Menceritakan dan Menyimak Cerpen Pengalaman Lucu

Menceritakan dan Menyimak Cerpen Pengalaman Lucu

Cerpen Pengalaman Lucu

Cerpen Pengalaman Lucu

Cerpen Pengalaman Lucu – Menceritakan pengalaman lucu di muka umum memang gampanggampang susah. Gampang, jika kita ingin sekali menyampaikan cerita itu spontan dan di hadapan orang-orang yang ingin mendengar cerita tersebut. Kegiatan itu menjadi terasa sulit ketika tidak ada dorongan dari dalam diri sendiri, suasananya tidak spontan, dan tidak yakin orang lain mau mendengar cerita itu. Agar dapat bercerita tentang pengalaman lucu kepada orang lain dengan maksud menghibur, diperlukan pengetahuan dan pelatihan. Menurut Jalaludin Rachmat, sebuah cerita akan terasa lucu dan menyenangkan orang lain yang mendengarnya jika memenuhi salah satu dari tiga teori berikut. 1. Teori pertama diberi nama teori superioritas degradasi, yaitu seseorang akan merasa senang dan lucu jika ia ditempatkan sebagai seseorang yang lebih tinggi kedudukannya (superior) dibanding sesuatu yang diceritakan (degradasi). Misalnya, cerita tentang orang-orang bodoh, dungu, bahkan cacat. 2. Teori kedua diberi nama teori bisosiasi, yaitu rasa lucu akan muncul ketika menyadari ketidaksesuaian antara konsep dengan realitas yang sebenarnya. Perhatikan kiat berhenti merokok yang diajarkan majalah Humor (22 Juli–11 Agustus 1992) berikut. ”1. Olahraga secara rutin. Pagi lari maraton, siang angkat besi, sore tinju, malam yoga, pagi-pagi lari lagi. Begitu seterusnya, dijamin tidak ada waktu untuk merokok. 2. Buang semua peralatan merokok seperti pipa, asbak, dan kios penjual rokok yang mangkal di depan rumah Anda.” Secara teoretis, konsep yang diajukan majalah itu tepat, tetapi secara realitas apakah hal itu dapat dilakukan? 3. Teori ketiga diberi nama teori inhibisi, pada intinya, teori ini menyatakan bahwa secara alamiah kita akan tertawa jika ketidakenakan kita terlampiaskan. Pelampiasan itu antara lain dengan cara melihat ’kekerasan’ yang masih dalam ambang batas wajar. Misalnya, kalian punya pengalaman kepala benjol terantuk daun pintu dan celana sobek terkena paku ketika lari menghindari razia rokok yang dilakukan guru. Benjolnya kepala dan sobeknya celana merupakan cerita lucu bagi orang lain karena itu menjadi sarana melampiaskan ketidakenakan yang terpendam. Bagi kalian yang mengalami, cerita itu tidak ada lucunya sama sekali.

Cerpen Pengalaman Lucu – Marilah kita menyimak cerita pengalaman Nasrudin Joha berikut! Meskipun hanya merupakan cerita fiksi, kisah tersebut dapat kalian jadikan pedoman untuk belajar bercerita.

Nasrudin Joha dan Kantong yang Haus 

Suatu hari aku menghadiri pesta perkawinan. Di antara tamu, ada satu orang yang tidak sekadar makan. Ia memasukkan makanan sebanyak-banyaknya ke dalam kantong yang cukup besar. Aku, yang melihat hal itu, segera mengambil teko berisi teh. Diam-diam, dari samping orang itu, aku menuangkan air teh ke dalam kantong yang penuh makanan itu.

Cerpen Pengalaman Lucu – Betapa terkejutnya orang itu mengetahui perbuatanku. Ia berdiri dan dengan marah berkata, ”Hei, apa yang sedang kaulakukan? Masa kantongku kautuang air teh?” ”Maaf, aku tidak bermaksud buruk,” kataku, ”karena tadi kulihat betapa banyak makanan yang ditelan oleh kantongmu maka aku khawatir kantongmu haus. Karena itu, kuberi minum secukupnya.

