Tentang Contoh Pesan atau Informasi dari Sumber Tertulis

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Tentang Contoh Pesan atau Informasi dari Sumber Tertulis

Contoh Pesan atau Informasi

Contoh Pesan atau Informasi

Contoh Pesan atau Informasi – Banyak informasi yang bisa sangat bermanfaat bagi kita, buka sekadar hiburan atau iklan. Informasi-informasi yang sangat bermanfaat itu antara lain informasi tentang pendidikan, kesehatan, wawasan Nusantara, dan sebagainya. Sekarang, bacalah informasi yang bertema kesehatan berikut ini! Informasi yang disajikan di bawah ini berupa dialog yang dilakukan antara wartawan surat kabar Pikiran Rakyat dan dr. Feti K. Memed, Sp.M., M.Kes. Kepala Unit Mata Anak Rumah Sakit Cicendo Bandung.

Contoh Pesan atau Informasi – Wartawan PR : Berapa banyak kebutaan di dunia ini? Dr. Feti : Saat ini diperkirakan terdapat 50 juta orang buta di dunia, dengan 1,5 juta di antaranya adalah anakanak. Wartawan PR : Apa definisi tentang kebutaan? Dr. Feti : Kebutaan adalah kegagalan penglihatan, yaitu tajam penglihatan terbaik setelah dikoreksi tidak mencapai 3 meter pada mata terbaik. Wartawan PR : Apa sebenarnya penyebab kebutaan pada anak-anak?

Contoh Pesan atau Informasi – Dr. Feti : Pada daerah miskin, penyebab terserang kebutaan adalah buta kornea yang berhubungan dengan gizi dan higienis yang sangat kurang. Pada daerah dengan ekonomi yang sudah mapan, penyebab kebutaan pada anak umumnya adalah Retinopathy of Prematurity, yaitu kelainan retina pada bayi-bayi prematur atau berat lahir rendah. Wartawan PR : Mengapa kebutaan anak harus dikelola tersendiri dan mengapa begitu penting? Dr. Feti : Bila seorang anak buta, dampaknya akan terasa pada seluruh aspek perkembangan anak tersebut, seperti kesempatan bersekolah, bersosialisasi dan bekerja, dengan biaya yang tidak sedikit untuk anak yang buta, juga akan berdampak pada perkembangan motorik, sensoris, dan kognitif anak tersebut. Wartawan PR : Lalu apa yang dapat dilakukan untuk mencegah kebutaan anak? Dr. Feti : Hal itu antara lain bisa diwujudkan dengan membatasi atau mencegah parut kornea yang disebabkan infeksi pada kornea yang berhubungan dengan kekurangan vitamin A pada anak, mecegah infeksi campak dengan imunisasi, mencegah terjadinya Ophthalmia neonatorum pada bayi baru lahir dengan tetes mata antibiotik pada seluruh bayi yang baru lahir. Selain itu, juga perlu dicegah terjadinya Sindroma rubella kongenital. Sumber: Pikiran Rakyat 30 Oktober 2006 dengan perubahan

Contoh Pesan atau Informasi – Jawablah soal-soal berikut ini! 1. Catatlah hal-hal penting yang terdapat dalam dialog tersebut! 2. Simpulkan isi dialog tersebut! 3. Tuliskan informasi apa saja yang dapat kalian tangkap dari dialog itu! 4. Berilah komentar terhadap narasumber dan pewawancara dalam dialog tersebut! 5. Sampaikanlah informasi tentang kesehatan ini dengan cara memberi penyuluhan kepada para remaja sebaya/adik-adik kelas di lingkungan Anda!

Membahas Isi Puisi

Contoh Pesan atau Informasi – Ketika Anda hendak membahas isi puisi Anda harus memahami gambaran penginderaan, perasaan, pikiran, dan imajinasi yang diciptakan oleh penyair. Gambaran penginderaan adalah ungkapan penyair yang berkaitan dengan indera, misalnya indera penglihatan, indera penciuman, dan sebagainya. Berikut ini kutipan puisi Rendra yang mengungkapkan indera penciuman.

Balada Terbunuhnya Atmo Karpo Dengan kuku-kuku besi kuda menabah perut bumi bulan berkhianat gosok-gosokan tubuhnya di pucuk-pucuk para mengepit kuat-kuat lutut penunggang perampok yang diburu surai bau keringat basah, jenawi pun telanjang.

Puisi mengungkapkan perasaan penyair. Nada dan perasaan penyair akan dapat kita tangkap kalau puisi itu dibaca keras dalam poetry reading atau deklamasi. Membaca puisi dengan suara keras akan lebih membantu kita menemukan perasaan penyair yang melatarbelakangi terciptanya puisi tersebut. Perasaan yang menjiwai puisi bisa perasaan gembira, sedih, terharu, terasing, tersienggung, patah hati, sombong, tercekam, cemburu, kesepian, takut, dan menyesal.

Contoh Pesan atau Informasi – Bacalah puisi berikut ini, kemudian diskusikan gambaran penginderaan dan perasaan penyair dalam puisi tersebut!

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Padamu Jua Amir Hamzah Habis kikis Segala cintaku hilang terbang Pulang kembali aku pada-Mu Seperti dahulu Engkaulah kandil kemerlap Pelita jendela di malam gelap Melambai pulang perlahan Sabar, setia selalu Satu kekasihku Aku manusia Rindu rasa Rindu rupa Di mana Engkau Rupa tiada Suara sayup Hanya merangkai hati Engkau cemburu Engkau ganas Mangsa aku dalam cakarmu Bertukar tangkap dengan lepas Nanar aku, gila sasar Sayang berulang pada jua Engkau pelik menarik ingin Serupa dara di balik tirai Kasihmu sunyi Menunggu seorang diri Lalu waktu-bukan giliranku Mati hari-bukan kawanku … Sumber: Apresiasi Puisi, Herman J. Waluyo, hal 55-56

Cara pembahasan isi puisi dapat pula dilakukan gengan langkah-langkah berikut ini! Puisi yang akan dibahas berjudul “Candi”.

