Pengertian Menulis Contoh Paragraf Naratif dan Narasi Fiktif

Pengertian Menulis Contoh Paragraf Naratif dan Narasi Fiktif

Contoh Paragraf Naratif

Contoh Paragraf Naratif

Contoh Paragraf Naratif

Contoh Paragraf Naratif – Anda tentu sering membaca beragam teks (wacana). Di antara teks yang Anda baca itu tentu ada yang berjenis teks naratif atau narasi, deskriptif atau deskripsi, ekspositif atau eksposisi, dan persuasif atau persuasi. Semua jenis teks tersebut memiliki ciri-ciri yang berbeda-beda. Pada subbab ini, Anda mempelajari teks naratif atau narasi. Apa yang membedakan teks narasi dengan jenis teks lainnya? Mari kita bedakan antara teks narasi dengan deskripsi. Bila deskripsi merupakan suatu bentuk teks yang berusaha menggambarkan sejelas-jelasnya suatu objek sehingga objek itu seolah-olah berada di depan mata kepala pembaca, maka narasi merupakan suatu bentuk teks yang berusaha mengisahkan suatu kejadian atau peristiwa sehingga tampak seolah-olah pembaca melihat sendiri atau mengalami sendiri peristiwa itu. Oleh karenanya unsur yang paling penting pada sebuah narasi adalah unsur perbuatan atau tindakan. Tetapi kalau narasi hanya menyampaikan kepada pembaca suatu kejadian atau peristiwa, masih sulit dibedakan dari deskripsi, karena suatu peristiwa atau suatu proses dapat juga disajikan dengan mempergunakan metode deskripsi. Oleh karena itu, harus ada unsur lain yang perlu diperhitungkan dalam teks narasi, yaitu waktu. Dengan demikian, pengertian narasi mencakup dua unsur dasar, yaitu perbuatan atau tindakan yang terjadi dalam suatu rangkaian waktu. Apa yang terjadi dalam teks narasi tidak lain merupakan tindak-tanduk yang dilakukan oleh orang-orang atau tokoh-tokoh dalam suatu rangkaian waktu. Bila deskripsi menggambarkan suatu objek secara statis, maka narasi mengisahkan suatu kehidupan yang dinamis dalam suatu rangkaian waktu. Berdasarkan uraian di atas Gorys Keraf (2007: 136) membatasi narasi sebagai suatu bentuk teks yang sasaran utamanya adalah tindak-tanduk yang dijalin dan dirangkaikan menjadi sebuah peristiwa yang terjadi dalam suatu kesatuan waktu. Atau dapat juga dirumuskan lain, narasi adalah suatu bentuk teks yang berusaha menggambarkan dengan sejelas-jelasnya kepada pembaca suatu peristiwa yang telah terjadi. Bentuk-bentuk narasi dapat dibedakan menjadi dua, yaitu narasi fiktif dan narasi nonfiktif. Narasi fiktif kita kenal dalam bentuk kesusastraan seperti, novel, roman, cerpen, dan dongeng. Narasi nonfiktif kita jumpai dalam bentuk sejarah, biografi, dan autobiografi. yang sering kita temui.

Berikut ini adalah contoh narasi fiktif dalam kutipan roman

Contoh Paragraf Naratif – Kira-kira pukul satu siang, kelihatan dua orang anak muda, bernaung di bawah pohon ketapang yang rindang, di muka sekolah Belanda Pasar Ambacang di Padang, seolah-olah mereka hendak memperlindungkan dirinya dari panas yang memancar dari atas dan timbul dari tanah, bagaikan uap air yang mendidih. Seorang dari anak muda ini, ialah laki-laki, yang umurnya kira-kira 18 tahun. Pakaiannya baju jas tutup putih dan celananya pendek hitam, yang berkancing di ujungnya. Sepatunya sepatu hitam tinggi, yang disambung ke atas dengan kaus sutera hitam pula dan diikatkan dengan ikatan kaus getah pada betisnya. Topinya topi rumput putih, yang biasa dipakai bangsa Belanda. Di tangan kirinya ada beberapa kitab dengan sebuah peta bumi dan dengan tangan kanannya dipegangnya sebuah belebas yang dipukul-pukulkannya ke betisnya. Jika dipandang dari jauh, tentulah akan disangka anak muda ini seorang anak Belanda, yang hendak pulang sekolah. Tetapi jika dilihat dari dekat nyatalah ia bukan bangsa Eropah; karena kulitnya kuning sebagai kulit langsat, rambut dan matanya hitam sebagai dawat. Di bawah dahinya yang lebar dan tinggi, nyata kelihatan alis matanya yang tebal dan hitam pula. Hidungnya mancung dan mulutnya halus. Badannya sedang, tak gemuk dan tak kurus, tetapi tegap. Pada wajah mukanya yang jernih dan tenang, terbayang bahwa ia seorang yang lurus, tetapi keras hati, tak mudah dibantah, barang sesuatu maksudnya. Menilik pakaian dan rumah sekolahnya, nyata ia anak seorang yang mampu dan tertib sopannya menyatukan ia anak seorang yang berbangsa tinggi. Teman anak muda ini, ialah seorang anak perempuan yang umurnya kira-kira 15 tahun. Pakaian gadis ini pun sebagai pakaian anak Belanda juga. Rambutnya yang hitam dan tebal itu, dijalinnya dan diikatnya dengan benang sutera, dan diberinya pula berpita hitam di ujungnya. Gaunnya (baju nona-nona) terbuat dari kain batis, yang berkembang merah jambu. Sepatu dan kausnya, cokelat warnanya. Dengan tangan kirinya dipegangnya sebuah batu tulis dan sebuah kotak yang berisi anak batu, pensil, pena, dan lain-lain sebagainya; dan di tangan kanannya adalah sebuah payung sutera kuning muda, yang berbunga dan berpinggir hijau. Dikutip dari roman Siti Nurbaya, karya Marah Rusli, hal 9-10.