” Sumber: Nasrudin Joha dan Kantong yang Haus. Imam Musbikin. 2004. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Cerpen Pengalaman Lucu – Setelah mendengar penyampaian secara lisan cerita lucu, kalian dapat mengajukan pertanyaan tentang cerita itu. Perhatikan contoh pertanyaan berkaitan dengan cerita lucu di atas! • Apakah orang itu tidak marah? • Apakah orang itu tidak tahu ketika Nasrudin mau menuangkan teh ke kantongnya? Tentunya kalian juga mempunyai pengalaman. Pengalaman itu dapat berupa pengalaman yang menyenangkan, mengharukan, menyedihkan, atau menggelikan. Apa pun pengalaman yang kamu alami, semua dapat dijadikan pelajaran untuk berbuat pada masa yang akan datang. Pengalaman apa yang pernah kalian alami? 1. Ceritakan pengalaman kalian tersebut di depan kelas! 2. Berceritalah dengan gaya yang menarik agar teman kalian menikmati cerita kalian! 3. Jawablah pertanyaan dari teman kalian! Bagaimana pendapat kalian tentang cerita yang disampaikan teman kalian? 1. Ketika teman kalian bercerita di depan kelas, catatlah hal-hal yang menurut kalian perlu kalian ketahui! 2. Tanyakan secara lisan setelah teman kalian selesai bercerita!

Membaca Cepat Teks Nonsastra

Pada Bab I, kalian telah belajar membaca cepat. Tahukah kalian cara membaca cepat yang efektif? Agar kalian dapat membaca dengan cepat, ikutilah petunjuk berikut! 1. Gerakkan pandangan mata kalian dari atas ke bawah, hindari menggerakkan pandangan ke samping. 2. Fokuskan pandangan pada beberapa kata sekaligus, jangan memfokuskan pandangan hanya pada satu kata. 3. Jangan biasakan membaca dengan menggerakkan mulut. 4. Hindari pula kebiasaan membaca dengan bersuara. Agar makin mahir membaca cepat sebuah teks, kalian perlu terus berlatih. Selain itu, kalian perlu meningkatkan kuantitas teks yang kalian baca. Makin lama, kalian perlu membaca teks yang makin panjang. Jika pada Bab I kalian membaca teks yang panjangnya ± 400 kata, kali ini kalian akan membaca teks yang panjangnya + 500 kata Marilah kita berlatih membaca cepat teks berikut!

Cerpen Pengalaman Lucu – Kerusakan Hutan dan Pelestariannya

Polres Lhoksumawe, Jumat kemarin berhasil menyita kayu sebanyak 200 ton yang diduga ilegal dan satu sawmill pada sebuah kilang kayu di Kecamatan Bandar Dua, Aceh Utara. Upaya polisi ini perlu kita hargai, meski ini hanya sebagian kecil dari puluhan ton kayu ilegal lainnya yang terjadi di daerah kita. Ilegal logging memang pernah marak terutama setelah tsunami, di mana kebutuhan kayu sangat besar dalam masa rekonstruksi sekarang. Bahkan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf pada bulan Juni lalu sudah menandatangani Moratorium Logging dalam rangka untuk menekan pencurian kayu di hutan. Namun yang ditunggu masyarakat sampai sejauh mana sudah langkah-langkah yang dilakukan, karena masyarakat mengetahui banyak pihak yang bermain dalam kasus ilegal logging ini. Di sisi lain, Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Aceh mengatakan investasi modal dan eksploitasi sumber daya hutan merupa-kan ancaman besar bagi kelestarian hutan Aceh. Menurut Bambang Antariksa (direktur Walhi Aceh), pada tahun 2006 saja, terjadi 39 kali bencana banjir dan longsor. Kerugiannya mencapai puluhan miliar. Ke depan kerusakan hutan akan tetap terjadi dan bahkan terus meningkat apabila upaya yang dilakukan pemerintah sekadar semacam ”gertak sambal” ala Moratorium Logging. Kita memang prihatin dengan kerusakan hutan di daerah kita. Kehidupan mendatang akan sangat tergantung pada apa yang kita lakukan sekarang dalam menyelamatkan hutan dan lingkungannya. Perusahaan sumber daya hutan di tanah air kita menghadapi tantangan berat karena hutan tetap menjadi sasaran utama pihak-pihak tertentu ingin mencari keuntungan dalam jumlah besar dengan pekerjaan mudah. Menghadapi masalah kompleks tersebut, pemerintah tidak pernah berhenti berupaya agar sumber daya hutan dapat terjamin kelestariannya. Berbagai upaya telah dilakukan jauh sebelum fenomena perusakan hutan massal terjadi.

