Cara Analisis Novel

Apabila kita menganalisis sebuah hasil karya sastra, kita dapat meninjau dari dua unsur, yaitu unsur intrinsik dan ekstrinsik. Kedua unsur tersebut sama pentingnya. Unsur intrinsik secara langsung dapat ditemukan di dalam hasil karya sastra itu setelah dibaca dengan cermat, sedangkan unsur ekstrinsik merupakan unsur dari luar yang turut mempengaruhi terciptanya karya sastra. Unsur ekstrinsik meliputi biografi pengarang, keadaan masyarakat saat karya itu dibuat, serta sejarah perkembangan karya sastra. Melalui sebuah karya novel kita kadang secara jelas dapat memperoleh sedikit gambaran tentang biografi pengarangnya. Melalui sebuah novel kita pun dapat memperoleh gambaran tentang budaya dan keadaan masyarakat tertentu saat karya itu dibuat. Misalnya, novel Siti Nurbaya karya Marah Rusli menggambarkan budaya kawin paksa pada saat novel tersebut dibuat. Bahkan karya pengarang yang masih seangkatan terkadang mempunyai persamaan entah dalam pengembangan tema maupun corak aliran sastranya. Untuk benar-benar dapat memahami sebuah karya sastra, kita perlu membaca tidak hanya sekali, tetapi kadang lebih dari dua kali. Akan lebih membantu daya pemahaman kita terhadap hasil karyanya kalau kita telah mengenal biografi pengarangnya. Untuk menganalisis sebuah novel, kita perlu memperhatikan halhal berikut ini. Unsur-unsur karya sastra Unsur intrinsik Unsur Ekstrinsik Tokoh Perwatakan Plot Tema Sudut pandang Amanat Latar Gaya bahasa Biografi pengarang Kondisi Sosial Politik Filsafat dsb.

novels

Cara Analisis Novel | medsis | 4.5