Menanggapi Contoh Isi Berita dan Nonberita

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Menanggapi Contoh Isi Berita dan Nonberita

Contoh Isi Berita

Contoh Isi Berita

Contoh Isi Berita – Anda sering mendengarkan siaran atau informasi dari media elektronik seperti radio, televisi, atau internet? Sebagai salah satu sumber informasi, siaran media elektronik memberikan multimanfaat bagi kehidupan. Tidak hanya siaran berita, siaran nonberita pun penting untuk didengarkan. Siaran nonberita dapat berbentuk sebuah perbincangan, wawancara dengan tokoh tertentu, tipstips menarik, dan masih banyak lagi. Untuk melatih kemampuan Anda dalam menyampaikan ringkasan siaran atau informasi dan memberikan tanggapan terhadap siaran atau informasi itu dalam forum diskusi, kerjakan latihan berikut. Pada pelajaran ini, Anda akan diajak menanggapi siaran atau informasi dari media elektronik (berita dan nonberita). Sebelum memberikan tanggapan Anda harus membuat ringkasan informasi tersebut untuk disampaikan pada temanteman lainnya.

Contoh Isi Berita – Untuk membuat ringkasan siaran atau informasi yang berupa berita, Anda harus menemukan pokok-pokok isi berita tersebut. Pokok-pokok isi berita dapat Anda temukan dengan menggunakan 6 pertanyaan pokok (rumus 5 W + 1 H), yakni who (siapa), where (di mana), why (mengapa), what (apa), when (kapan), dan how (bagaimana) sebagai acuan. Keenam pertanyaan tersebut biasanya ditempatkan di bagian awal teks berita. Bagian awal berita ini juga sering disebut lead. Lead memaparkan klimaks kejadian secara ringkas, lengkap, dan jelas. Bagaimana membuat ringkasan siaran berita atau informasi berupa teks nonberita? Jika Anda akan meringkas isi berita, Anda dapat menggunakan 6 pertanyaan pada lead berita, sedangkan untuk ringkasan nonberita Anda harus menemukan gagasan-gagasan utama dari teks nonberita tersebut. Berikut ini contoh membuat ringkasan teks berita.

Truk Padati Pelabuhan Merak

Contoh Isi Berita – Sepuluh hari menjalang Lebaran, Sabtu (15/11), Pelabuhan Penyeberangan Merak mulai dipadati truk-truk yang mengangkut barang nonsembilan bahan pokok. Tingginya arus truk dalam dua hari terakhir berkaitan dengan adanya larangan melintas bagi truk nonsembilan bahan pokok (sembako) pada 21-25 November. Larangan itu berlaku bagi truk bersumbu lebih dari dua, truk gandengan, truk tempelan, dan truk kontainer. Penumpukan truk di Pelabuhan Merak kemarin menyebabkan antrean truk sekitar 100 meter dari pintu masuk kapal. Antrean terjadi di dermaga satu hingga dermaga empat, tetapi masih dalam batas normal dan belum membeludak ke luar area parkir pelabuhan. Meskipun demikian, akibat penumpukan itu, beberapa sopir truk mengaku harus menunggu sekitar dua hingga empat hari untuk bisa masuk kapal. Sumber: Kompas, 16 November 2003 dengan perubahan

Contoh Isi Berita – Berdasarkan pokok-pokok berita tersebut, berita tersebut dapat diringkas sebagai berikut!

Terjadinya pemadatan oleh truk-truk pengangkut barang nonsembako di Pelabuhan Merak pada sepuluh hari menjelang Lebaran, Sabtu (15/11). Truktruk itu antre di pintu masuk kapal. Peristiwa itu terjadi karena adanya larangan bagi truk nonsembako pada 21-25 November.

Latihan 1

Contoh Isi Berita – Dengarkanlah berita yang akan dibacakan oleh guru Anda berikut ini!

Metrotvnews.com, Garut: Tiga ruangan kelas Sekolah Dasar Negeri Sindangsuka 3 di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (21/3) dini hari, roboh akibat terpaan angin dan hujan deras. Tidak terdapat korban jiwa, namun sekitar185 siswa dari hampir semua kelas terpaksa menghentikan kegiatan belajar mengajar.

Menurut Kepala SD Sindangsuka 3, Ondi Suwandi, hujan disertai angin kencang terjadi dini hari tadi. Ondi meyakini, selain karena angin kencang, rubuhnya tiga kelas sekolahnya juga karena faktor usia. Sekolah tersebut sudah rusak sejak lima tahun lalu dan telah diusulkan untuk diperbaiki. Hingga kini pemerintah daerah setempat belum menanggapi robohnya ruangan sekolah tersebut. (DEN) Sumber: Disiarkan Metrotv: Rabu, 21 Maret 2007 22:11 WIB

1. Catat pokok-pokok isi siaran berita di atas! 3. Rumuskanlah pokok-pokok isi berita tersebut ke dalam beberapa kalimat (ringkaslah)! 4. Berilah tanggapan terhadap isi berita tersebut! 5. Sampaikan hasil ringkasan Anda secara jelas dalam forum diskusi kelas!

