu orang diambil dari populasi yang kemampuannya di atas rata-rata, sedangkan yang satu orang lagi kemampuannya di bawah rata-rata. Sajikan media tersebut kepada mereka secara individual. Kalau media itu didesain untuk belajar mandiri, maka biarkanlah dia mempelajarinya, sementara itu kita mengamatinya. Dari kegiatan ini sebenatrnya ada beberapa informasi yang dapat diperoleh diantaranya : kesalahan pemilihan kata atau uraian-uraian tak jelas, kesalahan dalam memilih lambang-lambang visual, kurangnya contoh, terlalu banyak atau sedikitnya materi, urutan/sequence yang keliru, pertanyaan atau petunjuk yang kurang jelas, materi tidak sesuai dengan tujuan.

Evaluasi Pembelajaran

2. Evaluasi Kelompok Kecil (small group evaluation) Pada tahap ini media diujicobakan kepada sasaran/siswa kurang lebih 10 – 20 siswa yang dapat mewakili populasi target. Siswa/sasaran yang dipilih untuk uji coba ini hendaknya mencerminkan karakteristik populasi. Usahakan sampel tersebut terdiri dari siswa/sasaran berbagai tingkat kemampuan (pandai, sedang, kurang pandai), jenis kelamin berbeda-beda (laki-laki, dan perempuan), berbagai usia, latar belakang.

3. Evaluasi Lapangan (field evaluation) Evaluasi lapangan (field evaluation) adalah tahap akhir dari evaluasi formatif yang perlu dilakukan. Evaluasi lapangan dilakukan kepada sekitar 30 orang dengan berbagai karakteristik seperti tingkat kepandaiannya, kelas, latar be;akang , jenis kelamin, usia, sesuai dengan karakteristik populasi. Satu hal yang perlu dihindari baik pada dua tahap evaluasi terdahulu maupun evaluasi lapangan ini yaitu efek halo (hallo effect) . Hallo effect muncul apabila media yang dicobakan pada responden yang salah. Maksudnya apabila kita mencobakan media kepada mereka yang belum pernah melihat media tersebut. Jika demikian maka informasi yang diperoleh banyak dipengaruhi oleh sifat kebaruan tersebut sehingga kurang dapat dipercaya. Disamping melakukan kegiatan seperti di atas, dalam mengevaluasi media dapat juga dilakukan dengan cara berkonsultasi/mencobakannya kepada ahli bidang studi (content expert) dan ahli media/pengkaji media (media expert). Ahli bidang studi diharapkan akan banyak memberikan masukan kepada pembuat media dari sisi software terutama mengenai iisi/materi program. Konsultasi kepada ahli media diharapkan akan banyak memberikan masukan tentang software, misalnya dalam media auido kaset berkaitan dengan narasi, musik, dan efek suara.

c. Kriteria Penilaian

Ahli bidang studi dan ahli media dalam melakukan evaluasi perlu mempertimbangkan kriteria penilaian/evaluasi. Kriteria penilaian dimaksud merupakan pedoman penilai dalam melaksanakan penilaian media pendidikan baik yang berkait dengan software (perangkat lunak) maupun hardware (perangkat keras).

1. Kriteria Penilaian Perangkat Lunak (software) Kriteria penilaian perangklat lunak (software) media pendidikan dibagi menjadi dua bagian yaitu kriteria penilaian yang menyangkut fisik perangkat lunak dan kriteria penilaian yang menyangkut isi perangkat lunak. Contoh kriteria: A. Kriteria Fisik Perangkat Lunak 1). Kriteria penilaian fisik program kaset audio a. Setiap program kaset audio disertai buku penyerta/petunjuk pemaikaian. b. Menggunakan pita (kaset) standar/bermutu c. Menggunakan pita (kaset) ukuran C 60 atau C 90 d. Disertai lembar evaluasi e. Memiliki kantong (wadah) untuk melindungi buku penyerta, pita (kaset audio), dan lembar evaluasi. f. Kaset dan kantong diberi label yang memuat judul, sasaran, bidang studi, dan durasi/lama putar.

2). Kriteria Penilaian Fisik Program Slide b. Setiap program slide disertai buku penyerta/petunjuk pemakaian. c. Menggunakan film positif berwarna ukuran 35 mm (standar) d. Menggunakan bingkai (frame) standar dan bermutu e. Setiap bingkai diberi judul program dan nomor urut dari program tsb. f. Setiap frame dimasukkan ke dalam slide file. g. Disertai dengan lembar evaluasi h. Memiliki kantong untuk melindungi buku penyerta, slide, dan lembar evaluasi. i. Kantong program memiliki label yang memuat judul, sasaran, bidang studi, dan durasi.