Contoh Pesan atau Informasi – Candi Engkau menahan empasan kala Tinggal berdiri indah permai Tidak mengabaikan serangan segala Megah kuat tiada terperi Engkau berita waktu lalu Masa Indonesia masyhur maju Dilayan putra bangsawan kalbu Dijunjung tinggi penaka ratu Aku memandang suka dan duka Berganti-ganti di dalam hati Terkenang dulu dan waktu nanti Apakah gerangan masa di muka Jadi bangsa yang kucinta ini Adakah tanda megah kembali? Sanusi Pane, 1935

1. Berdiskusilah untuk menentukan jawaban atas pertanyaan “Dapat kembali jayakah Indonesia pada tahun 2007-an ini?” pada simpulan di atas! (jawaban disusun berdasarkan tinjauan dari berbagai sudut pandang) 2. Bacalah puisi di bawah ini! Latihan 2 Buatlah kelompok a. Bahaslah isi puisi “Menyesal” tersebut berkenaan dengan (1) gambaran penginderaan, (2) perasaan, (3) pikiran, dan (4) imajinasi melalui kegiatan berdiskusi dalam kelompok! b. Paparkanlah hasil diskusi kelompok Anda di depan kelas! Tutor dan kelompok lain menyimak, memberi pertanyaan/sanggahan/saran mengenai hasil diskusi Anda!

Menyesal Pagiku hilang sudah melayang Hari mudaku sudah pergi Sekarang petang membayang Batang usiaku sudah tinggi Aku lalai di hari pagi Beta lengah di masa muda Kini hidup meracun hati Miskin ilmu, miskin hati Akh, apa guna kusesalkan Menyesal tua tiada berguna Hanya menambah luka sukma Kepada yang muda kuharapkan Atur barisan di hari pagi Menuju ke arah padang bakti A. Hasjmy

Baca dan perhatikanlah wacana bertabel di bawah ini!

Vaksin Malaria Semakin Dekat

Setelah sekian banyak vaksin untuk mencegah malaria diuji coba, akhirnya dunia boleh sedikit bernapas lega dengan hasil yang diperoleh di Mozambik, Afrika. Vaksin yang diberi kode RTS S/ASO2A tersebut telah digunakan untuk melindungi 2.022 anak berusia 1-4 tahun di negara yang malarianya merajalela itu. Ternyata hasilnya menggembirakan. Risiko anak-anak terkena malaria yang parah turun hingga 58 persen. Tak heran, jika seperti dikutip BBC News, para ilmuwan berharap vaksin ini sudah bisa disuntikkan paling lambat tahun 2010. Menurut Prof. Pedro Alonso dari University of Barcelona yang memimpin tim uji coba, inilah hasil terbaik yang pernah diperoleh dari berbagai kandidat vaksin selama 25 tahun terakhir. Organisasi kesehatan dunia (WHO) tak kalah gembira. Maklumlah, lebih dari 500 juta orang terinfeksi parasit malaria setiap tahunnya, terutama di negara berkembang. Namun, yang memprihatinkan, lebih dari 40 persen anak-anak di dunia hidup di negara yang endemi malaria. Menurut The Daily Monitor, 90 persen kematian kurang lebih satu juta kasus kematian per tahun terjadi di kawasan Afrika, terutama pada anak-anak berusia di bawah lima tahun. Ini artinya setiap tiga puluh detik terjadi kematian satu anak. Sementara anak yang masih hidup bisa menderita kerusakan otak. Penyebab Kematian Anak-Anak di Afrika No. Penyebab Kematian % 1 2 3 4 5 6 Lain-lain Malaria Infeksi pernapasan Diare HIV/AIDS Campak 32,8 20,3 17,2 12,3 9,0 8,4 Meski tidak segawat di Afrika, sebenarnya hampir seluruh provinsi di Indonesia memiliki kantongkantong yang rawan malaria. Daerah yang hingga kini bebas malaria hanyalah DKI Jakarta. Daerah endemis malaria yang paling parah adalah Papua karena ada di seluruh kabupaten. Demikian pula Maluku dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Sementara kawasan rawan malaria di Jawa mencakup sepanjang Pantai Selatan dan Banyuwangi sampai Anyer, serta segitiga Kulon Progo, Magelang, dan Purworejo. Di Bali, daerah endemis terletak di bagian barat, Sulawesi di sepanjang pantai, sedangkan di Kalimantan dan Sumatera umumnya di pedalaman. Lebih dari 50 persen kasus di Papua disebabkan oleh plasmodium falciparum, spesies parasit malaria yang bisa menyebabkan komplikasi (penyakit baru yang timbul dan menjadi tambahan penyakit yang sudah ada) otak. Spesies yang sama mendominasi wilayah Indonesia Timur, seperti Maluku dan NTT, sedangkan di wilayah barat umumnya adalah Pvivax. Di Indonesia ada 14 spesies nyamuk Anopeles sp yang menjadi vektor (perantara penularan) parasit malaria (Plasmodium sp). Karena itu, pemberantasan malaria perlu dilakukan dengan pendekatan spesifik lokal sesuai dengan tempat perindukan nyamuk dan kondisi sosial masyarakat. Sebelum vaksin malaria benar-benar bisa diimplementasikan, pemberantasan nyamuk malaria memang masih yang terbaik. (Dikutip dengan beberapa perubahan dari Kompas, 26 Oktober 2004)

 

Tentang Contoh Pesan atau Informasi dari Sumber Tertulis | medsis | 4.5