Cara gerak Lempar Cakram

Lempar cakram adalah salah satu cabang olahraga atletik. Tujuan lempar cakram adalah mengukur hasil lemparan sejauh mungkin sesuai tatacara tertentu. Secara umum gerakan Lempar Cakram terbagi dalam lima tahap : cara memegang cakram, ayunan, putaran, melepas cakram dan pemulihan.

Cara gerak Lempar Cakram

Cara gerak Lempar Cakram

Cara Memegang Cakram

Untuk dapat melempar cakram yang sesungguhnya diperlukan cara memegang yang baik dan benar, yakni :

A. Cara Pertama Cakram

dipegang dengan empat jari terbuka, ruas-ruas ujung jari menekuk menutupi pinggiran cakram, sedangkan ibu jari letaknya bebas pada cakram.

B. Cara Kedua Cakram

dipegang dengan empat jari, jari telunjuk dan tengah dirapatkan, ruasruas ujung jari menekuk pinggiran cakram, sedang ibu jari letaknya bebas pada cakram.

Tujuan : untuk memegang cakram kokoh-kuat untuk gerak percepatan dan menanamkan gerak rotasi yang benar pada saat cakram dilepaskan.

Sifat-Sifat Teknis :

(a) Cakram dipegang pada sendi akhir dari jari-jari (1).

(b) Jari–jari dibuka/sebar pada pinggiran cakram.

(c) Pergelangan-tangan rilex dan lurus. (2)

(d) Cakram bersandar pada dasar telapak tangan. (2)

(e) Ibu jari menempel pada cakram. (3) Kesalahan yang sering terjadi ketika memegang cakram adalah tidak memegang dengan cara yang baik dan nyaman, pegangan kurang kuat, dan tidak diikuti gerak lanjut. Bayangkan dan lakukanlah keterampilan yang sesuai dengan tujuan gerak dari lempar cakram tersebut. Usahakan untuk menghindari kesalahankesalahan yang sering terjadi.

Sikap Awalan 

a. Phase Ayunan Dalam tahap ayunan, gerakan dimulai dan si pelempar bergerak masuk ke posisi untuk memutar.

Tujuan : untuk mempersiapkan gerakan putar dengan memutar dan untuk memberi pra-tegangan pada badan, bahu dan lengan. Kesalahan yang sering terjadi ketika melakukan ayunan cakram adalah tidak mengayun dengan cara yang benar dan baik, pegangan kurang kuat, dan tidak diikuti gerak lanjut. Bayangkan dan lakukanlah keterampilan yang sesuai dengan tujuan gerak dari mengayun cakram tersebut. Usahakan untuk menghindari kesalahan-kesalahan yang sering terjadi.

b. Phase Memutar (bagian 1)

Dalam tahap memutar, gerakan-gerakan dipercepat dan badan bagian bawah berputar mendahului bagian atas badan.

c. Phase Memutar (bagian 2)

Tujuan : untuk mempercepat pelempar dan cakram serta membangun prategangan di dalam badan.

d. Phase Memutar ( penempatan kaki )

Tujuan : untuk menyediakan dukungan bagi posisi badan yang benar.

1) Kaki-kaki ditempatkan lebih lebar dari bahu, putaran itu ke kiri pada telapak kaki (1)

2) Kaki kanan berayun keluar menuju ke pusat lingkaran (2).

3) Kaki kanan ditempatkan pada kaki pusat lingkaran, kaki kiri mendarat segera setelah kaki kanan. (3)

4) Posisi power meliputi separo dari lingkaran (Posisi Tumit Jari-jari) (4). Kesalahan yang sering terjadi ketika melakukan phase memutar cakram adalah tidak memutar dengan cara yang benar dan baik, pegangan kurang kuat, dan tidak diikuti gerak lanjut. Bayangkan dan lakukanlah keterampilan yang sesuai dengan tujuan gerak dari memutar cakram tersebut. Usahakan untuk menghindari kesalahan-kesalahan yang sering terjadi.

Gerakan Lempar

a. Phase Melepaskan Cakram Dalam tahap melepas cakram diperoleh tambahan kecepatan dan yang dipindahkan ke cakram sebelum dilepaskan.

Tujuan : untuk memelihara momentum dan memulai gerak percepatan akhir cakram.

Sifat-Sifat Teknis :

1) Kaki kanan ditekuk.

2) Kaki kanan diputar segera ke arah lemparan.

3) Lengan kiri menunjuk ke arah belakang lingkaran-lempar .

4) Cakram ada setinggi kepala.

5) Kaki kiri mendarat segera setelah kaki kanan.

b. Phase Melepaskan Cakram

Tujuan : untuk memulai gerak percepatan akhir. Sifat-Sifat Teknis : 1) Berat badan ditumpukan kaki kanan yang bengkok/ditekuk.

2) Poros bahu ada di atas kaki kanan.

3) Kaki-kaki ada dalam posisi tumit-jari-jari.

4) Cakram terlihat di belakang badan (dari pandangan samping)

c. Phase Melepaskan Cakram

Tujuan : untuk memindahkan kecepatan dari pelemparan ke cakram. Kesalahan yang sering terjadi ketika melakukan phase melepaskan cakram adalah tidak memutar dengan cara yang benar dan baik, pegangan kurang kuat, kaki dan tagan tidak menjaga keseimbangan dan tidak diikuti gerak lanjut.

Bayangkan dan lakukanlah keterampilan yang sesuai dengan tujuan gerak dari melepaskan cakram tersebut. Usahakan untuk menghindari kesalahan-kesalahan yang sering terjadi.

Sikap Akhir

Phase Pemulihan (Recovery ) Dalam tahap pemulihan, si pelempar menahan dan menghindari perbuatan pelanggaran. Tujuan : untuk menyeimbangkan pelempar dan mencegah perbuatan kesalahan.

Sifat-Sifat Teknis :

a. Kaki-kaki ditukar dengan cepat setelah cakram lepas.

b. Kanan kaki ditekuk.

c. Badan bagian atas diturunkan.

d. Kaki kiri diayun ke belakang. Kesalahan yang sering terjadi ketika melakukan phase pemulihan lempar cakram adalah tidak memutar dengan cara yang benar dan baik, pegangan kurang kuat, tidak bisa menjaga keseimbangan, dan tidak diikuti gerak lanjut. Bayangkan dan lakukanlah keterampilan yang sesuai dengan tujuan gerak dari phase pemulihan lempar cakram tersebut. Usahakan untuk menghindari kesalahankesalahan yang sering terjadi.

Cara gerak Lempar Cakram | medsis | 4.5