Cerpen Pengalaman Lucu – Sejak awal 1990 telah terjadi pergeseran nilai di kalangan masyarakat internasional terhadap produk-produk sumber daya hutan yang beredar di pasar dunia. Kelompok yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kerusakan hutan menghendaki produk hutan yang dikeluarkan berasal dari sumber yang dikelola dengan menerapkan prinsip kelestarian ekonomi, sosial, lingkungan sebagai satu kesatuan utuh yang tidak terpisahkan. Pergeseran nilai tersebut tidak sekadar dalam bentuk perhatian dan kepedulian semata, tetapi telah mengarah pada tuntutan-tuntutan yang menjadi prasyarat beredarnya produk hutan. Di tengah upaya merehabilitasi sumber daya hutan dan mengimplementasikan sistem pengelolaan hutan bersama masyarakat akibat maraknya penebangan ilegal maupun pencurian yang dilakukan warga masyarakat dan pihak-pihak lain yang ingin mencari keuntungan mudah dan banyak. Kita ingin memberantas ilegal loging, melakukan revitalisasi sektor kehutanan, rehabilitasi/konservasi sumber daya hutan, pemberdayaan masyarakat sekitar hutan, dan pemantapan kawasan hutan agar tidak rusak. Untuk mengatasi penebangan ilegal, pemerintah Aceh memang telah mengambil langkah penegakan hukum maupun peningkatan koordinasi antardaerah dalam rangka pengamanan hutan dan peredaran hasil hutan. Pemerintah selama ini juga melakukan peningkatan kelestarian hutan untuk kepentingan keseimbangan tata air dan lingkungan hidup dengan melibatkan masyarakat yang tinggal di sekitar hutan. Hanya upaya pelestarian tak sebanding dengan proses perusakan. Intensifikasi pengusahaan/perluasan areal hutan rakyat secara swadaya perlu terus digencarkan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku industri, masyarakat, ekspor, dan peningkatan kesejahteraan petani hutan rakyat. Pengelolaan sumber daya hutan secara lestari bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam rangka mewujudkan kemandirian daerah. Hal ini harus diutamakan dalam pengelolaan sumber daya alam. Mempertahankan keberadaan sumber daya hutan negara dan meningkatkan kawasan yang berfungsi hutan agar kelestarian hutan dapat terjaga dengan baik pelestarian sumber daya hutan harus melibatkan kerja sama dengan berbagai pihak. Tanpa kerja sama yang baik keinginan untuk menjaga kelestarian alam tak akan tercapai. Sumber: Harian Aceh, September 23 rd, 2007.

Setelah membaca teks di atas, kalian tentu mengetahui ide pokok tiap paragraf dalam teks. Ide pokok paragraf dapat dikatakan sebagai gagasan inti paragraf. Ide pokok dapat berwujud kalimat yang disebut kalimat topik. Bagi pembaca, ide pokok menjadi kunci pemahaman seluruh isi bacaan. Adapun bagi penulis, ide pokok menjadi pengendali isi paragraf.

Menceritakan dan Menyimak Cerpen Pengalaman Lucu | medsis | 4.5