Latihan 2

1. Dengarkanlah siaran berita dan nonberita di radio atau televisi! 2. Catatlah isi/pesan yang terkandung dalam kedua siaran atau informasi yang Anda pilih! Tulis dalam bentuk ringkasan! 3. Kemukakanlah tanggapan Anda terhadap isi berita dan nonberita tersebut! 4. Kemukakan ringkasan beserta tanggapan Anda tersebut di depan kelas secara jelas!

Memperkenalkan Diri Sendiri dan Orang Lain dalam Forum Resmi

Ketika berbicara dalam forum resmi, seyogianya kita menggunakan bahasa yang komunikatif dengan memerhatikan intonasi sehingga tidak monoton. Pembicara yang monoton atau kurang variatif akan membuat pendengar cepat bosan. Reaksi pendengar terhadap pembicara yang membosankan biasanya mengantuk, bergerak atau melihat ke sana kemari, bahkan ngobrol bisik-bisik, sementara si pembicara terus berbicara.

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Dalam forum resmi seseorang akan memperkenalkan diri kepada banyak orang yang turut berpartisipasi dalam forum tersebut. Pada kesempatan seperti ini setiap orang perlu memerhatikan tata cara memperkenalkan diri kepada orang lain atau memperkenalkan orang lain kepada pihak tertentu.

Contoh Isi Berita – Hal-hal yang perlu dicermati pada saat memperkenalkan diri antara lain adalah: 1. tidak merendahkan diri secara berlebihan, 2. menggunakan bahasa yang sopan dan resmi, 3. nada bicara atau suara tidak tinggi/keras, dan 4. memperkenalkan diri sendiri atau orang lain dengan menjelaskan identitas seperti nama lengkap, pekerjaan, pengalaman organisasi, dan lain sebagainya. Menyebut gelar akademik atau jabatan adakalanya tidak perlu karena mungkin ada kesan sombong/angkuh. Dengan sikap seperti itu, orang lain malah penasaran ingin tahu.

Contoh memperkenalkan diri sendiri dan orang lain.

Selamat siang. Dalam diskusi siang ini, kelompok kami akan mengetengahkan topik kiat-kiat menjaga lingkungan tetap sehat. Saya, Aya, bertindak sebagai moderator. Di sebelah saya, Diki, Rendra, dan Siska akan menjadi narasumber dalam diskusi ini. Kepada Diki, Rendra, dan Siska, saya persilakan untuk menjabarkan topik diskusi kita kali ini.

Latihan 3

1. Bagilah kelas Anda menjadi beberapa kelompok! 2. Tunjuklah seorang teman Anda untuk memimpin simulasi kegiatan rapat/ pertemuan! 3. Laksanakanlah simulasi pertemuan/rapat atau perayaan HUT RI yang dihadiri oleh pejabat setempat yang perlu diperkenalkan kepada hadirin! Misalnya, memperkenalkan kepala desa (lurah), camat, dan tokoh masyarakat. Hal yang diperkenalkan adalah nama, alamat, riwayat pendidikan, dan hasil-hasil yang telah dicapai selama menjalankan tugas. 4. Perhatikan ketepatan jeda dalam pengucapan kalimat! Kemudian, catatlah kekurangan yang terdapat pada pengucapan kalimat oleh teman Anda! 5. Perbaiki pengucapan kalimat yang kurang pas! Kemudian, kemukakanlah dalam forum diskusi!

Membaca Cepat

Pernahkah Anda mendengar istilah membaca cepat? Membaca cepat artinya membaca dengan mengutamakan kecepatan tanpa mengabaikan pemahamannya. Biasanya, kecepatan itu dikaitkan dengan tujuan membaca, keperluan (aspek bacaan yang digali), dan berat ringannya bahan bacaan. Artinya, seorang pembaca cepat yang baik tidak menerapkan kecepatan membacanya secara konstan dalam berbagai keadaan membaca. Untuk menjadi pembaca yang mahir diperlukan keuletan dan latihan yang berulang-ulang serta terus-menerus sehingga dapat mencapai hasil yang optimal.