Berikut ini adalah contoh narasi fiktif dalam kutipan cerpen.

Melayat Bapak

Contoh Paragraf Naratif – Sebenarnya, keberangkatanku ke Jogja hari ini tak begitu berguna. Pemakaman bapak (angkatku) dilakukan pukul 13.00 siang ini. Tapi, aku tak cukup punya waktu untuk segera pulang. Naik kereta api butuh 6-8 jam, sedang bis atau travel butuh waktu 10- 12 jam. Pilihan terakhir tentu saja pesawat terbang. Tapi, jarak tempuh Bekasi – Cengkareng minimal 2 jam, belum macet. Sementara sekarang sudah pukul 10.00. Perjalanan ke Jogja dengan pesawat memang hanya 1 jam. Paling dari bandara Adi Sucipto ke Kalasan, tinggal 25 menit lagi. Sayangnya, aku tak punya cukup uang untuk bayar tiket pesawat. Dengan terbata, aku katakan pada saudara angkatku, Ehal, supaya merelakan ketidakhadiranku di Melayat Bapak pemakaman bapak. “Bapak pasti ngerti, aku tak bisa datang buru-buru,” kataku pada Ehal. Tentu saja, aku minta maaf pada bapak, sebab rasanya pahit getir menahan rindu ingin bertemu bapak untuk yang terakhir kali, benar-benar membuatku sesak. Mau menangis, nanti malah merepotkan teman-teman kantor. Laki-laki kok menangis. Maka, aku putuskan untuk pulang malam ini, dengan kereta ekonomi. “Ya, sudah kalau tidak bisa pulang sore ini, gak pa pa. Kami di sini tetap menunggu kedatanganmu esok,” jawab Ehal dengan ketegaran luar biasa. Sumber: Cerpen karya Ioannes B. Dieuta, Surabaya Post, Minggu, 14 September 2008

1. Carilah contoh bentuk-bentuk teks naratif di majalah, surat kabar, atau internet! Maksimal 4 contoh dengan bentuk yang berbeda. 2. Tulislah satu paragraf naratif dengan bentuk yang Anda sukai! Anda juga boleh menulis beragam bentuk supaya pemahaman Anda tentang teks naratif semakin terasah. 3. Diskusikan teks naratif yang Anda tulis dalam kelompok kecil (2-3 siswa)! Perbaiki tulisan jika ternyata teks yang Anda tulis belum mempunyai ciri naratif!

Review (Rangkuman) Refleksi Bagi Peserta Didik 1. Informasi bisa diperoleh dari media elektronik (TV, radio dan lain-lain) maupun cetak (surat kabar, majalah, dan lain-lain). 2. Membaca ekstensif berarti membaca luas, memahami isi bacaan yang penting dengan cepat dan efisien. 3. Narasi adalah suatu bentuk teks yang sasaran utamanya adalah tindak-tanduk yang dijalin dan dirangkaikan menjadi sebuah peristiwa yang terjadi dalam suatu kesatuan waktu. Atau dapat juga dirumuskan lain, narasi adalah suatu bentuk teks yang berusaha menggambarkan dengan sejelas-jelasnya kepada pembaca suatu peristiwa yang telah terjadi. 4. Bentuk-bentuk narasi dapat dibedakan menjadi dua, yaitu narasi fiktif dan narasi nonfiktif. Narasi fiktif kita kenal dalam bentuk kesusastraan seperti, novel, roman, cerpen, dan dongeng. Narasi nonfiktif kita jumpai dalam bentuk sejarah, biografi, dan autobiografi. yang sering kita temui.

Contoh Paragraf Naratif – Anda telah mempelajari beberapa kompetensi pada bab bertema “Pendidikan”. Kompetensi pertama yang Anda kuasai pada bab ini adalah menemukan nilai-nilai dalam cerita rakyat. Begitu banyak nilai yang dapat Anda petik untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari Anda. Selanjutnya Anda menguasai kompetensi mendiskusikan masalah yang ditemukan dalam artikel. Kompetensi ini juga dapat Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya ketika Anda terbentur suatu masalah, Anda dapat segera menyelesaikannya dengan jalan diskusi. Selain itu, pada bab ini Anda juga dapat menguasai kompetensi menulis paragraf naratif. Kompetensi ini sangat berguna untuk Anda dalam hal tulis menulis karena teknik menulis dengan pengembangan naratif dapat digunakan untuk menulis beragam bentuk baik tulisan fiksif maupun nonfiktif.

Pengertian Menulis Contoh Paragraf Naratif dan Narasi Fiktif | medsis | 4.5