Bentuk-Bentuk Penyimpangan

  1. Individual deviation ( Penyimpangan individual )

Penyimpangan individual dilakukan oleh individu atau orang perorangan. Tujuan individu melakukan penyimpangan didasarkan karena ia sebagai pribadi tidak dapat menyesuaikan dengan nilai dan norma. Atau dengan sengaja melakukan tindakan menyimpang dengan melanggar tata nilai dan peraturan. perilaku menyimpang

  1. Group deviation ( Penyimpangan kelompok )

Penyimpangan kelompok dilakukan oleh sekelompok orang yang tidak mematuhi nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat. Pelaku penyimpangan kelompok ini melakukan tindakan menyimpang karena perasaan kolektif yang dimiliki oleh anggota kelompok dan perasaan itu tidak memiliki kesamaan dengan anggota lain di luar kelompoknya. Contoh, Sekelompok kaum waria yang menjalani kehidupan sesama jenis (homoseks). Kelompok waria ini memiliki nilai dan norma yang bertentangan dengan kaidah yang dimiliki oleh masyarakat. Mereka membentuk komunitas tersendiri di masyarakat dan biasanya terpisah atau terkucilkan

        3. Mixture of both deviation ( Penyimpangan campuran)

Penyimpangan campuran ini dilakukan oleh individu dalam sebuah kelompok. Penyimpangan dilakukan oleh individu sebagai bentuk keterikatan individu tersebut terhadap kelompoknya. Kelompok biasanya melakukan pengorganisasian terhadap individu-individu anggota kelompoknya. Contoh, kegiatan sekte-sekte keagamaan.

1. Penyimpang primer

Penyimpang primer adalah perbuatan menyimpang yang dilakukan oleh seseorang yang dalam aspek kehidupan lainnya masih mentaati nilai dan norma (konformis).
Penyimpangan yang dilakukan secara tersembunyi, mudah untuk dimaafkan sehingga pelaku tidak dianggap melakukan penyimpangan. Perbuatan menyimpangnya bisa mendapat toleransi dari masyarakat selama dapat dimengerti secara rasional oleh masyarakat sebagai bagian dari peranan yang harus dilakukan oleh si pelaku. Misalnya, Seorang pedagang kain, ketika ada pembeli yang ingin membeli kainnya si pedagang menyembunyikan kain yang cacat dengan mengatakan kain tersebut keadaannya baik. Pedagang tersebut sudah berperilaku tidak jujur karena menyebutkan kain itu tidak cacat, tetapi perbuatan tidak jujur pedagang itu dapat difahami oleh masya-rakat karena tujuan pedagang itu ingin kainnya cepat terjual.

2. Penyimpangan sekunder
Penyimpangan sekunder adalah suatu perbuatan yang oleh masyarakat diidentifikasikan sebagai perbuatan menyimpang. Orang yang melakukan perbuatan menyimpang ini disebut sebagai penyimpang. Masyarakat tidak memberikan toleransi terhadap si penyimpang dan akan menying-kirkan si penyimpang dari kelom-pok yang taat pada nilai dan norma (konformis).
Contohnya adalah pemakai dan pengedar narkoba, penjudi, pemabuk dan penjahat.

  1. Penyimpangan positif

Penyimpangan positif adalah pelanggaran terhadap nilai dan norma yang dilakukan oleh individu atau kelompok masyarakat tetapi memberikan dampak yang baik bagi pelaku dan masyarakat.

Contoh, Di India terdapat tradisi Saty, yaitu apabila seorang suami meninggal kemudian dibakar maka istrinya yang masih hidup harus ikut mati dengan cara terjun kedalam kobaran api yang membakar jenazah suaminya. Tradisi ini sangat merugikan masyarakat sehingga oleh pemerintah dihapuskan.

  1. Penyimpangan negatif

Penyimpangan negatif adalah pelanggaran terhadap nilai dan norma yang dilakukan oleh individu atau kelompok masyarakat yang mengakibatkan dampak buruk bagi pelaku dan masyarakat. Perilaku menyimpang itu mengancam ketertiban masyarakat. Contoh, pelanggaran terhadap tata tertib lalu lintas, pelanggaran terhadap nilai-nilai agama.

 

Bentuk-Bentuk Penyimpangan | medsis | 4.5