Seorang pembaca cepat hendaklah melakukan lompatan-lompatan dalam membaca. Maksudnya, melompati bagian-bagian bacaan tertentu yang tidak penting sehingga panjang bacaan menjadi berkurang hingga 30-40 %. Bagianbagian yang boleh dilompati antara lain adalah bagian yang tidak informatif atau yang dianggap tidak perlu mendapat respons, termasuk bagian yang sudah diketahui dan bagian kalimat yang tidak berpengaruh jika dihilangkan.

Nah, sekarang latihlah kemampuan membaca cepat Anda. Bacalah wacana di bawah ini dengan cara membaca cepat!

Nata Dibuat, Lingkungan Sehat

Sejak dahulu, pabrik tahu terkenal sebagai sumber pencemaran sungai dan bau busuk. Limbahnya sering menimbulkan protes penduduk, sedangkan sungai yang dibuangi limbah turun mutu airnya. Pada tahun 1990, ditemukan cara pemanfaatan limbah tahu itu menjadi nata de soya yang kalau dilakukan beramai-ramai secara nasional, bisa mengurangi limbah yang mengganggu lingkungan sekitar pabrik. Kalau nata de coco (sari kelapa) sudah lama diusahakan orang untuk mengurangi limbah air kelapa, tetapi tentang nata de soya baru akhir-akhir ini tersiar berita pemanfaatannya. Nata de coco yang seperti agar-agar tetapi lebih kenyal itu setelah dipotong menjadi bentuk dadu kecilkecil banyak dipakai sebagai campuran koktail, es krim, atau es teler. Seperti itu pula bentuk nata de soya yang dibuat dari limbah cair pabrik tahu. Disebut soya karena bahan baku tahu itu kedelai yang dahulu pernah disebut Glycine Soya dan Glycine max, tetapi belakangan diaduk-aduk menjadi soya max.

Dirintis oleh Balai Besar Industri Hasil Pertanian Bogor, pembuatan nata de soya ini sudah menyebar luas ke kalangan perajin bahan makanan seperti tahu dan tempe di Sukabumi, Bandung, Sumedang, dan Majalengka. Di kota lain yang ada pabrik tahunya belum! Padahal lumayan banyak, kota-kota ini! Kalau perajin tahu dan tempe sudah kehabisan waktu dalam industrinya sendiri masing-masing, untuk usaha nata ini diperlukan barisan perajin baru. Itu berarti akan tercipta lapangan kerja baru, untuk mengurangi pengangguran. Pengolahan limbah tahu menjadi nata itu melibatkan bakteri (hewan) Acetobacter xilinum, yang memakai protein dan karbohidrat dalam limbah itu sebagai sumber energi untuk hidup dan berbiak. Dalam proses itu dihasilkan nata berupa lapisan padat seperti agar-agar di dekat permukaan cairan pemeliharaan. Kalau nata de coco dari kelapa diedarkan sebagai sari kelapa, nata de soya barangkali boleh dipanggil sari tahu. Sayang tidak laku karena kurang keren. Bibit Acetobacter xilinum dapat diperoleh dari Balai Besar Industri Hasil Pertanian Bogor. Dianjurkan oleh balai itu agar setiap membeli 10 botol, hendaknya menyisipkan 2 botol untuk membuat kultur bakteri sendiri, sebagai persediaan untuk usaha berikutnya. Jadi kalau nanti persediaan dari balai habis, pengusaha nata de soya masih mempunyai biang bakteri yang masih bagus, untuk meneruskan pembuatan nata. Mula-mula, limbah tahu cair yang sudah disaring dan terbebas dari limbah padat, dicampur dahulu dengan gula pasir, urea, dan aminium pospat, lalu direbus selama seperempat jam. Sesudah ditambah asam asetat (cuka) pekat, agar ph larutan turun sampai 4, larutan dibuang ke dalam bak fermentasi setinggi 2 cm, lalu didinginkan tetapi harus ditutup dengan kertas bersih dan diikat, supaya tidak tercemar kotoran dari luar.

Sesudah dingin larutan dituangi bibit bakteri dalam larutan, sebanyak 10 − 20 % volume larutan sari tahu lalu dibiarkan menjalani fermentasi selama 8 − 10 hari. Di dekat permukaan cairan akan terbentuk lapisan nata setebal ± 2 cm. Inilah yang dipanen yang setelah direndam dalam air bersih yang baru selama 3 hari, akan bersih dari sisa-sisa asam cuka dan kimia lainnya. Dengan mengolah limbah tahu menjadi nata de soya, pencemaran lingkungan dapat dikurangi. Pengurangan ini hanya kecil memang, tetapi kalau orang yang bertindak mengurangi ini banyak banyak sekali maka secara nasional pengurangan pencemaran itu sangat berarti. Sumber: Dikutip dengan perubahan seperlunya dari Intisari

 

Menanggapi Contoh Isi Berita dan Nonberita | medsis | 4.5