3). Kriteria Penilaian Fisik Program Video/VCD a. Setiap program video disertai dewngan buku petunjuk pemaikaian/ penyerta. b. Menggunakan pita (kaset) video yang standar dan bermutu c. Pada setiap pita (kaset) video dicantumkan judul program, bidang studi, dan sasaran. d. Pada setiap pita (kaset) video disertai dengan tanda lolos sensor e. Disertai dengan lembar evaluasi f. Memiliki kantong untuk tempat untuik melindungi buku penyerta, pita (kaset) video, lembar evaluasi. g. Setiap kantong program memiliki label yang memuat judul, sasaran, bidang studi, dan durasi. 2. Kriteria Penilaian Isi Perangkat Lunak (Kriteria Khusus) 1). Kaset Audio a. Segi materi 1) sesuai dengan tujuan yang telah dirumuskan 2) mudah dimengerti 3) sesuai dengan tingkat kemampuan siswa 4) Bahan disajikan dari yang mudah menuju sulit 5) Tidak banyak menggunakan kata-kata sulit b. Segi Narasi 1) Volume suara cukup baik 2) intonasi suara cukup baik 3) gaya bahasa 4) Kejelasan ucapan 5) Tempo ucapan c. Segi Musik/Efek suara 1) Ilustrasi musik mendukung program 2) Efek suara mendukung program 3) Ilustrasi musik/efek suara tidak terlalu keras 4) Slide Suara d. Segi materi 1) sesuai dengan tujuan yang telah dirumuskan 2) mudah dimengerti 3) sesuai dengan tingkat kemampuan siswa 4) Bahan disajikan dari yang mudah menuju sulit 5) Tidak banyak menggunakan kata-kata sulit e. Segi Narasi 1) Volume suara cukup baik 2) intonasi suara cukup baik 3) gaya bahasa 4) Kejelasan ucapan  5) Tempo ucapan f. Segi Visualisasi 1) ukuran gambar 2) komposisi gambar 3) warna gambar 4) ketajaman gambar 5) Pencahayaan gambar 6) ilustrasi mendukung gambar 7) huruf mudah digambar 8) caption/grafis menarik g. Segi Musik/Efek suara 1) Ilustrasi musik mendukung program 2) Efek suara mendukung program 3) Ilustrasi musik/efek suara tidak terlalu keras h. Segi Penyajian 1) sistematis 2) Pergantian gambar tidak terlalu cepat 1) 3. Kaset Video/VCD i. Segi materi 1) sesuai dengan tujuan yang telah dirumuskan 2) mudah dimengerti 3) sesuai dengan tingkat kemampuan siswa 4) Bahan disajikan dari yang mudah menuju sulit 5) Tidak banyak menggunakan kata-kata sulit j. Segi Narasi 1) Volume suara cukup baik 2) intonasi suara cukup baik 3) gaya bahasa 4) Kejelasan ucapan 5) Tempo ucapan k. Segi Visualisasi 1) ukuran gambar 2) komposisi gambar 3) warna gambar 4) ketajaman gambar  5) Pencahayaan gambar 6) ilustrasi mendukung gambar 7) huruf mudah digambar 8) caption/grafis menarik l. Segi Musik/Efek suara 2) Ilustrasi musik mendukung program 3) Efek suara mendukung program 4) Ilustrasi musik/efek suara tidak terlalu keras m. Segi Penyajian 1) sistematis 2) Pergantian gambar tidak terlalu cepat 2. Kriteria Penilaian Perangkat Keras (hardware) Media Pendidikan Kriteria penilaian perangkat keras (hardware) media pendidikan dibagi menjadi dua bagian yaitu kriteria yang bersifat umum dan kriteria penilaian yang bersifat khusus. Kriteria umum berlaku untuk semua jenis perangkat keras media pendidikan, seperti: 1. Praktis, kuat, dan mudah dioperasikan 2. Suku cadang mudah didapat 3. memberikan perlindungan keamanan bagi pemakai. 4. standar untuk digunakan di Indonesia Kriteria khusus perangkat media pendidikan yang bersifat khusus berlaku hanya untuk jenis perangkat keras yang yang bersangkutan. Kriteria ini merupakan pedoman bagi penilai media pendidikan dalam menilai spesifikasi teknis yang dimiliki oleh setiap perangkat keras yang akan dinilai.

 

Tentang Materi Evaluasi Pembelajaran Media Pendidikan | medsis | 4.5